Review Acer Nitro 5, Terjangkau dengan Kinerja Optimal

Review Acer Nitro 5
Foto: Hendra Wiradi/Telset.id

Telset.id – Semakin banyak pabrikan laptop yang mulai melirik pasar laptop gaming. Beberapa di antaranya sudah masuk ke Indonesia. Salah satu vendor yang baru saja memboyong laptop gaming-nya adalah Acer.

Pabrikan laptop asal Taiwan ini memiliki jajaran laptop gaming seri Acer Predator sebagai andalannya. Meski begitu, Acer juga menghadirkan seri laptop gaming “murah meriah” lewat seri Acer Nitro 5. Laptop ini sudah diperkenalkan di Indonesia beberapa waktu lalu.

Sekedar informasi, Acer Nitro 5 memiliki varian yang menggunakan prosesor Intel Core i5 hingga Intel Core i7, serta dipadukan dengan GPU Nvidia GeForce GTX 1050 dan 1050 Ti.

Nah, kali ini Tim Telset.id kedatangan Acer Nitro 5 dengan nomor model AN51-51-58XY yang bisa dibilang menjadi “seri paling rendah” di jajaran Nitro 5. Laptop gaming ini dihargai Rp 10 jutaan, sehingga pantas jika Nitro 5 mendapatkan gelar sebagai salah satu laptop gaming terjangkau saat ini.

Well, untuk mengetahui secara lebih dalam, kami sekarang akan mengulasnya lewat review Acer Nitro 5 berikut ini. Check this out!

Desain

Karena masuk ke jajaran laptop gaming, tentu saja Acer Nitro 5 dikemas dengan desain yang berkesan gahar, angkuh dan juga berbeda. Bagaimana tidak, laptop ini hanya memiliki dua perpaduan warna saja pada body-nya yakni warna hitam pekat yang diberikan aksen warna merah di sisi belakang dan juga di tiap sisi tombol keyboard-nya.

Tak lupa, di bagian belakangnya pun terdapat logo khas “Predator” berwarna silver. Tepat di bagian atasnya, ada logo Acer yang juga dilapisi warna hitam pekat. Masih bagian belakang laptop, desain saluran pembuangan hawa panas di bagian tersebut juga layak menjadi perhatian. Sebab, desain tersebut membuat ketiga kesan yang kami sebutkan tadi makin lengkap dan kentara.

Acer Nitro 5 juga telah mendukung teknologi backlit keyboard dengan LED berwarna merah yang bisa diaktifkan atau dimatikan. Sesuai namanya, LED ini mampu membantu kami ataupun para gamers untuk dapat bermain game di keadaan gelap.

Menariknya, Acer juga merancang tombol A, S, W, dan D terlihat berbeda dibandingkan tombol lainnya. Satu kemungkinan alasannya adalah, Acer memperhatikan juga para gamers yang suka menggunakan keyboard saat bermain game favorit.

Seperti diketahui, tombol A, S, W, dan D biasanya digunakan sebagai navigasi ataupun tombol aksi ketika bermain gamegame tertentu, sebagai contoh Grand Theft Auto (GTA) V.

Sayangnya, masih soal keyboard, meski Acer mendesain ukuran tombolnya cukup besar, namun entah mengapa, brand ini menyimpan tombol-tombol keyboard dengan jarak yang cukup sempit. Sehingga kerap terjadi salah ketik, ketika kami menggunakannya untuk keperluan bekerja.

Kemudian untuk trackpad, posisinya berada di sebelah kiri laptop. Bagi kami, hal tersebut oke-oke saja, karena tidak terlalu mengganggu ketika bermain game. Namun yang cukup disayangkan kembali, permukaan trackpad terasa berat ketika ditekan. Karenanya, kami sarankan untuk menggunakan mouse gaming saja ketika Anda bermain game favorit.

Jika biasanya laptop gaming identik dengan ukurannya yang besar dan bobot yang cukup berat untuk dibawa kemana-mana, namun untuk Nitro 5, kami tidak merasakan hal tersebut. Memang untuk ukuran, laptop gaming ini terasa besar, tapi untuk bobotnya masih tergolong normal namun tidak bisa dibilang ringan.

Acer Nitro 5 memiliki bobot kurang lebih 2,7 kg. Selama beberapa Minggu terakhir, kami membawa laptop ini kemana-mana untuk berbagai keperluan, khususnya main game dimanapun dan kapanpun.

