Mantan CEO Google Eric Schmidt Lengser dari Alphabet

Telset.id, Jakarta – Eric Schmidt, mantan CEO Google yang kini menjabat sebagai Executive Chairman of the Board of Directors Alphabet, menyatakan mundur dari jabatannya mulai Januari 2018. Kabar mengejutkan ini disampaikan Schmidt lewat akun Twitter-nya. Lantas akan kemana mantan orang nomor satu di Google itu?

Ternyata Schmidt tidak jauh-jauh, karena masih ada di dalam lingkungan Google juga. Dalam cuitannya, Schmidt mengatakan dirinya tidak akan jauh-jauh dari Google dan Alphabet. Dia mulai bulan Januari nanti akan memegang jabatan baru sebagai penasihat teknikal untuk perusahaan raksasa internet itu.

“Setelah 10 tahun sebagai CEO dan sebagai executive chairman selama tujuh tahun, saya sudah tidak sabar ingin mencoba hal baru lainnya di dunia sains, teknologi, dan filantropi,” ujar Schmidt di akun Twitter-nya.

Schmidt menyatakan masih loyal pada dua pendiri Google, yakni Larry Page dan Sergey Brin, dan akan terus bersama Alphabet.

“Saya masih akan bekerja sama dengan Larry dan Sergey untuk masa depan kami di Alphabet,” sambung Schmidt, seperti dikutip Telset.id dari The Verge, Jumat, (22/12/2017).

Sementara itu, dalam keterangan resmi Alphabet menyatakan bahwa Schmidt masih akan tetap berada di lingkungan perusahaan, meski tidak menjadi bagian dari dewan direksi. Dikatakan, Schmidt masih dibutuhkan, karena dia telah cukup lama dan pastinya mengenal karakter Google untuk dikembangkan di masa depan.

“Larry, Sergey, Sundar Pichai (CEO Google Inc) dan saya percaya jika waktunya sudah tepat untuk melakukan transisi demi evolusi Alphabet. Struktur di perusahaan ini sudah berjalan dengan benar,” pungkasnya.

Meski Google didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin pada September 1998, namun Eric Schmidt adalah sosok di balik kesuksesan Google. Dia disebut-sebut sebagai orang yang meracik strategi bisnis Google hingga bisa besar seperti sekarang. Schmidt juga yang membidani lahirnya Alphabet.

Seperti diketahui, pada tahun 2015 lalu Google membentuk Alphabet sebagai perusahaan induk dari beberapa perusahaan, termasuk Google. Saat ini Alphabet telah memiliki 70.000 karyawan yang tersebar di seluruh dunia. [HBS]

 

SourceThe Verge

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Season 3 CoD Mobile Bawa Arena dan Mode Permainan Baru

Telset.id, Jakarta - Dirilis pada bulan Oktober 2019, game FPS Call of Duty Mobile terus melanjutkan kesuksesannya. Kini CoD...

Membuka Pesan WhatsApp yang Sudah Dihapus, Ini Caranya!

Telset.id,  Jakarta - Sebagian dari kita mungkin pernah dibuat penasaran oleh pesan WhatsApp yang tiba-tiba dihapus oleh pengirim, bahkan...

Louis Vuitton Garap Earphone TWS, Harganya Rp 14,8 Juta

Telset.id,  Jakarta - Earphone sepertinya tidak lagi  sekedar menjadi produk audio ataupun gadget. Lebih dari itu,  ini juga sudah...

Teknologi Layar Baru OnePlus Bisa Ubah 30FPS Ke 120FPS

Telset.id,  Jakarta - Smartphone dengan refresh rate layar tinggi akhir-akhir ini menjadi semakin populer. Tak mau ketinggalan, OnePlus pun...

Sanksi AS ‘Nggak Ngefek’, Penjualan Smartphone Huawei Catat Rekor

Telset.id, Jakarta  - Meski ada larangan perdagangan dari Amerika Serikat (AS), Huawei mampu mencatat rekor penjualan smartphone Huawei pada...
- Advertisement -