šŸ“‘ Daftar Isi

Review Samsung Galaxy Tab S7

Review Samsung Galaxy Tab S7: Tablet ā€œPC-likeā€ dengan Kinerja Tinggi

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
Diperbarui:11 September 2020
ā±ļø12 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Samsung adalah salah satu perusahaan yang masih konsisten merilis tablet ke pasaran. Pabrikan asal Korea Selatan ini menghadirkan tablet di berbagai segmen, tak terkecuali kelas premium seperti Samsung Galaxy Tab S7 yang akan kami review kali ini.

Masa ā€œNew Normalā€ benar-benar dimanfaatkan oleh Samsung dengan baik. Buktinya, pabrikan asal Korea Selatan ini konsisten menghadirkan perangkat yang menunjang produktivitas selama kerja di rumah alias WFH atau belajar online.

Salah satu perangkat tersebut adalah Samsung Galaxy Tab S7 yang diklaim mampu mendukung segala aktivitas secara maksimal, dan bisa menunjang produktivitas kerja. Benarkah demikian?

{Baca juga:Ā Spesifikasi dan Harga Hp Samsung Terbaru}

Untuk menjawabnya, kami pun akan mengulas tablet premium terbaru ini lewat review Samsung Galaxy Tab S7. Dalam review, kami akan membahas soal desain, spesifikasi, sampai fitur-fiturnya. Yuk simak!

Desain dan Layar

Kesan pertama soal desain saat kami pertama kali melihat dan melakukan review Samsung Galaxy Tab S7 adalah kaku serta mewah. Kaku, karena bentuk Tab S7 seperti sebuah talenan yang berbentuk persegi.Ā 

Sudut antara panel bagian kiri, kanan, atas, dan bawah, yang menggabungkannya dengan body belakang cukup tajam. Sehingga, wajar kami menyebutnya sebagai tablet dengan desain yang kaku.

Meski demikian, kami mengakui bahwa Samsung Galaxy Tab S7 dikemas dengan body yang punya build quality terbaik, serta desain yang premium.

Unit Samsung Galaxy Tab S7 yang kami review dilapisi oleh warna Mystic Silver yang memberikan kesan mewah.

Berkat bahan metal berkualitas di sekujur tubuhnya, Samsung Galaxy Tab S7 punya body yang anti kotor dari paparan sidik jari, noda, dan lainnya. Pesonanya tetap terpancar, meskipun sudah dipakai dalam waktu yang lama.

Masih di bagian belakang, terdapat tempat khusus yang memungkinkan pengguna untuk menyimpan S Pen. Selain menjadi tempat bagi S Pen, bagian ini juga bertugas untuk mengisi daya S Pen secara wireless. Keren ya?

Review Samsung Galaxy Tab S7

Ke bagian layar, Samsung Galaxy Tab S7 punya layar berjenis LTPS LCD berukuran 11 inci dengan resolusi 2K atau 2560 x 1600 piksel.Ā 

Layarnya memang tidak gonjreng seperti Tab S7+ yang menggunakan AMOLED, namun layar tablet ini masih memberikan suguhan warna dan detail yang cukup menakjubkan dan memanjakan mata.Ā 

{Baca juga: Review Realme X50 Pro 5G: Performa Kencang, Main Game Maksimal}

Salah satu peningkatan besar dibandingkan seri sebelumnya adalah hadirnya teknologi refresh rate 120Hz pada layar. Untuk mengaktifkannya, tinggal masuk Settings > Display > Motion Smoothness, dan pilih Adaptive.

Ya, tidak ada opsi untuk langsung meningkatkan refresh rate layar ke 120Hz. Hanya ada dua pilihan saja, Standard (60Hz) dan Adaptive (up to 120Hz).

Review Samsung Galaxy Tab S7

Makin tinggi refresh rate pada layar, tentu saja akan semakin smooth dan lancar pengalaman pengguna ketika melakukan berbagai aktivitas digital di Samsung Galaxy Tab S7.

Samsung Galaxy Tab S7 tergolong punya bezel layar yang tipis dan terlihat ā€œlebih persegiā€. Bila diteliti lebih lanjut, malah tablet ini cukup mirip dengan iPad Pro 2018 yang juga punya ukuran layar yang sama.

Karena posisi ā€œnyamanā€ tablet ini adalah landscape, maka kameranya ditempatkan di sisi kanan bezel (apabila diposisikan portrait). Kami butuh beberapa penyesuaian hingga akhirnya terbiasa dengan posisi kamera seperti ini.Ā 

Di bagian kiri body, terdapat pin untuk menghubungkan tablet dengan keyboard khusus yang dijual terpisah. Sementara di bagian atas ada dua speaker stereo yang dipadukan dengan dua speaker lainnya di bagian bawah.

