NGEHITS

Tidur Sambil Nyetir Mobil Tesla, Orang Ini Ditilang Polisi

Sigit Nugraha

Telset.id, Jakarta  – Kepolisian Kanada menilang seorang warganya yang ketahuan tidur sambil nyetir mobil Tesla. Pengemudi dan penumpang sama-sama terlelap saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi.

Tesla selalu sangat berhati-hati ketika memasarkan fitur Autopilot. Fitur tersebut membuat kendaraan berjalan secara otomatis tanpa perlu kontrol dari pengemudi. Namun, banyak pelanggaran terjadi.

{Baca juga: Semua Mobil Tesla akan Ditanamkan Chip AI}

Di Kanada, kepolisian Royal Canadian Mounted menindak tegas pemilik Tesla yang mengemudi di Highway 2 dekat Ponoka, sebuah kota di Alberta, dengan kecepatan lebih dari 150 kilometer per jam sambil tertidur lelap.

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Minggu (20/9/2020), polisi menemukan Tesla Model S 2019 menyalakan lampu darurat. Mobil itu melaju hingga 150 kilometer per jam sebelum akhirnya berhenti.

Polisi kemudian mendakwa pengemudi berusia 20 tahun karena mengebut. Kasus kemudian ditingkatkan menjadi mengemudi dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Ia bakal disidang di pengadilan.

Pemuda tersebut akan bersaksi di pengadilan pada Desember 2020. Pertanyaan lantas mengemuka, bagaimana ia bisa melakukannya mengingat fitur Autopilot hanya bekerja saat tangan pengemudi berada di atas kemudi.

{Baca juga: Seperti Film Knight Rider, Mobil Tesla Bisa Bicara}

Saat mendeteksi tangan pengemudi lepas dari kemudi, mobil akan mengeluarkan serangkaian peringatan sebelum melepaskannya. So, bagaimana bisa pengemudi 20 tahun itu tidur saat Autopilot diaktifkan?

Mobil Tesla memang dilengkapi dengan banyak fitur canggih. CEO Tesla Elon Musk kabarnya akan terus mengembangkan mobil buatannya itu dengan beragam fitur canggih dengan teknologi AI atau kecerdasan buatan.

Selain fitur Autopilot, mobil yang juga dimiliki pesulap Deddy Corbuzier itu kabarnya akan membuat mobil Tesla bisa berbicara dengan pengendaranya atau orang di sekitarnya. Apa fungsinya?

Seperti diketahui, masalah dengan mobil listrik adalah suara mesin cenderung lebih tenang sehingga bisa menimbulkan masalah bagi pejalan kaki yang mungkin tidak dapat mendengarkannya.

Tesla kini punya jawaban untuk masalah itu. Elon Musk mengungkapkan via Twitter bahwa pada masa mendatang mobil buatannya bakal bisa berbicara dengan orang atau manusia, seperti dalam mobil KITT di film Knight Rider.

Melalui serangkaian speaker, mobil listrik buatan Tesla nantinya dapat berbicara dengan orang-orang di sekitar. Mobil ini bisa memberi tahu mereka supaya minggir sehingga bakal terhindar dari potensi kecelakaan.

Namun tidak yakin apakah paket itu termasuk mengizinkan pengemudi untuk berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang di luar. [SN/HBS]

 

Leave a Comment
Sigit Nugraha