JAKARTA â Intel memang selama ini lebih dikenal sebagai penguasa pasar prosesor komputer desktop. Namun dengan berkembangnya perangkat mobile, Intel kini mulai serius masuk ke pasar prosesor mobile yang saat ini dikuasai Qualcomm. Menariknya, meski sebagai âpemain baruâ, namun Intel tengah mengincar klien kakap, yakni Apple.
Saat ini ada dua perusahaan yang menjadi pemasok chip untuk Apple, yakni Samsung dan TSMC. Kedua perusahaan ini tengah bersaing ketat untuk bisa menjadi pemasok utama. Cerita menjadi tambah menarik, karena hubungan Samsung dengan Apple tengah kurang harmonis karena buntut dari masalah chipgate yang menerpa iPhone 6s Plus.
[Baca juga: Apple Depak Samsung Sebagai Pemasok Chip A10?]
Di tengah persaingan yang memanas antara Samsung dan TSMC, muncul Intel yang siap menyalip keduanya. Produsen prosesor komputer desktop terbesar di dunia ini dilaporkan siap meramaikan persaingan sebagai pemasok chip untuk Apple.
Intel tidak main-main dengan rencananya tersebut. Seperti dilansir Venture Beat, Intel dilaporkan telah mempekerjakan 1.000 orang karyawan untuk mengembangkan chip modem LTE 7360 yang disiapkan untuk iPhone generasi berikutnya â yang kemungkinan akan disebut iPhone 7 â yang dirilis tahun 2016 mendatang.
Keseriusan Intel dapat tercermin dari besarnya jumlah karyawan yang dipekerjakan. Intel nampak serius ingin menjadi salah satu rekanan pemasok chip modem LTE bagi Apple.
Bagi Intel, proyek ini akan sangat menentukan masa depan mereka di industri smartphone, mengingat Apple selama ini dikenal sebagai perusahaan yang menginginkan kualitas terbaik untuk produk terlarisnya.
Melihat besarnya jumlah volume produksi iPhone setiap tahunnya, maka sudah pasti Apple akan sangat mempertimbangkan untuk memesan modem LTE dari kedua pihak. Apple tentunya ingin memastikan mereka memiliki persediaan chip yang cukup di awal perilisan. Situasi seperti ini sudah dialami Apple saat memesan chip prosesor A9 dari TSMC dan Samsung.
Next
Pihak Apple sendiri dikabarkan menyambut baik rencana kerjasama dengan Intel. Sumber Venture Beat mengatakan bahwa para engineer Apple telah beberapa kali mengunjungi fasilitas pengembangan chip milik Infineon di kota Munich, Jerman, guna ikut mengoptimalkan chip modem 7360 untuk iPhone.
Tak hanya itu, Apple juga disebutkan telah merekrut beberapa insinyur pentolan Infineon dari tim yang mengembangkan chip Intel LTE di Munich. Salah satunya adalah Bernd Adler, yang memimpin kelompok rekayasa RF di Infineon untuk Intel pada tahun 2011. Dia adalah kepala kantor teknologi mobile Intel sebelum ia bergabung ke Apple pada bulan Agustus.
Insinyur lain, Carsten Janus Pedersen, adalah spesialis senior sistem software di Intel pada tahun 2014, sebelum akhirnya ia hijrah ke Apple dan menjabat sebagai insinyur senior  baseband. Pederson bekerja di Infineon sebagai insinyur perangkat lunak nirkabel hingga tahun 2011. Selain kedua orang tersebut, Apple memiliki banyak mantan insinyur nirkabel dari Infineon.
Para pentolan Infineon tersebut direkrut untuk membantu proses pengembangan chip model 7630. Melihat apa yang telah dilakukan Apple, kemungkinan kesepakatan antara kedua perusahaan (Apple dan Intel) bisa benar-benar terwujud. Jalan akan semakin mulus bagi Intel apabila chip modem yang mereka kembangkan terbukti mampu mengungguli chip buatan Qualcomm.
Ke depannya, Apple juga nampaknya berencana untuk mengembangkan sebuah SoC yang mampu mencakup prosesor Ax serta modem LTE ke dalam satu chipset guna menghadirkan efisiensi yang lebih baik di iPhone generasi mendatang. Apple dan Intel masih akan merancang desain arsitektur untuk SoC tersebut,
Chipset itu nantinya masih akan mamakai brand Apple, sedangkan Intel akan mendapatkan jatah lisensi untuk properti intelektual dari modem LTE yang mereka kembangkan. Selain itu, Intel juga akan mendapatkan produksi chipset dengan menggunakan teknologi 14nm miliknya.[HBS]




Komentar
Belum ada komentar.