Menkominfo: Internet Cepat untuk Ekosistem Ekonomi Digital

Telset.id, Jakarta – Pemerintah menargetkan membangun akses internet cepat (broadband internet) untuk seluruh ibukota kabupaten dan kota di seluruh Indonesia, bahkan mencakup daerah kabupaten dan pulau yang terpencil.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan kebijakan keberpihakan alias affirmative policy ini ditujukan untuk menyiapkan ekosistem ekonomi digital.

Kebijakan ini diimplementsikan dengan memberikan konektivitas jaringan untuk menghubungkan tiap kabupaten dan kota diseluruh pelosok negeri.

“Pemerintah sudah membuat kebijakan keberpihakan yang intinya seluruh masyarakat  memiliki hak akses terhadap internet,” ujar Rudiantara dalam keterangan resmi Kominfo, Minggu (5/8/2018).

Menurut Rudiantara, pemerataan akses internet akan mendukung kemajuan sektor perekonomian nasional dan merealisasikan pertumbuhan perusahaan rintisan atau startup yang tersebar di berbagai daerah.

Guna mewujudkan itu, lanjut Rudiantara, telah dibuat dan diluncurkannya Program Palapa Ring yang bisa juga disebut Tol Informasi dengan target penyelesaian pada 2019. Program ini akan mengubungkan 514 ibukota kabupaten dan kota di Indonesia dengan akses internet cepat tersebut.

Baca juga: Pelajar Indonesia di China Ditantang Bangun Ekonomi Digital

Palapa Ring merupakan proyek infrastruktur telekomunikasi dengan membangun serat optik di seluruh Indonesia sepanjang 36.000 kilometer.

Selain jaringan serat optik, akan diluncurkan pula Satelit Palapa Ring untuk mengintegrasikan jaringan pendukung utama alias backbone yang telah ada (existing network) dengan jaringan yang baru dibuat (new network).

Jaringan backbone Palapa Ring akan menjadi andalan para penyelenggara telekomunikasi serta pengguna jasa telekomunikasi di Indonesia.

Saat ini telah terbangun konstruksi fiber optik di Indonesia bagian barat yang sudah beroprasi sejak Maret 2018.

Sedangkan di Indonesia bagian tengah akan beroperasi akhir september dan Indonesia bagian timur ditargetkan rampung pada Desember nanti.

Baca juga: Kominfo Seleksi Produk TIK Lokal untuk ICT Awards

April lalu Menkominfo menantang pelajar dan mahasiswa Indonesia yang ada di China untuk membangun ekonomi digital, sekembalinya mereka ke Indonesia.

Mahasiswa Indonesia juga diajak untuk mengembangkan perusahaan rintisan alias start up. Hal itu disampaikan Rudiantara dihadapan peserta Seminar Unplugged bertemakan S.I.D.E (Startup, Inovation, Digital, Entrepreneur) di Beijing, Tiongkok, melalui video conference dari Gedung Utama Kementerian Kominfo. [WS/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Duh! Ini 7 Robot Pekerja yang Bisa Gantikan Manusia

Telset.id - Inovasi teknologi robotic semakin canggih. Banyak pengembang yang menciptakan berbagai robot pekerja yang dianggap bisa menggantikan eksistensi...

Roh Tae-moon Pimpin Divisi Mobile Samsung

Telset.id, Jakarta  - Samsung menunjuk Roh Tae-moon sebagai kepala divisi mobile Samsung, menggantikan DJ Koh. Penunjukan itu sebagai upaya...

Pengguna Minta 500 Ribu Mobil Tesla Ditarik, Kenapa?

Telset.id, Jakarta  - Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) akan meninjau petisi yang meminta untuk secara resmi...

Björk dan Microsoft Bikin “Musik Langit” Pakai AI

Telset.id, Jakarta  - Björk dan Microsoft melakukan kolaborasi, menggunakan teknologi AI (artificial intelligence) atau kecerdasan buatan untuk mengadaptasi musik ke...

Cara Menampilkan Kecepatan Internet di Smartphone Android

Telset.id - Saat internet berjalan sangat lambat alias lemot, penasaran rasanya ingin mengetahui berapa kecepatan internet saat itu. Untungnya...
- Advertisement -