Telset.id ā WiiM, perusahaan audio yang dikenal menawarkan performa audiophile dengan harga terjangkau, memperluas ekosistem rumah pintarnya melalui peluncuran WiiM Bar. Soundbar pertama mereka ini hadir dengan konfigurasi Dolby Atmos 3.0.2 dan layar sentuh bundar yang unik, dibanderol hanya USD 479 atau sekitar Rp 7,6 juta.
WiiM Bar dijadwalkan rilis pada Juli 2026. Perangkat ini mengusung konfigurasi 3.0.2 Atmos dengan total delapan driver, terdiri dari tiga mid-woofer depan, tiga tweeter depan, dan dua driver full-range yang menyala ke atas. Empat radiator pasif juga disematkan untuk memperkuat respons bass tanpa memerlukan subwoofer terpisah.
Meski begitu, sistem ini bisa diperluas. Pengguna dapat menambahkan WiiM Sub Pro seharga USD 449 untuk mencapai konfigurasi 3.1.2, atau bahkan hingga 5.1.2 dengan menambahkan dua speaker nirkabel WiiM Sound atau Sound Lite. Soundbar ini kompatibel dengan Dolby Atmos dan DTS:X, serta dilengkapi koreksi ruangan, peningkatan dialog, dan mode malam.
Yang membedakan WiiM Bar dari kompetitor seperti Sonos, Bose, atau Samsung adalah layar sentuh bundar 2,1 inci yang terpampang di bagian depan. Layar ini menampilkan informasi volume, detail pemutaran, hingga sampul album. WiiM bukan pendatang baru dalam urusan layar sentuh; fitur serupa sudah ada di WiiM Ultra, WiiM Amp Ultra, dan WiiM Sound.
Namun, utilitas layar tersebut masih dipertanyakan. Dalam praktiknya, pengguna jarang berada di dekat soundbar saat mendengarkan musik. Meski demikian, tombol kapasitif untuk volume, play/pause, dan pemilihan sumber tetap tersedia sebagai opsi kontrol fisik.
Dari segi konektivitas, WiiM Bar sangat fleksibel. Perangkat ini dapat terintegrasi ke dalam sistem multi-ruang WiiM yang sudah ada. Lebih dari 20 layanan streaming dapat diakses melalui aplikasi WiiM Home, termasuk Google Cast Audio, Spotify Connect, Qobuz Connect, Tidal Connect, dan Amazon Music Cast. Dukungan jaringan lokal juga tersedia via DLNA atau Roon.
Satu kekurangan mencolok adalah absennya Apple AirPlay. Fitur ini belum didukung oleh produk WiiM mana pun sejak peluncuran Amp pada November 2023. Bagi pengguna ekosistem Apple, ini bisa menjadi pertimbangan serius.
Porta yang tersedia meliputi HDMI eARC, optikal, line in, Ethernet, dan USB-A yang dapat dikonfigurasi sebagai input audio, output audio, atau penyimpanan media. Remote control juga disertakan dalam paket penjualan bagi yang tidak ingin bergantung pada aplikasi atau kontrol di soundbar.
Baca Juga:
Dengan harga USD 479, WiiM Bar menawarkan nilai yang sulit ditandingi. Bandingkan dengan soundbar Atmos sekelas dari merek besar yang biasanya dihargai dua kali lipat atau lebih. WiiM telah membuktikan kemampuannya dalam menghadirkan produk audio berkualitas tinggi, sehingga ekspektasi terhadap soundbar ini cukup tinggi.
Ke depannya, bukan tidak mungkin WiiM akan merilis varian yang lebih tinggi. Jika mengikuti strategi sebelumnya, perusahaan kemungkinan akan menghadirkan opsi step-up pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Namun, bahkan tanpa varian tersebut, WiiM Bar sudah terlihat sebagai tawaran yang sangat menarik.
Bagi yang penasaran dengan tren pasar audio, Apple Watch Series 3 juga menunjukkan bagaimana perusahaan besar merambah segmen baru. Sementara itu, Uber dan NASA terus mengembangkan proyek taksi terbang yang mungkin suatu hari mengubah cara kita bepergian.
Dengan segala fitur yang ditawarkan, WiiM Bar menjadi pilihan menarik bagi mereka yang menginginkan pengalaman audio sinematik tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Apalagi dengan dukungan Dolby Atmos dan DTS:X, pengalaman menonton film di rumah bisa terasa lebih imersif.





Komentar
Belum ada komentar.