Bukan “Cuan”, Indosat Harapkan Ini dari IM3 Ooredoo Phone Line

ITelset.id, Jakarta Indosat mengklaim bahwa mereka tidak mendapatkan pemasukan dari layanan IM3 Ooredoo Phone Line atau layanan Google Assistant untuk feature phone. Mereka hanya berharap pengguna feature phone dapat beralih ke smartphone, dan meningkatkan jumlah pengguna smartphone.

Hal ini diungkapkan oleh VP Head of Mobile Financial Services Indosat Ooredoo, Hendry Saputra. Ia mengatakan, tidak ada pendapatan yang masuk dari layanan Google Assistant untuk feature phone tersebut.

Pihaknya cuma berharap agar pelanggan mereka yang masih menggunakan feature phone bisa beralih ke smartphone usai menggunakan IM3 Ooredoo Phone Line dengan Google Assistant.

{Baca juga: Indosat Hadirkan Layanan Google Assistant via Feature Phone}

“Jadi ketika ditanya berapa sih pendapatannya? Gak ada. Benar-benar free. Tapi harapan kita begini, pelangggan itu masih ada yang feature phone, dan kita ingin sebenernya pelanggan berpindah ke smartphone,” katanya di Kantor Indosat Ooredoo, Senin (10/02/2020).

Ketika jumlah pengguna smartphone bertambah, maka pelanggan paket data IM3 Ooredoo juga bisa bertambah, dan akan muncul segmentasi pasar yang berasal dari banyak kota di Indonesia.

“Kita ingin menaikkan level pelanggan kita. Dari pengguna feature phone, jadi pindah ke data supaya bisa juga menggunakan data internet (IM3 Ooredoo). Harapannya, nanti bisa jadi segmen pelanggan yang pakai internet juga,” ujar Hendry.

Untuk menggunakan Google Assistant via feature phone, pengguna IM3 Ooredoo cukup menghubungi 696 secara gratis. Melalui layanan tersebut, pengguna bisa menanyakan apapun kepada Google Assistant, seperti jadwal sholat ataupun cuaca.

{Baca juga: 7 Paket Data Internet Rp 100 Ribuan, Harga Terbaru 2020}

Fitur ini sebelumnya telah diperkenalkan di 5 kota pada tahun lalu. Kelima kota tersebut adalah Medan, Sukabumi, Karawang, Jombang dan Kediri. Hasilnya, layanan itu telah digunakan oleh 150 ribu pelanggan dengan durasi panggilan Google Assistant mencapai lebih dari 1 juta menit.

“Ada lebih dari 1 juta panggilan di tahun lalu,” tambah Hendry. (NM/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Canggih! Toilet Pintar Ini Deteksi Penyakit dari Kotoran Manusia

Telset.id, Jakarta - Sekelompok peneliti tengah mengembangkan toilet pintar yang bisa menganalisa penyakit. Toilet pintar ini mampu deteksi penyakit...

Perusahaan Film Porno Tawari Artisnya ‘Work From Home’

Telset.id, Jakarta  - Sebuah perusahaan film porno yang berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat, memberikan paket khusus kepada beberapa...

Smart Speaker Xiaomi Mau Dirilis, Desainnya Mirip Apple HomePod

Telset.id, Jakarta - Xiaomi tengah mempersiapkan smart speaker terbaru, yang mungkin akan bersaing dengan Apple HomePod. Hadirnya produk tersebut tercium...

Pria Misterius Beli Roket Seharga Rp 91,2 Miliar

Telset.id, Jakarta  - Seorang pria misterius beli roket seharga USD 5,6 juta atau Rp 91,2 miliar dalam sebuah pelelangan....

Trafik Internet Diprediksi Naik 40% Saat Ramadan dan Lebaran

Telset.id, Jakarta - Trafik internet saat bulan Ramadan dan lebaran di tahun 2020 ini diprediksi akan naik sebesar 40%....
- Advertisement -