Mobil Listrik Tesla Bakal Dapat Pasokan dari CATL

Telset.id, Jakarta – Pembuat baterai kendaraan listrik papan atas asal China, CATL, telah menandatangani perjanjian pasokan baterai dengan Tesla. Peruahaan ini akan menjadi pemasok baterai untuk mobil listrik Tesla.

Tesla akan menentukan volume pembelian baterai antara Juli 2020 dan Juni 2022, sesuai dengan kebutuhan. CATL menyebut perjanjian tersebut tidak memberlakukan batasan soal volume pembelian oleh mitranya.

Dikutip Telset.id dari Reuters, Senin (3/2/2020), Tesla yang punya perjanjian pasokan baterai lama dengan Panasonic Corp Jepang, mengatakan bahwa perjanjian dengan LG Chem dan CATL berada dalam skala lebih kecil.

{Baca juga: Kocak! Pengguna Mobil Listrik Tesla Numpang “Ngecas” di Rumah Orang}

Pembuat mobil listrik Tesla sedang membangun kendaraan Model 3 di pabrik Shanghai senilai USD 2 miliar. Perusahaan telah mengirimkan pesanan perdana pada tahun lalu, dan  mengaku akan melakukan diversifikasi pasokan baterai untuk pabrik.

Tesla menjadi produsen mobil pertama asal AS dengan nilai saham mencapai USD 100 miliar atau Rp 1.365 triliun yang masuk dalam daftar perpanjangan perdagangan. Wall Street memandang positif masa depan serba listrik.

Tonggak sejarah tersebut terjadi kurang dari sebulan setelah saham Tesla mencapai harga USD 420 atau sekitar Rp 5,7 juta per lembar. CEO Tesla, Elon Musk, pernah mencuit di Twitter bahwa Tesla akan menjadi perusahaan pribadi.

Kala itu, Agustus 2018, saham Tesla masih diperdagangkan di pertengahan USD 330 atau Rp 4,5 jutaan per lembar. Namun, cuitan Musk di Twitter menjadi polemik. Ia pun menyerah di bawah tekanan para investor.

{Baca juga: Pengguna Minta 500 Ribu Mobil Tesla Ditarik, Kenapa?}

Tahun lalu, kabar mengenai kerjasama Tesla dengan pembuat baterai asal China, Tianjin Lishen juga sempat berhembus. Namun dalam pernyataannya, perusahaan membantah kabar ini.

Meski demikian, perusahaan mobil listrik besutan Elon Musk mengakui pihaknya telah menerima penawaran dari produsen baterai China tersebut. Namun, Tesla tidak melanjutkan pembahasan ke arah yang lebih jauh. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pria Misterius Beli Roket Seharga Rp 91,2 Miliar

Telset.id, Jakarta  - Seorang pria misterius beli roket seharga USD 5,6 juta atau Rp 91,2 miliar dalam sebuah pelelangan....

Trafik Internet Diprediksi Naik 40% Saat Ramadan dan Lebaran

Telset.id, Jakarta - Trafik internet saat bulan Ramadan dan lebaran di tahun 2020 ini diprediksi akan naik sebesar 40%....

Ini Produk Paling Laku di Tokopedia Selama Corona, Bisa Tebak?

Telset.id, Jakarta - Tokopedia baru-baru ini mengumumkan kategori produk paling laku di platform mereka. Produk ini dibeli masyarakat selama pandemi...

WhatsApp Batasi Forward Pesan untuk Tekan Hoaks Corona

Telset.id, Jakarta  - WhatsApp memberlakukan batasan baru untuk forward pesan (forward message) alias pesan yang diteruskan. Tujuannya, untuk menekan...

Tokopedia Tindak Tegas Penjual Masker dengan Harga Tak Wajar

Telset.id, Jakarta - Tokopedia tidak segan menindak tegas para penjual produk kesehatan, seperti masker, hand sanitizer, dan lainnya yang dijual...
- Advertisement -