telset
spot_img
spot_img

Vivo Xshot

Vivo Xshot - main pic

“Lepas dari spesifikasi dasarnya yang gahar, Vivo Xshot adalah ponsel dengan kemampuan mengambil gambar yang baik, entah itu dalam kondisi banyak cahaya ataupun sebaliknya”

DESIGN

Penganut simplisitas akan menyukai desain Vivo Xshot yang sederhana, dengan panel depan berwarna putih dan material logam yang membalut bingkainya. Di bagian muka, atau lebih tepatnya di atas layar, ada sebuah kamera, bersanding bersama speaker (untuk panggilan telepon), lampu sensor dan flash LED. Sementara di bawahnya, tiga tombol virtual berbaris rapi, terdiri dari tombol menu di sisi kiri, tombol home di tengah, dan tombol back di sisi kanan.

Melengkapi itu, di sepanjang garis tepi berwarna keperakan yang kian menambah kesan premium di wajah Vivo Xshot, Anda akan menemukan slot micro SIM dan microSD di bagian kiri, yang berada di satu tempat; tombol volume, tombol power dan tombol kamera terdedikasi di bagian kanan; serta audio jack 3.5mm di bagian atas, berseberangan dengan port charger di bagian bawah.

Untuk membuatnya lebih nyaman dalam genggaman, Vivo tak hanya mengirim ponsel berdimensi 146.45 x 73.3 x 7.99 mm ini ke tempat fitness dan memintanya untuk mengurangi berat badan hingga 148 gram, tetapi juga membuat bagian belakang Xshot sedikit lebih kurva. Dengan nama perusahaan bertengger di bagian tengah, mendampingi kamera dan flash LED, serta speaker yang memanjag di bagian bawah.

 

 “Untuk membuatnya lebih nyaman digenggam, Vivo tak hanya mengirim Xshot ke tempat fitness, tetapi juga membuat bagian belakangnya sedikit lebih kurva”

 CAMERA

Camera centris. Itulah Vivo Xshot, yang berarti selain berfungsi sebagai alat komunikasi dan penyedia informasi, ponsel ini juga memiliki keahlian khusus untuk menjadi penembak ulung. Dalam hal ini mengambil gambar. Kami menggunakannya untuk melakukan beberapa tembakan – ok maksud kami banyak tembakan, hingga akhirnya benar-benar mendapati bahwa ponsel ini memang mumpuni untuk ‘ranah’ yang satu itu.

Kamera 13MP yang dibawanya – lengkap dengan OIS dan dual LED flash, tak hanya menghasilkan gambar yang bagus dalam kondisi banyak cahaya, dalam kondisi cahaya rendah pun, Vivo Xshot mampu mengontrol banyaknya noise dengan cukup baik. Gambarnya tetap tajam, meski memang tidak sedetail yang diharapkan.

Sama halnya, dengan ketika Anda menggunakan kamera depan 8MP-nya untuk mengambil foto selfie. Dalam kondisi cahaya normal, Vivo Xshot masih bisa mengambil foto dengan baik, meski kekurangan detail. Lain ceritanya jika lampu kilat dinyalakan. Tak hanya kualitas gambarnya yang meningkat, detail pun bertambah.

Untuk membuatnya lebih menarik, Vivo menyediakan setidaknya 12 mode pengambilan gambar di tubuh Xshot – mulai dari Normal, HDR, Face beauty, POSE, hingga Autoscene, lengkap dengan seabreg pilihan filter dan efek yang memungkinkan Anda lebih mudah berkreasi.

 “Kamera 13MP yang dibawanya tak hanya menghasilkan gambar yang bagus dalam kondisi banyak cahaya, dalam kondisi cahaya rendah pun, Vivo Xshot mampu mengontrol banyaknya noise dengan cukup baik”

DISPLAY

Vivo Xshot dibekali layar berukuran 5.2 inci, dengan resolusi 1920 x 1080p dan kepadatan piksel 423ppi, yang membuatnya tak hanya pas di genggaman, tetapi juga nyaman di mata. Itu tidak lain berkat warna-warna alami dan akurat yang ditawarkannya, ditambah sudut pandang luas sebagai dampak dari penggunaan teknologi IPS pada layar.

