HTC One (E8)

HTC-One-E8

 

“Sama bertenaganya dengan M8. HTC One (E8) melenggang dengan Prosesor Qualcomm Snapdragon 801 quad-core 2.5GHz, lengkap dengan RAM 2GB, dan memori internal 16GB yang dapat diperluas.”

 

Slot microSD

Keterbatasan ruang penyimpanan yang diderita HTC One tahun lalu – dengan tidak adanya slot kartu SD, tak hanya ditebus HTC lewat HTC One (M8), versi dual SIM-nya ini juga hadir dengan slot yang sama.

Casing Pastik

Material plastik mungkin terdengar murahan dan terkesan ringkih bagi sebagian orang. Tapi kami tidak merasa itu berlaku pada HTC One (E8). Memang, ini tidak sekokoh pendahulunya. Tapi ini sedikit lebih ringan, dan lebih murah. Ya, sedikit.

Dual SIM

HTC sepertinya sedang sangat menyukai fitur dual SIM. Setelah sebelumnya menghadirkan HTC Desire 816, dan juga Desire 616 – keduaya datang dengan dukungan dual sim card, kini giliran ponsel unggulannya yang mengadopsi fitur serupa. Jika Anda ingin mengaksesnya, slot itu ada di samping kiri atas ponsel.

 

DESIGN

Ini adalah versi plastik dari HTC One sebelumnya, M8. Meskipun begitu, E8 tetap terlihat menawan, dengan konsep unibody yang sama dengan pendahulunya, dan dimensi 146.4 x 70.7 x 9.9 mm yang membuatnya pas di tangan. Material plastik yang membalut bagian belakang badannya juga tidak membuatnya terlihat murahan. Meski mungkin tidak sekokoh M8.

Tidak ada garis tepi berwarna keperakan yang membuatnya terlihat premium seperti di seri sebelumnya, tapi bukan berarti E8 kurang dari segi penampilan. Bagaimanapun juga, ini adalah HTC, dan kami selalu menyukai bangunan HTC One lebih dari apapun.

Di bagian depan, E8 hadir dengan speaker BoomSound yang sama seperti yang dimiliki pendahulunya. Pun demikian dengan logo HTC di bagian bawah, dan kamera di bagian atas. Tentu saja, itu belum termasuk layar megah berukuran 5 inci yang diusungnya. Lengkap dengan penempatan slot nano SIM di bagian kiri, slot microSD dan tombol volume di bagian kanan, dan tombol power di bagian atas yang kini berada di tengah. Dan ya, HTC masih mengharuskan kami untuk meluncur ke bagian bawan ponsel untuk mendengarkan musik lewat earphone. Haah… sepertinya kami harus mulai merasa nyaman dengan ini.

“Material Plastik yang membalut bagian belakang badannya mungkin tidak menampakkan kesan kokoh seperti pendahulunya. Tapi itu juga tidak lantas membuatnya terlihat murahan. E8 tetap nyaman di genggaman, bahkan lebih ringan.”

 

DISPLAY

HTC One (E8) tak hanya mempertahankan ukuran layar yang sama dari pendahulunya, M8, yang datang dengan ukuran layar 5 inci, layarnya juga sama tajam dan jernihnya. Tentu saja, ini tak hanya berkat resolusi 1920 x 1080p yang diusungnya, tetapi juga kepadatan piksel 441ppi yang dibawanya. Warna yang ditawarkannya juga alami, dan akurat, dengan sudut pandang yang juga bisa dibilang bagus. Maksud kami lebar.

Kami mengujinya untuk berbagai penggunaan, salah satunya menonton film. Hasilnya, bahkan saat kami meletakkannya di atas tempat tidur, kemudian melihat ke arahnya (tentu saja kami juga dalam posisi tiduran), kami masih bisa melihat gambarnya dengan jelas. Meski, tidak, dengan teksnya.

Pun demikian dengan penggunaan di bawah sinar matahari. Layar cerah One E8 masih bisa mengatasinya. Meski mungkin mengharuskan Anda sedikit mengangkat alis sesekali.

