Tahun Depan Google Batasi Peredaran Iklan Politik

Telset.id,Jakarta Google turut bersikap perihal peredaran iklan politik di dunia maya. Perusahaan yang bermarkas di San Francisco, Amerika Serikat tersebut akan membatasi peredaran konten iklan politik di platform mereka.

Dilansir Telset.id dari Mashable pada Jumat (22/11/2019) Google mengumumkan akan membatasi pengiklan yang menargetkan iklan berdasarkan kecenderungan politik pemilih atau catatan pemilih publik. Selain itu Google akan  membatasi penargetan iklan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan lokasi umum di tingkat kode pos.

Google mengatakan ini bahwa pembatasan iklan politik mereka selasar dengan apa yang dilakukan media konvensional lakukan seperti Televisi, radio, dan cetak. Menurut Google Ads VP of Product Management, Scoot Spencer pembatasan ini bertujuan agar pengguna dapat melihat iklan-iklan politik yang lebih sehat.

{Baca juga: Google dkk Bela Diri soal Monopoli di Sidang Kongres AS}

“Dengan adanya keprihatinan dan perdebatan baru-baru ini tentang iklan politik, dan pentingnya kepercayaan bersama dalam proses demokrasi, kami ingin meningkatkan kepercayaan pemilih terhadap iklan politik yang mungkin mereka lihat di platform iklan kami,” tulis Scott Spencer.

Pembatasan ini akan berlaku di Inggris pada Desember 2019 menjelang Pemilihan Umum dan baru akan hadir di seluruh dunia mulai 6 Januari 2020. Aturan ini berlaku untuk platform Google Search dan juga Youtube. Apa yang dilakukan Google dinilai lebih halus ketimbang apa yang dilakukan Twitter terhadap iklan politik.

Sebelumnya Twitter akan melarang iklan politik secara global mulai 22 November 2019 mendatang. Hal itu ditegaskan oleh sang CEO, Jack Dorsey, terutama untuk menjaga perseteruan antara partai Demokrat dan Republik pada Pilpres AS.

{Baca juga: Twitter Larang Iklan Politik Mulai 22 November 2019}

Namun, seperti dilansir Reuters, keputusan tersebut dinilai cukup berisiko oleh analis. Sebab, pelarangan iklan politik bakal secara signifikan mengurangi performa bisnis Twitter. Asal tahu saja, saham Twitter turu 1,9 persen pada bursa perdagangan kemarin.

Sumber: Mashable

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Pandemi Covid-19, Penjualan Realme Justru Meroket

Telset.id, Jakarta - Realme dengan percaya diri menyatakan bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia tidak begitu berpengaruh pada angka penjualan smartphone...

Harga Samsung Galaxy Note 20 Bocor, Dijual Rp 14 Jutaan?

Telset.id, Jakarta - Samsung tengah bersiap untuk menghadirkan Galaxy Note 20 series. Kini, bocoran harga Samsung Galaxy Note 20...

Denny Siregar Ancam Gugat Kominfo Terkait “Cyber Teroris”

Telset.id, Jakarta - Penulis Denny Siregar ancam akan gugat Kementerian Komunikasi dan Informatiksa (Kominfo) dan Telkomsel. Penyebabnya, ia merasa...

Ilmuwan Kenya Punya Cara Ampuh untuk Basmi Hama Belalang

Telset.id, Jakarta - Para ilmuwan di Kenya mengembangkan cara unik untuk basmi belalang atau hama lain yang memakan tanaman....

Vivo X50 Series Dipastikan Segera Mendarat di Indonesia

Telset.id, Jakarta - Setelah mengunggah teaser di akun media sosialnya. Vivo akhirnya resmi mengkonfirmasi bahwa Vivo X50 Series akan...
- Advertisement -