Kami mengujinya untuk berbagai penggunaan, salah satunya menonton video. Hasilnya, bahkan meski diletakkan pada permukaan datar sekalipun, gambar yang dihasilkan layarnya masih bisa dilihat dengan jelas. Pun demikian dengan teksnya.

USER INTERFACE

Kami suka dengan user interface ponsel yang menjalankan OS Funtouch 1.2 berbasis Android 4.3 ini. Selama pengujian nyaris tidak ada lag. Warna-warna cerah yang dihadirkan melalui ikon-ikon perseginya pun terlihat menyegarkan, meski memang tidak bisa disebut sebagai sebuah temuan baru. Adanya tema scene, adalah salah satu yang membuat kami makin bersemangat.

Tentu saja, disamping beberapa fitur menarik lainnya, seperti smart wake dan air wake – yang memungkinkan Anda masuk ke sebuah menu dengan hanya menuliskan huruf tertentu di layar yang terkunci. Misalnya, ‘m’ untuk memutar musik, ‘c’ untuk melakukan panggilan telepon, atau ‘e’ untuk meluncur ke browser. Selain itu, ada juga fitur multitask window yang memungkinkan Anda membuat catatan atau semacamnya saat tengah membuka aplikasi lain, dan glove mode – yang memungkinkan Anda menggunakan sarung tangan untuk mengoperasikan ponsel Anda. Yah, siapa tahu Anda sedang membuat kue saat sebuah pesan dari teman – yang harus langsung dijawab, masuk.

 “Kami suka dengan ikon persegi berwarba cerah yang dibawa OS Funtouch 1.2 berbasis Android 4.3 di ponsel ini. Namun fitur smart wake adalah kesenangan tersendiri. Praktis”

PERFORMANCE

Dengan skor benchmark 42095, Vivo Xshot memang tidak lebih baik dari Galaxy S5 ataupun HTC One M8t. Tapi bukan berarti kinerjanya dipertanyakan. Di atas kertas, ini adalah ponsel yang gahar.

Sebagai permulaan, mari kita melihat spesifikasi dasarnya, di mana Xshot dipersenjatai prosesor Qualcomm Snapdragon 801 quad-core 2.5GHz, dengan RAM 2GB, memori internal 16GB dan GPU Adreno 330. Secara garis besar, ini mengagumkan. Atau paling tidak, lebih dari cukup, apalagi jika yang Anda butuhkan setiap harinya adalah browsing internet, menonton video, mendengarkan musik, bermain game dan tentu saja, mengambil gambar.

Kami menggunakan Xshot untuk melakukan semua kegiatan itu, dengan mulus dan lancar, sebelum akhirnya dibuat cemas oleh umurnya. Betapa tidak, Xshot hanya dibekali baterai berkapasitas 2600 mAh. Di atas kertas, jumlah itu tidak akan mampu membuatnya bertahan seharian, kecuali Anda membawa serta powerbank kemana-mana.

Nah, di sinilah fitur kamera berperan besar. Dalam pengujian kami, pada posisi baterai 69%, Vivo Xshot kehabisan sekitar 15% tenaganya setelah digunakan untuk mengambil foto selama 30 menit.

 “Pada posisi baterai 69%, Vivo Xshot kehabisan sekitar 15% tenaganya setelah digunakan untuk mengambil foto selama 30 menit”

MULTIMEDIA

Ponsel China tidak pernah dikenal sebagai yang terbaik untuk urusan entertainment, khususnya jika berbicara tentang suara. Pun demikian dengan Vivo Xshot. Tidak pernah sekalipun, ponsel ini diklaim sebagai penghantar hiburan terbaik. Namun, itu juga tidak berarti bahwa kinerjanya di sektor ini mengecewakan. Setidaknya, itu pengalaman kami.

Perlu diketahui, bahwa Xshot di sini hadir dengan dukungan sejumlah nama besar, mulai dari Maxim sebagai penyedia amplifier headphone, Cirrus sebagai penyedia DAC, serta Texas Instrument sebagai penyedia chip TLV320 ADC yang bertugas untuk bandwidth input audio lebih luas. Nah, jika sebelumnya saudara tua Xshot – Xplay, telah lebih dulu unjuk gigi, Xshot harusnya sih tidak lebih buruk. Dan memang tidak buruk.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

Harga dan Spesifikasi

Latest Articles

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0