 

CAMERA

Sebagian dari Anda mungkin masih akan dibuat bingung, dengan resolusi Ultrapixel yang ditawarkan HTC pada beberapa handsetnya. One (M8) datang dengan resolusi itu beberapa waktu lalu – tepatnya 4 Ultrapixel, lengkap dengan Duo Camera dan latar belakang defocus. Ini berbeda dengan HTC One (E8), yang kini hadir dengan kamera depan 5MP dan kamera belakang 13MP.

Tapi, apa itu berarti kemampuannya berkurang? Tidak juga. Kamera 13MP yang dibenamkan HTC di badan One (E8), bekerja sama baiknya dengan yang dimiliki One (M8).

Kami mengujinya untuk mengambil beragam gambar, baik di dalam maupun di luar ruangan. Hasilnya, tidak banyak yang bisa dikeluhkan. Gambar yang dihasilkannya tetap tajam, dan juga penuhdetail. Tapi tentu saja, Anda akan membutuhkan bantuan LED flash untuk pengambilan gambar di tempat gelap.

Ada setidaknya 16 mode pengambilan gambar di sini – mulai dari normal, distortion, vintage, country, hingga aqua, lengkap dengan seabreg pilihan efek, bingkai, ataupun filter yang memungkinkan Anda kian bebas berkreasi.

“Tidak ada kamera UltraPixel di sini. Tapi itu lantas membuat kemampuannya mengambil gambar berkurang. Faktanya, kamera 13MP milik One (E8) bekerja sama baiknya.”

 

INTERFACE

Sama seperti pendahulunya, One (E8) hadir dengan user interface yang nyaris membuat kami terbuai. Tak hanya mulus, warna-warna cerah yang dihadirkannya lewat Sense 6 juga tidak terlihat membingungkan.

Tentu saja, galeri masih menjadi bagian yang paling berkesan di sini. Sebagai informasi, berbeda dari yang bisa kita temui pada Sense 5, fitur galerikini hadir dalam timeline, di mana foto diatur secara otomatis berdasarkan tanggal pengambilan; kemampuan yang memungkinkan Anda menghentikan vidoe saat pengambilan gambar, dan kemudian menyatukan dua adegan tanpa harus mengedit apapun. Itu belum termasuk fitur Kid Mode, dan juga Fitbit, yang memungkinkan Anda mengubah ponsel Anda menjadi pelacak kesehatan.

 

PERFORMANCE

Dengan hasil benchmark 43316, HTC One (E8) tidak dipungkiri lagi adalah ponsel yang bertenaga. Tidak mengherankan, mengingat HTC membekalinya dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 801 quad-core 2.5GHz, RAM 2GB, dan memori internal 16 GB yang dapat di perluas dengan kartu microSD.

Di atas kertas, spesifikasi ini mengagumkan. Pun demikian dalam prakteknya.Beragam kegiatan kami lakukan dengan ponsel ini, mulai dari browsing internet, menonton video, hingga bermain game. Hasilnya, menyenangkan. One (E8)tak hanya berjalan selicin belut, hingga membuat kami hampir tidak menemui lag dalam perjalanannya, ini juga berumur panjang.

Dalam pengujian kami, pada posisi baterai 95%, ponsel ini mampu bertahan selama lebih dari 5 jam saat digunakan secara terus menerus untuk menonton film. Tersisa 24%, yang membuatnya bertahan hingga keesokan harinya. Tapi tentu saja, dia sedikit demam sebelum diistirahatkan.

 

 

MULTIMEDIA

HTC dikenal sangat detail untuk urusan entertainment, khususnya dalam hal suara. E8 salah satu bukti ‘hidup’. Masih dengan dua buah speaker yang duduk manis di bagian mukanya (di atas dan di bawah layar), pabrikan ponsel asal Taiwan ini kembali melengkapi jagoan barunya dengan fitur bernama Boom Sound, yang tak hanya menghadirkan suara jernih, tetapi juga bebas distorsi.

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -