Produksi Smartphone Turun Drastis Akibat Virus Corona

Telset.id, Jakarta Virus Corona berdampak pada industri teknologi. Laporan dari TrendForce mencatat bahwa produksi smartphone diprediksi mengalami penurunan sebesar 12 persen secara year-on-year (YoY) akibat wabah virus Corona.

TrendForce mengatakan, penurunan produksi smartphone akibat virus Corona menjadi paling rendah dalam 5 tahun terakhir.

Dikutip Telset.id dari The Verge pada Rabu (19/02/2020), China menjadi negara yang menyumbang 25% dari produksi smartphone secara global. Namun, semenjak wabah virus Corona menyebar, produksi pun terhambat.

Parahnya lagi, beberapa produksi serat optik pun berada di Wuhan, lokasi pertama virus ini berasal.

{Baca juga: Gambar Virus Corona Dirilis Peneliti AS, Begini Wujudnya}

Bukan cuma produksi smartphone saja yang mengalami penurunan, peluncuran teknologi 5G di China pun bisa jadi terpengaruh. Pasalnya, China saat ini tengah fokus untuk menanggulangi wabah virus Corona yang menyebar.

Begitu juga nasib produksi konsol video game yang bisa saja terancam. Namun apabila virus ini bisa diatasi dengan baik, produksi konsol game generasi terbaru seperti PlayStation 5 (PS5) dan Xbox Series X yang akan dirilis pada musim liburan tahun ini, tidak akan terpengaruh.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Terbaru}

Selain produksi, pengiriman perangkat juga terdampak wabah virus Corona. Pengiriman smartwatch turun 16 persen atau jauh dari ekspektasi sebelumnya. Kemudian pengiriman smartphone juga turun 10 persen, notebook 12,3 persen, dan monitor turun 5,2 persen.

Produksi Smartphone

Sebelumnya, banyak perusahaan teknologi mengeluarkan kebijakan baru karena virus Corona. Terbaru, Apple yang mewajibkan Apple Store di China untuk memeriksa suhu tubuh pengunjung sebelum masuk ke toko demi mencegah penyebaran virus Corona.

{Baca juga: Cegah Corona, Apple Store Periksa Suhu Tubuh Setiap Pengujung}

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh wartawan Eunice Yon melalui akun Twitter @onlyyoontv pada Jumat (14/02). Eunice melaporkan, sudah ada 5 Apple Store di kawasan Beijing, China yang sudah dibuka kembali untuk umum.

Toko tersebut buka tidak seperti jam operasional pada umumnya, yang biasanya dari 10.00 pagi sampai 22.00 malam. Melainkan dari pukul 1.00 pagi sampai 18.00 sore saja. (NM/MF)

SourceThe Verge

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pria Misterius Beli Roket Seharga Rp 91,2 Miliar

Telset.id, Jakarta  - Seorang pria misterius beli roket seharga USD 5,6 juta atau Rp 91,2 miliar dalam sebuah pelelangan....

Trafik Internet Diprediksi Naik 40% Saat Ramadan dan Lebaran

Telset.id, Jakarta - Trafik internet saat bulan Ramadan dan lebaran di tahun 2020 ini diprediksi akan naik sebesar 40%....

Ini Produk Paling Laku di Tokopedia Selama Corona, Bisa Tebak?

Telset.id, Jakarta - Tokopedia baru-baru ini mengumumkan kategori produk paling laku di platform mereka. Produk ini dibeli masyarakat selama pandemi...

WhatsApp Batasi Forward Pesan untuk Tekan Hoaks Corona

Telset.id, Jakarta  - WhatsApp memberlakukan batasan baru untuk forward pesan (forward message) alias pesan yang diteruskan. Tujuannya, untuk menekan...

Tokopedia Tindak Tegas Penjual Masker dengan Harga Tak Wajar

Telset.id, Jakarta - Tokopedia tidak segan menindak tegas para penjual produk kesehatan, seperti masker, hand sanitizer, dan lainnya yang dijual...
- Advertisement -