Terdapat USB-C juga di panel bagian bawah ini. Sedangkan pada sisi kanan, ada tombol power yang bertugas sebagai sensor sidik jari, tombol volume, dan SIMĀ tray.

Spesifikasi

Review Samsung Galaxy Tab S7

Tidak seperti Galaxy Note 20 Series yang menggunakan SoC Exynos 990, Samsung Galaxy Tab S7 justru telah ditenagai oleh prosesor paling bertenaga saat ini, yaitu Snapdragon 865+.Ā 

Unit Samsung Galaxy Tab S7 yang kami review memiliki RAM 6GB, storage 128GB, serta baterai berkapasitas 8.000 mAh dengan fast charging 45W.Ā 

Tablet ini telah datang dengan sistem operasi One UI 2.5 berbasis Android 10 yang memiliki sejumlah fitur yang meningkatkan produktivitas, termasuk Samsung DeX.

Lantas, bagaimana performanya secara keseluruhan? Seperti biasa, dalam review Samsung Galaxy Tab S7 kali ini, tim Telset.id memanfaatkan aplikasi AnTuTu Benchmark, 3DMark, PCMark, dan Battery Log untuk mengetahui performanya dari berbagai sisi.Ā 

Dalam pengujian menggunakan AnTuTu Benchmark yang kami install di situs pihak ketiga (bukan Google Play Store), Samsung Galaxy Tab S7 memperoleh skor yang tinggi.

{Baca juga: Review Poco F2 Pro: Performa Gahar, Fitur Lebih Komplit}

Ditopang oleh spesifikasi kencang, tablet premium ini memperoleh skor 583 ribuan poin! Hal ini membuatnya menjadi salah satu tablet dengan performa kencang saat ini.

Sementara berdasarkan pengujian menggunakan 3DMark, tablet itu juga meraih skor yang sangat baik. Sekadar informasi, 3DMark adalah aplikasi untuk menguji performa grafis atau GPU dari perangkat, dalam hal ini Adreno 650.

Berdasarkan pengujian, Samsung Galaxy Tab S7 memperoleh skor 8.805 poin untuk pengujian Sling Shot. Ini membuatnya mampu mengalahkan 99% smartphone yang pernah diuji oleh 3DMark sampai saat ini.

Sedangkan untuk pengujian Sling Shot Extreme, tablet mendapatkan skor 7.054 poin untuk OpenGL ES 3.1 dan 5.758 poin untuk Vulkan. Bagaimana dengan PCMark? Pengujian menunjukkan bahwa Samsung Galaxy Tab S7 meraih skor tinggi, tepatnya 11.403 poin.

Ini menunjukkan bahwa tablet memang dipersiapkan sebagai perangkat untuk menunjang berbagai aktivitas digital pengguna, seperti multi-tasking, bekerja, membuka lebih dari satu aplikasi, bahkan menjalankan fitur yang membuatnya mirip seperti laptop.

Baterai

Baterai masih menjadi salah satu unsur penting yang dipertimbangkan konsumen sebelum membeli perangkat, termasuk tablet.

Beruntung, Samsung Galaxy Tab S7 ditenagai oleh baterai berkapasitas besar 8.000 mAh dan fast charging 45W untuk mengisi dayanya.

Sayangnya, Samsung masih pelit untuk tidak menyertakan charger 45W dalam paket pembelian. Sebab, kami hanya mendapatkan charger dengan output maksimal 15W saja dalam boks.Ā 

Padahal, apabila melihat merek lain, seperti Realme misalnya yang menyertakan adaptor 65W pada paket pembelian ponsel flagship mereka. Huawei pun konsisten memberikan adaptor 40W pada boks saat konsumen membeli ponsel kelas menengah ke atas mereka.

Lantas, bagaimana dengan daya tahan dan kecepatan charging-nya? Untuk menguji daya tahan, kami melakukan dua pengujian.

Pertama, menggunakan fitur Work 2.0 Battery Life di PCMark dan memutar video YouTube di kualitas 1080p dengan mencatatnya di aplikasi Battery Log.Ā 

{Baca juga: Review ASUS ROG G Strix G512L: Spek Gahar, Main Game Lancar}

Berdasarkan pengujian menggunakan PCMark, Samsung Galaxy Tab S7 mencatatkan waktu selama 10 jam 41 menit dengan baterai tersisa 17%. Sebenarnya cukup boros untuk baterai sebesar 8.000 mAh, namun masih di dalam ambang batas wajar.

