Waspada! Ini 2 Ancaman Hacker bagi Pengguna Gadget

Telset.id – Hacker dinilai lebih suka “memanfaatkan” kesalahan manusia untuk melakukan serangkaian serangan cyber yang merugikan. Makanya, selalu ada serangan yang jadi ancaman hacker bagi pengguna gadget yang tidak hati-hati.

Hal itu dikatakan oleh Tony Seno, National Technology Officer of Microsoft Indonesia di acara Microsoft Hybrid Cloud Summit, di Jakarta, Selasa (28/11/2018).

Tony mengatakan, dengan adanya teknologi keamanan yang semakin ketat, maka hampir tidak mungkin bagi hacker untuk menyerang melalui sisi teknologi.

Mereka lebih memilih untuk melakukan serangan lewat “celah manusia”, yang dinilai merupakan titik terlemah dari suatu sistem keamanan.

Nah, dalam tulisan kali ini, tim Telset.id akan membagikan dua ancaman yang bisa saja membahayakan gadget pengguna, serta data atau informasi pribadi mereka yang tersimpan di sana. Yuk simak!

“Wi-Fi Gratis”

Pengguna gadget harus sangat hati-hati ketika ingin terhubung ke jaringan Wi-Fi gratis. Sebab menurut Tony, ada kemungkinan Wi-Fi gratis merupakan sarana dari hacker untuk mengambil data atau informasi pribadi untuk kepentingan mereka.

“Percuma password Facebook Anda sulit dengan 16 digit, kalau masih menggunakan Wi-Fi gratis. Password Anda akan mudah dikoleksi sama orang (yang memiliki jaringan Wi-Fi),” tegasnya.

Ia menyatakan, sangat mudah untuk mengambil data atau informasi pribadi pengguna gadget saat ini. Hanya membutuhkan modem Wi-Fi untuk dijadikan hotspot.

Kemudian membuat situs tiruan seperti Facebook, dan lainnya untuk “mengajak” pengguna memasukkan informasi pribadi mereka tanpa sadar.

“Sangat gampang caranya, tinggal beli modem Wi-Fi, kemudian taruh di warung kopi dan namai “Internet Gratis”. Maka orang-orang masuk situ,” jelasnya.

Tony menegaskan, dengan cara tersebut, seseorang bisa mengumpulkan ratusan password dengan sangat mudah, dan mungkin akan memanfaatkannya untuk hal-hal yang tidak baik dan merugikan pengguna.

Phishing

Teknik phishing sampai sekarang menjadi salah satu serangan yang ampuh, dan kerap mengincar pengguna gadget yang “tidak waspada”. Bagaimana tidak, teknik ini masih mampu mengambil berbagai data atau informasi pribadi pengguna, meski mereka menggunakan gadget yang canggih sekalipun.

Phishing biasanya berupa e-mail yang dikirimkan oleh para hacker kepada pengguna. E-mail itu, biasanya berisi tautan yang memancing pengguna untuk mengaksesnya, seperti tautan hadiah undian, sampai notifikasi bahwa password media sosial pengguna expired.

Ketika pengguna secara tidak sadar mengakses tautan itu, otomatis aman masuk malware berbahaya yang mengancam keamanan perangkat yang digunakan, sekaligus informasi yang ada di dalamnya.

“Isinya tipuan, dan ketika diklik akan masuk malware,” ucapnya.

Phishing juga terdiri dari beberapa teknik lainnya, salah satu yang “paling tajam” adalah Spear Phishing yang menargetkan organisasi atau perusahaan besar. Untuk melakukan ini, hacker sebelumnya harus mengetahui struktur manajemen dari organisasi atau perusahaan yang ditargetkan, khususnya pimpinan atau CEO-nya.

Lalu, hacker akan mengirimkan e-mail phishing ke seluruh karyawan di organisasi atau perusahaan target, seolah-olah e-mail itu dikirim oleh pimpinan mereka.

“ini teknik yang lebih tajam dari teknik biasa,” katanya.

So, sebaiknya Anda harus selalu waspada agar tidak menjadi korban hacker, yang menyalahgunakan data atau informasi pribadi Anda, yang pastinya bakal merugikan Anda. (FHP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0