Desak Bebaskan Bos Huawei, Dubes China Minta Kanada “Insaf”

Telset.id, Jakarta  – Duta besar baru China untuk Kanada mengunjungi bos Huawei Meng Wanzhou yang ditahan dan kini berjuang untuk menolak diekstradisi ke Amerika Serikat (AS). Dubes China mendesak Ottawa untuk membebaskannya.

Hubungan antara Kanada dan China berubah dingin setahun lalu setelah polisi Vancouver menahan Kepala Keuangan Huawei, Meng Wanzhou, dengan surat perintah penangkapan AS. Meng kini bebas dengan jaminan.

{Baca juga: Bos Huawei Disidang dengan Kaki Diikat Alat Pemantau}

Meng menunggu sidang di pengadilan yang akan dimulai pada tahun depan. Dubes China Cong Peiwu, yang menjabat pada awal bulan ini, menyampaikan salam hangatnya kepada Meng. Ia berjanji membebaskan Meng.

Seperti dikutip Telset.id dari Reuters, Minggu (1/12/2019), Cong mengatakan bahwa Beijing akan terus mendesak Ottawa untuk memperbaiki kesalahan terkait penahanan terhadap Meng dan segera membebaskannya.

“Hampir 1,4 miliar orang China adalah pendukung setia Anda. Kami berharap Anda kembali ke China dengan selamat dan sehat pada tanggal yang lebih awal,” kata Cong kepada Meng, seperti yang disampaikan ke media.

Tak lama setelah penangkapan Meng, China menahan dua warga Kanada yang kini menghadapi dakwaan keamanan negara. Kantor Menteri Luar Negeri Kanada, Francois-Philippe Champagne, tidak mau berkomentar.

{Baca juga: Buntut Penangkapan Bos Huawei, China Penjarakan 13 Warga Kanada}

Belum lama ini, pengacara Huawei Technologies Co Ltd secara tegas meminta kepada pengadilan tinggi Kanada untuk segera melanjutkan proses peradilan. Ia mendesak otoritas Kanada segera mengekstradisi Meng ke AS.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa otoritas Kanada menangkap Meng Wanzhou, Chief Financial Officer Huawei Technologies Co Ltd, di Vancouver pada 1 Desember 2018 lalu. Penangkapan dilakukan karena permintaan Amerika Serikat (AS) atas dugaan pidana terkait pelanggaran sanksi Iran.

Meng kemudian dibebaskan oleh otoritas Kanada usai membayar jaminan. Kendati begitu, persidangan ekstradisi terhadapnya masih akan berlanjut. Sejumlah pengamat pun yakin, penahanan Kovrig merupakan aksi balasan atas penangkapan Meng yang terancam diekstradisi ke AS.

{Baca juga: Waduh, China Ancam Kanada Gara-gara Penangkapan CFO Huawei}

Dengan didukung AS dan sejumlah negara Eropa, Menteri Luar Negeri Kanada, Chrystia Freeland, telah berulang kali menyerukan tentang pembebasan Kovrig dan Spavor. Pemerintah Kanada bahkan menegaskan bahwa penangkapan terhadap keduanya merupakan tindakan sewenang-wenang. [SN/HBS]

Sumber: Reuters

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Apple AirPods Pro “Lite” Cuma Rp 2 Jutaan?

Telset.id, Jakarta - Apple dilaporkan tengah mempersiapkan model "lite" dari AirPods Pro. Kabarnya, earphone TWS Apple tersebut bakal dijual dengan harga...

Robot Koki Ini Memasak untuk Pasien Virus Corona

Telset.id, Jakarta - Teknologi robot digunakan demi menjaga logisitik pasien Virus Corona. Informasi terbaru menyebut jika ada 2 robot...

Pabrik Samsung Galaxy Z Flip Tutup Akibat Terinfeksi Corona

Telset.id, Jakarta - Beberapa waktu lalu, dilaporkan bahwa pabrik Samsung yang berada di Gumi, Korea Selatan ditutup sementara akibat...

Fatal! Kecanduan Gadget Bisa Mengubah Bentuk Otak manusia

Telset.id, Jakarta - Kecanduan gadget terbukti memberikan dampak buruk bagi fisik manusia. Penelitian terbaru menyebut jika kecanduan HP pintar...

Pendukung Bumi Datar Tewas Saat Ingin Buktikan Teorinya

Telset.id, Jakarta - Pendukung teori Bumi datar, Mike Hughes tewas pada Sabtu (22/02) di usia 64 tahun. Pria yang...
- Advertisement -