Huawei P30 Pro

Diadu dengan Xiaomi Mi 9, Huawei P30 Pro ā€œKedodoranā€

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Keputusan Huawei untuk tetap menyematkan prosesor lawas pada smartphoneĀ terbarunya, Huawei P30 Pro berdampak pada performa smartphone secara keseluruhan. Alhasil, saat diadu dengan Samsung Galaxy S10+ dan Xiaomi Mi 9, jagoan Huawei itu ā€œkedodoranā€.

Berdasarkan hasil benchmark, Huawei P30 Pro masihĀ kalah dari smartphone flagship lain yang mengusung prosesor jenis baru, sebut saja Samsung Galaxy S10+ dan Xiaomi Mi 9.

Sekadar informasi, Huawei masih menggunakan prosesor berbasis 7nm, yakni HiSilicon Kirin 980 yang diluncurkan Agustus tahun lalu untuk smartphone terbarunya, Huawei P30 Pro.

Prosesor tersebut sebelumnya digunakan pada smartphone mereka yang dirilis tahun lalu, yakni Huawei Mate 20, Mate 20 Pro, dan Mate 20 X.

{Baca juga: Diluncurkan, Huawei P30 Pro Jagokan ā€œLeica Quad Camera Systemā€}

Jika dijabarkan, mesin utamanya berupa prosesor octa-core yang terbagi dari 2-core 2.6 GHz high-performance Cortex-A76, 2-core 1.92 GHz, dan 4-core 1.8 GHzĀ power-efficient Cortex-A55.

Seperti seriĀ flagship Huawei sebelumnya, P30 Pro juga punya mode Performance yang mampu meningkatkan performanya secara signifikan.

BerdasarkanĀ benchmark yang dilakukanĀ GSMArena, seperti dilansirĀ Telset.id pada Rabu (27/03/2019), performa Huawei P30 Pro memang berada di atas rata-rataĀ smartphone saat ini.

Namun, P30 Pro harus mengakui keunggulan dari Samsung Galaxy S10+ dan Xiaomi Mi 9 yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon 855, serta iPhone XS Max dengan prosesor Apple A12 Bionic.

Pada benchmark AnTuTu versi 7 misalnya, P30 Pro hanya memperoleh skor 290.189 poin untuk mode normal dan 316.156 poin untuk mode Performance. Tertinggal cukup jauh dari Galaxy S10+ dengan 333.736 poin, iPhone XS Max dengan 353.210 poin, dan Mi 9 yang jadi jawara dengan skor 372.006 poin.

Sama halnya ketika dilakukanĀ benchmark menggunakan GeekBench 4.1.Ā Smartphone hanya memperoleh skor sebesar 3.270 poin di single-coreĀ dan 9.649 poin diĀ multi-core untuk mode normal, dan 3.323 poin diĀ single-core dan 10.014 poin diĀ multi-core untuk mode Performance.

Perolehan tersebut tertinggal cukup jauh dari Galaxy S10+, Xiaomi Mi 9, dan iPhone XS Max. Bahkan, P30 Pro juga berhasil ā€œdilangkahiā€ oleh Huawei Mate 20 X.

Keputusan Huawei untuk tetap menggunakan Kirin 980 padaĀ smartphone barunya tidak hanya membuat performa P30 Pro cukup tertinggal dari pesaingnya, tapi juga mengundang brand lain untuk melancarkan ā€œseranganā€.

Xiaomi misalnya, menemukan ā€œcelah sindiranā€ terhadap dua produk yang baru saja diperkenalkan kompetitornya, Huawei yaituĀ Huawei P30 dan P30 Pro. Xiaomi meledek HuaweiĀ lewatĀ meme yang diunggah oleh salah satu akun Twitter resmi mereka.

{Baca juga: Performanya ā€œLoyoā€, Xiaomi Ejek ā€œSoftcaseā€ Huawei P30 Pro}

DalamĀ memeĀ tersebut, Xiaomi menggambarkan keheranan mereka terhadap Huawei P30 yang dinilai tidak punya peningkatan dalam segi performa, dan malah memberikan peningkatan padaĀ casingĀ tambahan untukĀ smartphone andalannya.

Huawei sendiri sebelumnya harus menanggung malu, karena baru-baru ini iklan teaserĀ untuk Huawei P30 Pro ketahuan menggunakan foto yang bukan hasil jepretan kameraĀ smartphone flagshipĀ tersebut.

Setelah aksi tipu-tipu ini ketahuan, pihak Huawei buru-buru menambahkan catatan di sudut teaser tersebut, dengan dalih iklan ini sebatas karya kreatif mereka yang dimaksudkan untuk referensi saja.

Ini bukanlah aksi tipu-tipu pertama yang pernah dilakukan Huawei, dan ketahuan oleh publik. Sebelumnya, Huawei juga pernah ketahuan memanipulasi hasil foto Nova 3 sehingga tampak lebih bagus.

{Baca juga:Ā Ketahuan Bohong (Lagi), Huawei Tipu-tipu Hasil Foto P30 Pro}

Dalam iklan berdurasi 30 detik, brand asal China ini memperlihatkan kemampuan kamera depan smartphone menengahnya yang dapat mengambil foto selfie di berbagai kondisi.

Tapi ternyata, hasil kamera yang ditampilkan bukan diambil menggunakan kamera depan Nova 3, melainkan kamera DSLR.

Kasus yang sama juga pernah terjadi ketika mereka memperlihatkan kemampuan fotografi dari Huawei P9 di Google+. Huawei ketahuan setelah hasil foto Huawei P9 ternyata diambil oleh kamera Canon EOS 5D Mark III.

{Baca juga:Ā Upss Ketahuan! Hasil Foto di Iklan Nova 3 Pakai DSLR}

Melihat aksi tipu-tipu yang terus berulang dilakukan Huawei ini, banyak pengguna yang mulai mempertanyakan kredibilitas perusahaan asal China tersebut. Kenapa untuk pabrikan sekelas Huawei masih harus melakukan aksi memalukan seperti itu?

Rasa kurang percaya diri dengan hasil kamera produknya sendiri ini menimbulkan pertanyaan baru. Apakah kamera smartphone Huawei sudah terlalu buruk untuk ditampilkan, sehingga harus memakai foto palsu? (FHP/HBS)

Sumber: GSMArena