Beacon, Aplikasi untuk Deteksi Siswa Bunuh Diri

Telset.id, Jakarta – Kasus bunuh diri, terutama pada anak usia sekolah di Amerika Serikat (AS) rupanya cukup tinggi. Untuk menekan kasus ini, GoGuardian merilis produk perangkat lunak alias software yang dapat mendeteksi jika siswa usia sekolah berisiko bunuh diri atau membahayakan dirinya sendiri.

Perusahaan pembuat filter internet dan perangkat lunak pengelolaan Chromebook untuk sekolah di AS ini melayani sekitar 4.000 distrik sekolah di AS, dengan total sekitar 5,3 juta siswa.

Menurut engadget.com, Senin (27/8/2018), produk software yang dinamakan Beacon ini akan bertindak sebagai sistem peringatan dini untuk membantu sekolah secara proaktif mengidentifikasi siswa berisiko.

Dengan demikian, siswa tersebut akan cepat mendapatkan bantuan yang dibutuhkan seperti konseling oleh guru dan psikolog.

Beacon adalah sistem yang dibangun ke komputer untuk sekolah dan menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI) untuk memahami perilaku penjelajahan siswa.

Ketika mendeteksi ada yang salah, Beacon akan mengingatkan konselor sekolah atau psikolog, memberi tahu mereka bahwa pengguna telah ditandai.

Baca juga: Facebook Bisa Deteksi Pengguna yang Niat Bunuh Diri

Ketika konselor membuka peringatan di dashboard administrator Beacon, mereka akan melihat identitas dan perilaku siswa yang memicu peringatan.

Sistem ini akan mengklasifikasikan perilaku sebagai salah satu dari lima kategori, yakni penelitian bunuh diri umum, ide bunuh diri umum, bantuan dan dukungan, merugikan diri sendiri dan perencanaan aktif.

Pencarian cara mengikat tali misalnya, akan ditandai sebagai kategori perencanaan aktif. Sementara seseorang yang mencari statistik orang-orang yang bunuh diri setiap tahun akan dikelompokkan ke dalam kategori penelitian bunuh diri umum.

Dengan mengkonfigurasi Beacon, yang dilakukan sekolah, konselor juga akan melihat informasi seperti bagaimana menghubungi pihak berwenang setempat dan orang tua anak. Mereka juga dapat menambahkan penilaian mereka sendiri tentang tingkat risiko siswa dan mencatat jika mereka telah ditindaklanjuti.

CEO GoGuardian Advait Shinde mengatakan kepada Engadget bahwa Beacon telah diuji selama hampir satu tahun. Pada waktu itu sistem ini diklaim telah menandai sekitar 2.000 kasus per minggu.

Baca juga: Pakai Facial Recognition, Sekolah Ini Bikin Muridnya “Mati Gaya”

“Pada saat-saat tertentu, staf sekolah yang disiagakan oleh Beacon mampu membuat para orang tua campur tangan di saat yang tepat,” imbuh dia.

Menurut Yayasan Pencegahan Bunuhdiri Amerika atau American Foundation for Suicide Prevention (AFSP), setiap tahun sekitar 45.000 orang di negara Paman Sam ini meninggal karena bunuh diri.

Jika Anda atau ada seseorang yang kenal kelihatan mempertimbangkan bunuh diri di Amerika, kontak saja National Suicide Prevention Lifeline di 1-800-273-8255. [WS/HBS]

Sumber: Engadget

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

IQOO Umumkan Super FlashCharge 120W, Ini Detail Teknisnya

Telset.id - Teknologi Super FlashCharge 120W yang digarap oleh IQOO, sub-brand Vivo ini menggunakan teknolgo pengisian dua jalur seperti...

Memanfaatkan Teknologi untuk Belajar di Sekolah Tapi Dari Rumah

Telset.id, Jakarta - Pandemi Virus Corona tak dimungkiri telah memaksa hampir semua orang di berbagai belahan dunia untuk beradaptasi...

Kejutan! Xiaomi Bawa Poco F2 Pro ke Indonesia

Telset.id, Jakarta - Disela acara yang dijadwalkan sebagai peluncuran Redmi 9 di Indonesia, Xiaomi menghadirkan kejutan. Vendor asal China...

ASUS Luncurkan Monitor Gaming Portable ROG Strix XG17AHP

Telset.id - Asus telah mengumumkan monitor gaming terbarunya yaitu ROG Strix XG17AHP 17-inch bulan Januari. Dan kini ASUS nampaknya...

Redmi 9 Resmi Tiba di Indonesia, Harganya Menggoda

Telset.id, Jakarta - Redmi 9 akhirnya secara resmi diperkenalkan untuk konsumen yang ada di Indonesia. Xiaomi menjuluki Redmi 9...
- Advertisement -