Blue Origin Bawa Turis ke Luar Angkasa Tahun 2019

Telset.id, Jakarta – Persaingan menjadi “penguasa” di luar angkasa ternyata belum berhenti setelah Amerika Serikat dan Rusia berhasil menginjakkan kaki di Bulan. Kini, persaingan itu dilanjutkan oleh pihak swasta dengan tujuan yang sedikit berbeda, yakni membawa manusia untuk jalan-jalan ke luar angkasa.

Salah satu perusahaan yang tengah sibuk menyiapkan “paket wisata” ke luar angkasa adalah Blue Origin. Anak perusahaan dari Amazon ini menargetkan untuk membawa wisatawan pertamanya ke luar angkasa pada tahun 2019 mendatang. Sebenarnya, target ini molor satu tahun dari yang direncanakan.

[Baca juga: SpaceX akan “Pindahkan” Manusia Kurang dari Sejam]

Molornya rencana penerbangan ini terungkap setelah Dewan Antariksa Nasional bertemu pihak Blue Origin pada awal pekan ini. CEO Blue Origin, Bob Smith yang hadir dalam pertemuan itu menjelaskan bahwa ada perubahan rencana perusahaan untuk menerbangkan penumpang ke luar angkasa.

Ia mengatakan Blue Origin berencana akan meluncurkan pesawat pertamanya yang mengangkut wisatawan ke luar angkasa pada bulan April 2019. Rencana penerbangan ini dianggap lebih masuk akal dibandingkan rencana sebelumnya yang akan dilakukan sebelum akhir 2018.

“Kami akan menerbangkan manusia (ke luar angkasa) saat kami siap, dan itu tidak lama lagi,” kata Bob Smith kepada CNN Money, seperti Telset.id kutip dari dari laman Futurism.

Blue Origin sendiri kabarnya akan membuat paket perjalanan wisata ke luar angkasa pertamanya dengan biaya terjangkau, Namun tidak disebutkan berapa uang yang harus dibayarkan untuk dapat ikut dalam paket wisata ke luar angkasa itu.

Beberapa perusahaan saat ini diketahui tengah berlomba membuat paket wisata ke luar angkasa. Selain Blue Origin, SpaceX juga sedang bersiap untuk peluncuran pertamanya di akhir 2018, dan Virgin Galatic juga mengharapkan untuk menerbangkan wisatawan antariksanya pada tahun depan.

Namun Blue Origin dan SpaceX memiliki tujuan yang sangat berbeda. Blue Origin berencana akan menerbangkan wisatawan ke luar angkasa ini secara rutin, sementara SpaceX belum memberikan kepastian apakah akan terus melakukan peluncuran ke luar angkasa, di luar penerbangan yang sudah mereka rencanakan tahun depan.

Paket wisata yang ditawarkan kedua perusahaan ini juga berbeda. SpaceX hanya akan membawa dua wisatawan dalam penerbangan mengelilingi bulan, sedangkan penumpang Blue Origin akan dibawa ke orbit luar angkasa dan membiarkan para wisatawan merasakan sensasi ketiadaan bobot dan melihat Bumi dari atas.

Fenomena wisata ruang angkasa sebenarnya sudah menjadi bahan perbincangan selama bertahun-tahun. Namun keseriusan untuk mewujudkan mimpi itu mulai nampak jelas sebelum akhir dekade ini. Dan kini, rencana tersebut akan segera menjadi kenyataan.[NC/HBS]

 

SourceFuturism

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Susah “Move On”, Huawei Ingin Balikan dengan Google

Telset.id, Jakarta - Bos Huawei, Richard Yu menyatakan bahwa pihaknya masih memendam keinginan untuk dapat kembali menggunakan lisensi Google...

Bukan Ponsel Flagship, LG G Series akan Ganti Nama

Telset.id, Jakarta - LG G series sejatinya smartphone yang menjadi andalan LG. Namun menurut informasi dari sumber di Korea Selatan...

Ada 2, Begini Cara Aktifkan Fitur OSIE di Oppo Reno3

Telset.id, Jakarta - Oppo memperkenalkan teknologi bertajuk OSIE di badan Oppo Reno3. OSIE sendiri, yang merupakan akronim dari Oppo...

Huawei P40 Pro jadi Smartphone Kamera Terbaik Versi DxOMark

Telset.id, Jakarta - Huawei P40 Pro dinobatkan sebagai smartphone dengan kamera terbaik saat ini oleh DxOMark. Huawei P40 Pro mendapatkan skor...

Apple Watch Anyar Bakal Punya Fitur Blood Oxygen

Telset.id, Jakarta - Apple digadang-gadang tengah menggarap Apple Watch generasi ke-enam. Salah satu penambahan fitur yang ada pada smartwatch...
- Advertisement -