Sebab, proses pengujian menyimulasikan berbagai aktivitas pengguna sehari-hari. Merujuk simulasi tersebut, pengguna berarti bisa terus menggunakan tablet ini untuk bekerja dan melakukan aktivitas lainnya selama hampir 11 jam tanpa henti. Cukup baik.

Sementara saat memutar video YouTube kualitas Full HD tanpa henti, Samsung Galaxy Tab S7 bisa bertahan sampai 18 jam dengan baterai tersisa 5%.

Terus, kecepatan ngecasnya berapa lama? Meski hanya dibekali charger 15W saja, tapi kecepatan charging tablet ini cukup kencang apabila melihat baterainya yang super besar. Hanya dibutuhkan waktu 2,5 jam saja untuk mengisi baterai dari 5% hingga penuh.

Gaming

Jangan kerja dan belajar terus, sob. Have fun sedikit dengan main game berkualitas tinggi. Main game dengan kualitas grafis tinggi tentunya membutuhkan kemampuan perangkat yang juga mumpuni.

Meski mengunggulkan sisi produktivitas, tapi Samsung Galaxy Tab S7 punya spesifikasi dan fitur yang mendukung kami untuk bisa main game secara maksimal.Ā 

Samsung Galaxy Tab S7 memiliki layar berukuran super besar dengan kualitas yang bagus, ditambah dengan spesifikasi mumpuni, suguhan suara terbaik berkat empat speaker stereo dari AKG yang didukung Dolby Atmos, dan juga fitur gaming bernama Game Launcher.

Khusus Game Launcher, Samsung diam-diam mempersiapkan fitur gaming yang tergolong lengkap.

Lewat bantuan Game Plugin yang bisa diunduh secara terpisah, kami dapat mengatur sendiri seberapa besar tenaga yang disemburkan smartphone ketika main game tertentu.

COD Mobile misalnya, kami bisa mengatur tingkatan performa, kualitas grafis, FPS, sampai intensitas cahaya. Jika gak mau ribet, ada mode-mode yang bisa diaplikasikan, yakni Battery Saving, Balance, Max FPS, dan High Quality.

{Baca juga: Review Huawei Nova 7: Spek ā€œRasa Flagshipā€, Terbatas dengan HMS}

Overall, selama review Samsung Galaxy Tab S7 kami sangat puas main game di tablet ini. Jaminan grafis ā€œrata kananā€ bisa kami dapatkan ketika main COD Mobile sampai PUBG Mobile.

COD Mobile bisa dimainkan dengan grafis Very High dengan Frame Rate Max. Game ini dapat dijalankan di 60 FPS secara stabil, sob! Sayangnya, ada semacam bug yang bikin kontrol COD Mobile tidak dapat ditampilkan secara penuh.

Kami cukup kesulitan saat bermain COD Mobile di Samsung Galaxy Tab S7 gara-gara bug ini.

Entah ada kesalahan pada sistem COD Mobile atau memang tablet premium Samsung tersebut masih belum support untuk menampilkan game besutan Garena tersebut. Tentu saja kami nantikan pembaruan untuk mengatasi bug yang mengganggu ini.

Sedangkan PUBG Mobile,Ā  kami dapat memainkannya dengan grafis tertinggi HDR dan Frame Rate Extreme. Di kualitas grafis maksimal itu, game dapat ditayangkan dengan smooth dan stabil di 60 FPS.

Tidak ada bug serupa COD Mobile di game besutan Tencent ini. Kami dapat bermain TDM (Team Deathmatch) secara maksimal tanpa hambatan yang berarti.

Ā 

S Pen

Review Samsung Galaxy Tab S7 Review Samsung Galaxy Tab S7 berlanjut membahas S Pen. S Pen menjadi fitur penting pada Samsung Galaxy Tab S7.

Selain membuat kami merasa bisa meningkatkan produktivitas saat bekerja di rumah, S Pen juga bikin kami sebagai pengguna rajin menulis maupun menggambar untuk menambah daya ingat dan kreativitas sepanjang hari.Ā 

Jujur saja nih, S Pen di Samsung Galaxy Tab S7 bikin kami nagih coret-coret, menggambar, atau menulis sesuatu. Sebab, pensil pintar ini memberikan pengalaman yang hampir sama dengan mengguratkan pensil di atas kertas.

