Asus mahal

Smartphone Asus Mahal? Ini Penyebabnya

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Batam – Kerap merasa bahwa smartphone buatan Asus terasa lebih mahal harganya dibandingkan smartphone lain meski memiliki spesifikasi tak jauh beda? Rupanya, perusahaan teknologi asal Taiwan itu memang mengakui jika smartphone-nya yang dijual di Indonesia cenderung ā€œlebih mahalā€.

Diungkapkan Head of PR Asus Indonesia, Muhammad Firman, ada penyebab kenapa smartphone Asus mahal.Ā Menurutnya, itu terjadi karena pihaknya menerapkan tipe produksi Complete Knock-Down (CKD) yang artinya seluruh smartphone Asus dirakit 100% di Indonesia dan tentunya berimbas pada investasi awal yang besar.

ā€œKenapa jadi mahal, karena 100% dibuat disini. Smartphone kami dirakit dari awal disini, tak seperti yang lain yang memasang yang telah ada atau tipe produksi Semi Knock-Down (SKD),ā€ jelasnya di Pabrik Satnusa, di Batam, Senin (16/04/2018).

ā€œAsus ZenFone Live adalahĀ smartphone pertama yang 100% diproduksi di Indonesia,ā€ sambung Firman.

Tapi ia menjanjikan bahwa ke depannya smartphone Asus yang dijual di Indonesia akan lebih murah dan bersaing dibandingkan smartphone kompetitor lain di kelasnya.

Baca Juga:Ā Bukan 30%, Asus Mampu Patuhi 100% TKDN

ā€œKita juga berinvestasi besar demi CKD untuk produksi smartphone di Indonesia,ā€ klaimnya Firman.

ā€œUntuk awal mungkin dari sisi harga ga bisa bersaing tapi kalau nanti kapasitasnya sudah besar, bakal jadi lebih murah,ā€ katanya.

Dengan penerapan tipe produksi CKD juga, Asus merasa pede dapat mematuhi berapapun persentase TKDN yang ditetapkan pemerintah. Seperti diketahui, pemerintah Indonesia memberlakukan persentase TKDN sebesar 30% untuk setiap smartphone 4G yang dijual di Indonesia.

ā€œKalau pemerintah Indonesia tiba-tiba menaikkan TKDN, kita bisa mengikutinya, bahkan jika sampai 100% sekalipun,ā€œ ujar Firman. (FHP)