Usianya Baru 26 Tahun, Perempuan Ini jadi Bos Asuransi Digital

Asuransi digital

Telset.id, Jakarta – Jihan Abass, perempuan Kenya berusia 26 tahun, sering tak dianggap oleh orang-orang sebagai bos dari perusahaan asuransi motor digital bernama Griffin Insurance. Mereka tak percaya bahwa Abass adalah bosnya.

“Mereka terkejut mengatahui bahwa sebenarnya saya adalah pimpinan di perusahaan itu,” kata Abass di Nairobi. Di kantornya, seperti dilaporkan Reuters, hampir setiap dinding ditutupi dengan coretan spidol paten.

Abass adalah pendiri sekaligus CEO Griffin Insurance, yang merilis aplikasi mobile pada Jumat (24/01) waktu setempat. Asal tahu saja, Griffin adalah satu-satunya perusahaan asuransi mobil digital yang ada di Kenya.

{Baca juga: Gegara Hacker, Pelabuhan di Asia Merugi Rp 1.544 Triliun}

Griffin memungkinkan pelanggan membayar secara angsuran dan menjeda pertanggungan jika bepergian ke luar negeri. Griffin akan memproses klaim dalam seminggu, lebih cepat daripada standar selama 30 hari.

“Griffin memungkinkan Anda untuk membeli polis asuransi hanya dalam waktu kurang dari dua menit,” kata Abass, seperti dikutip Telset.id, Senin (27/01/2020).

Saat ini, Griffin mempunyai karyawan berjumlah 14 orang. Selain perusahaan asuransi motor digital, Abass memiliki perusahaan lain bernama Lami.

Lami menjual platform teknologi yang digunakan untuk membangun Griffin sehingga bisnis lain dapat menggunakannya untuk membuat produk asuransi digital.

{Baca juga: Perusahaan Teknologi Kurang Peduli Masalah Kebakaran Hutan?}

Sekadar informasi, Lami telah berhasil mengumpulkan hingga Rp 6,8 miliar dalam pendanaan awal. Dana tersebut dikumpulkan untuk menutup putaran pendanaan lebih lanjut pada Maret 2020 mendatang.

Abass selalu ingin bekerja dalam bidang bisnis. Setelah lulus dari universitas di London, Inggris, pada 2015, ia menjadi pedagang gula. Ia merupakan satu dari segelintir perempuan dalam bisnis itu. Demikian halnya sekarang. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here