Oops Ketahuan! Apple-Foxconn Rekrut Siswa Magang untuk Rakit iPhone

Telset.id, Jakarta – Apple mendesain banyak produk di California, Amerika Serikat (AS), dan memproduksinya di China dan juga negara lainnya. Baru-baru ini, ada laporan bahwa Apple dan Foxconn, produsen terbesar iPhone, dituduh melakukan pelanggaran gara-gara siswa magang yang direkrut untuk rakit iPhone.

Adalah kelompok advokasi China Labor Watch (CLW) yang menuding Apple dan Foxconn telah melanggar hukum perburuhan. Dalam melakukan investigasi, CLW menggunakan penyelidik yang menyamar sebagai pekerja pabrik Foxconn di Zhengzhou.

Hasilnya, CLW menemukan bahwa pekerja magang merupakan setengah dari tenaga kerja dari bulan lalu di perusahaan tersebut.

{Baca juga: Logo Apple di iPhone 11 Pindah Posisi?}

Merujuk undang-undang tenaga kerja China, Foxconn tidak seharusnya membentuk lebih dari 10 persen pekerja magang.

Apple mengamini temuan CLW. Apple bakal berkoordinasi dengan Foxconn untuk menyelesaikan masalah itu. Perlu dicatat bahwa Foxconn setiap tahun mempekerjakan sejumlah besar pekerja magang untuk meningkatkan produksi iPhone.

Dikutip Telset.id dari Phone Arena, Senin (09/09/2019), CLW mencatat bahwa jumlah pekerja magang tahun lalu mencapai 55 persen dari total buruh di pabrik Foxconn. Rata-rata, mereka adalah siswa magang dari berbagai sekolah di China.

Selain terlalu sering menggunakan pekerja magang, Foxconn juga memberlakukan jam lembur bagi karyawan. Sayangnya, jam lembur yang diterapkan tidak konsisten dengan pedoman perusahaan. CLW pun mengancam bakal memperkarannya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

Pabrik Foxconn di Zhengzhou memproduksi 12.000 iPhone per shift. Akan tetapi, saat menggarap iPhone XS dan iPhone XS Max untuk diluncurkan pada 2018, Foxconn butuh waktu lebih lama sehingga kapasitas produksi per shift turun signifikan.

CLW mengatakan bahwa Foxconn butuh lebih banyak pekerja perakitan untuk membangun dua iPhone tersebut. Sampai berita ini ditayangkan, pihak Foxconn belum memberi klarifikasi. Setidaknya, baru Apple yang berjanji untuk mengatasinya. (SN/FHP)

Sumber: phoneArena

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Twitter Tandai Kicauan Hoaks yang Diunggah Warganet

Telset.id, Jakarta - Twitter saat ini tengah mencoba fitur baru untuk mencegah berita hoaks di platform. Fitur baru Twitter ini nantinya...

Cara Tambahkan Watermark pada Foto di Smartphone Android

Telset.id - Menambahkan watermark di foto merupakan hal yang selalu dilakukan oleh para fotografer. Biasanya, untuk tambahkan watermark pada foto...

Grab Dapat Modal Rp 9,7 Triliun dari Mitsubishi UFJ

Telset.id,Jakarta - Grab dilaporkan telah menerima investasi sebesar USD 700 juta atau setara Rp 9,7 triliun dari perusahaan perbankan...

Fitur Unik Android 11: Ketuk Body untuk Aktifkan Assistant

Telset.id, Jakarta - Suksesor Android 10, yakni Android 11 diharapkan akan diperkenalkan Google di tahun ini dengan membawa beragam fitur...

Harga Apple AirPods Pro “Lite” Cuma Rp 2 Jutaan?

Telset.id, Jakarta - Apple dilaporkan tengah mempersiapkan model "lite" dari AirPods Pro. Kabarnya, earphone TWS Apple tersebut bakal dijual dengan harga...
- Advertisement -