S Pen didesain dengan form factor membulat dan ujung yang memanjang sehingga menawarkan pengalaman menulis dan menggambar yang lebih alami.Ā 

Pensil pintar ini juga punya latency hanya 9ms serta sensitivitas tekanan yang mencapai 4.096 level, berkat kombinasi dengan layar berkualitas dari Tab S7 yang punya refresh rate 120Hz.

Masih sama dengan generasi terdahulu, S Pen juga mendukung Quick Actions dari jarak jauh via Bluetooth berdaya rendah. Pengguna bisa mengambil selfie, mengontrol presentasi, dan lainnya dalam jaran sampai 10 meter.

{Baca juga: Review Realme C11: Spek Low-end dengan Baterai Super Irit}

Tadi sempat kami sebutkan kalau S Pen bisa diisi dayanya ketika ditempel di body belakang tablet. Nah, dengan baterai berkapasitas 0,35 mAh, baterainya bisa terisi penuh dalam 10 menit saja.

Fitur (Samsung Notes)

Review Samsung Galaxy Tab S7

S Pen kurang lengkap tanpa Samsung Notes, setuju? Untungnya, Samsung tidak cuma meningkatkan kemampuan hardware (dalam hal ini S Pen) saja, tapi juga software lewat Samsung Notes.Ā 

Samsung menghadirkan dua fitur anyar pada aplikasinya, yakni Audio Bookmark dan Audio Timestamp. Kedua fitur ini memberikan opsi baru untuk mencatat ketika rapat, bekerja, maupun belajar secara online.

Sebab, pengguna seperti kami untuk menyinkronkan rekaman suara dengan catatan yang tentu saja sangat memudahkan terutama saat lupa bagian pembicaraan mana yang penting dan harus dicatat lebih lengkap lagi.

Fitur lainnya, catatan di Samsung Notes bisa dikonversikan menjadi format PPT, Word, maupun PDF. Selain itu, Samsung Notes juga bisa disinkronasi antar perangkat yang mendukung.

Samsung DeX

Review Samsung Galaxy Tab S7

Sudah sejak lama Samsung mengembangkan DeX. Namun menurut kami, fitur ini lebih maksimal kalau digunakan pada seri tablet seperti Samsung Galaxy Tab S7.

Selama review Samsung Galaxy Tab S7, kami tidak menggunakan Book Cover Keyboard, dan bikin setup sendiri biar lebih nyaman. Kami pakai keyboard wireless yang terhubung via Bluetoth, dan mouse wireless yang dihubungkan via konektor pada port USB-C.Ā 

Hasilnya, kami tetap mendapatkan pengalaman bak menggunakan laptop berlayar kecil dengan performa kelas atas alias PC-like berkat fitur Samsung DeX ini.

Kami bisa bebas menjalankan lebih dari satu aplikasi secara bersamaan dengan ukuran window yang berbeda-beda.Ā 

Kami bisa menulis berita dan review sambil mengatur dan mengedit gambar, chatting-an via WhatsApp dan Line, dan bahkan sembari mendengarkan alunan musik via Spotify. Semuanya dilakukan sekaligus.

Menurut kami, Samsung DeX ini menghadirkan pengalaman PC-like yang maksimal untuk meningkatkan produktivitas kerja, sekaligus membuat kami merasa nyaman saat kerja secara online.

Apalagi, Samsung DeX kini memiliki taskbar yang lebih efisien. Selain itu, dilengkapi juga dengan fitur screen zoom dan opsi ukuran font yang memudahkan untuk bekerja.

{Baca juga: Samsung DeX di Galaxy Note20, Perjalanan Inovasi Tiada Henti}

Selain Samsung DeX, Galaxy Tab S7 juga mendukung Wireless DeX. Mode ini sangat bermanfaat apabila pengguna ingin menghubungkan tablet ke TV yang kompatibel secara wireless.Ā 

Secara fungsi, masih sama dengan Samsung DeX. Bedanya, DeX akan ditampilkan di layar yang jauh lebih besar dan Galaxy Tab S7 ā€œhanyaā€ bertugas sebagai otak untuk memproses berbagai pekerjaan yang dijalankan pengguna.Ā 

Dengan fitur ini, kami sebagai pengguna bisa menampilkan presentasi atau pekerjaan lebih mudah, karena hanya perlu masukkan file presentasi di tablet, hubungkan ke Smart TV di ruang rapat melalui Wi-Fi, dan luncurkan DeX.Ā 

Bukan cuma itu, bagi para kreator konten Wireless DeX juga sangat berguna. Apabila mereka merasa layar 11 inci masih kurang untuk menyelesaikan tugas, mereka bisa memanfaatkan mode ini untuk bekerja di layar yang jauh lebih besar. Keren!