Selama itu juga, kami merasa ukuran dan bobot dari Nitro 5 masih dalam tahap wajar bagi sebuah laptop gaming yang memiliki layar berukuran 15,6 inch dengan resolusi Full HD (1920 x 1080 piksel).

Kinerja

Acer Nitro 5 yang kami review memang merupakan seri paling rendah. Walaupun demikian, mesin utama yang disematkan di dalamnya tak boleh dianggap remeh.

Laptop gaming ini ditenagai oleh prosesor quad-core @2,50GHz Intel Core i5 7300HD (Kaby lake), memori DDR4 8GB, GPU Nvidia GeForce GTX 1050 4GB dan memori penyimpanan HDD sebesar 1TB. Spesifikasi tersebut, mampu menopang seluruh proses yang berjalan di atas Windows 10 Home Single Language.

Tak seperti laptop gaming di jajaran seri Acer Predator, Nitro 5 tidak memiliki software gaming bawaan seperti Acer Predator Sense. Sehingga pengguna pun tidak dapat dengan bebas menyesuaikan laptop gaming-nya untuk keperluan main game.

Meski demikian, ada aplikasi bawaan lainnya yang dapat dimanfaatkan, antara lain Acer CoolBoost yang dapat diakses melalui aplikasi Acer Quick Access. Melalui aplikasi tersebut, kipas pendingin pada Nitro 5 akan ditingkatkan kecepatannya hingga 19%, yang berdampak pada turunnya temperatur panas hingga 11%.

Caranya mudah, pilih saja fitur CoolBoost di aplikasi Acer Quick Access, dan otomatis kipas pendingin akan aktif ketika pengguna memakai Nitro 5 untuk kegiatan yang berat.

Kami pun melakukan berbagai pengujian, seperti pengujian pada baterai, kinerja saat bermain game, hingga menggunakan software benchmark. Pertama, kami menjalankan berbagai game berat dengan grafis tinggi seperti GTA V dan juga FIFA 18 untuk mengetahui catatan framerate-nya.

Saat memainkan kedua game dengan kualitas grafis High, framerate yang didapat Nitro 5 rata-rata menyentuh 60fps, dengan catatan laptop ini diberi daya tambahan melalui kabel charger. Namun ketika charger tidak digunakan, framerate tidak berada di atas 30fps.

Bagi gamers yang mementingkan pengalaman bermain, tentu 60fps sudah cukup memuaskan, meski dengan syarat harus “dicolok” charger terlebih dahulu.

Kemudian, kami menggunakan aplikasi benchmark PCMark 10. Hasilnya, Acer Nitro 5 berhasil mencatatkan 2.853 poin. Dengan catatan tersebut, Nitro 5 tergolong memiliki kinerja yang cukup baik untuk sebuah laptop gaming yang ditopang oleh Intel Core i5 dan GPU NVIDIA GeForce GTX 1050 4GB.

Terakhir adalah baterainya. Kami sengaja memainkan Fifa 18 tanpa menggunakan charger, tapi menggunakan baterai yang telah terisi penuh (100%) sebelumnya.

Berdasarkan uji coba yang kami lakukan, Nitro 5 mampu bertahan 1 jam 21 menit untuk bermain Fifa 18. Tersisa baterai sebanyak 13% dengan estimasi waktu 20 menit.

Terbilang awet? Tergantung dengan jenis game yang dimainkan. Sebab, ketika bermain GTA V, Nitro 5 hanya dapat bertahan sekitar 1 jam 10 menit saja.

Kesimpulan

Acer Nitro 5 dengan nomor model AN51-51-58XY yang kami ulas memang bukanlah laptop gaming high-end yang dapat menjalankan game berat apapun dengan kualitas grafis “rata kanan” alias grafis tertinggi.

Namun dengan harga Rp 10 jutaan, rasanya Acer Nitro 5 boleh menjadi pilihan bagi para gamersbudget terbatas” yang ingin menjajal laptop khusus gaming tanpa harus mengeluarkan uang sampai puluhan juta Rupiah. Apalagi, Nitro 5 juga dikemas dengan desain gahar, angkuh dan juga berbeda seperti laptop gaming high-end pada umumnya. (FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here