Kamera

Review Samsung Galaxy Tab S7

Review Samsung Galaxy Tab S7 masuk ke bagian kamera. Galaxy Tab S7 dilengkapi dengan tiga kamera yang terdiri dari dua kamera belakang dan satu kamera depan.Ā 

Konfigurasinya, kamera utama 13MP dengan sensor Samsung ISOCELL S5K3M5 yang dipadukan dengan kamera ultrawide 5MP. Sementara kamera depan, 8MP saja berjenis fixed focus.

Fitur kamera pada tablet ini tidak selengkap smartphone flagship Samsung. Hanya saja, tetap ada beberapa fitur penting, seperti Scene Optimizer berbasis AI atau artificial intelligence, Auto HDR, Night Mode, sampai Portrait Mode.

Meski sudah ditenagai Snapdragon 865+, fitur video juga tergolong pas-pasan. Kamera Tab S7 hanya sanggup merekam video 4K, 1080p, dan 720p di 30 FPS saja. Begitu juga untuk kamera depan yang hanya bisa mengambil gambar di 1080p dan 720p di 30 FPS saja.

Berbicara soal kualitasnya, kamera dari Samsung Galaxy Tab S7 memiliki kualitas yang standar tapi tidak ā€œmalu-maluinā€.

Kamera tablet premium tersebut masih mampu menghasilkan foto dengan detail dan kualitas warna yang baik berkat bantuan Scene Optimizer dan Auto HDR.

{Baca juga: Review Redmi Note 9 Pro: Perfoma Top di Kelas Menengah} Scene

Optimizer mampu menyesuaikan pengaturan kamera secara otomatis tergantung skenario foto yang diambil. Misalnya, ketika memotret pada lingkungan dengan kondisi backlight, landscape, memotret bunga, dan lainnya.Ā 

Sedangkan untuk Night Mode atau mode malam, mode ini tidak cukup membantu kami untuk menangkap foto malam yang berkualitas bagus. Foto yang dihasilkan cenderung masih memiliki noise, terutama pada titik yang lebih gelap.Ā  Samsung Galaxy Tab S7 Memang bukan apple to apple kalau membandingkan kamera Samsung Galaxy Tab S7 dengan kamera smartphone. Smartphone dengan harga terjangkau saja sudah memakai kamera utama dengan resolusi lebih besar dibandingkan tablet ini.

Tapi setidaknya kamera tablet ini bisa dimanfaatkan pengguna seperti kami dalam hal yang berkaitan dengan produktivitas. Misalnya, saat video conference, rapat online, belajar online, dan lainnya.

Kesimpulan

Review Samsung Galaxy Tab S7

Review Samsung Galaxy Tab S7 kami tutup dengan kesimpulan. Setelah membahas berbagai aspek utama pada tablet ini, kami akhirnya mendapatkan satu konklusi yang benar-benar menggambarkan tablet premium dari Samsung tersebut.

Di harga kisaran Rp 12,9 jutaan, Samsung Galaxy Tab S7 sebenarnya bisa menggantikan laptop kami sebagai perangkat utama dalam bekerja di rumah.

Meski kami tidak menggunakan Book Cover Keyboard dan memilih menggunakan keyboard dan mouse wireless, tablet ini tetap memberikan pengalaman PC-like yang bikin nyaman saat bekerja.Ā 

Kurang lebih 2 minggu kami bekerja menggunakan Samsung Galaxy Tab S7 di rumah. Selama itu juga, tablet ini berhasil membantu kami untuk meningkatkan produktivitas lewat Samsung DeX dan daya ingat dan kreativitas via S Pen.

Bukan cuma itu, kami pun mendapatkan pengalaman hiburan maksimal berkat kinerja mumpuni yang bikin main game makin asyik kapanpun dan di manapun.

Jangan lupakan empat speaker dari AKG dengan dukungan Dolby Atmos yang menghadirkan kualitas suara jernih dan efek surround saat nonton Netflix, YouTube, atau mendengarkan musik di Spotify. (MF)

Kelebihan

+ Build quality bagus

+Ā Layar LTPS LCD beresolusi tinggi dan berkualitas

+Ā Layar mendukung refresh rate 120Hz

+ Performa maksimal dengan Snapdragon 865+

+ Baterai tahan lama

+Ā FiturĀ gaming lengkap

+ Quad Speaker AKG dengan dukungan Dolby Atmos

+ Samsung DeX

+ Perpaduan Samsung Notes dan S Pen yang maksimal

Kekurangan

– Charger bawaan hanya 15W

– Kamera standar

TELSET RATING: 8.5/10