Tablet dan Smartphone adalah “Pengasuh Anak” Paling Berbahaya

tablet dan smartphone anak

Telset.id, Jakarta  – Sebuah penelitian mengungkap bahayanya penggunaan gadget yang telalu lama pada anak. Hasil penelitian itu menyebutkan bahwa tablet dan smartphone menjadi pengasuh anak paling berbahaya.

Penelitian yang dipublikasikan di Journal of American Medical Association (JAMA) Pediatrics mengukur efek penggunaan gadget selama lebih dari satu jam per hari bagi anak usia tiga tahun hingga lima tahun.

Dari hasil survei, terungkap bahwa anak-anak yang berada di depan layar perangkat selama lebih dari satu jam per hari tanpa didampingi orangtua memiliki masalah dengan materi putih otak. Perkembangannya cenderung lebih rendah.

{Baca juga: Hey Orangtua! Anakmu Minta Stop Main Ponsel}

Materi putih adalah area otak yang penting untuk pengembangan keterampilan bahasa, kemampuan membaca, serta kognitif. Dengan kata lain, terlalu banyak berada di depan layar smartphone, tablet, komputer, dan TV berbahaya bagi anak.

Menurut laporan Phone Arena, dikutip Telset.id, Selasa (5/11/2019), kebanyakan mengakses perangkat akan mempersulit anak-anak untuk mengembangkan keterampilan komunikasi serta menghambat kemampuan menyelesaikan masalah.

Satu masalah yang dihadapi anak-anak saat ini yang tidak terlihat 10 tahun lalu adalah portabilitas layar. Tapi, sekarang, orangtua mengganggap bahwa tablet dan smartphone sebagai “pengasuh anak” yang efektif. Anak-anak bisa tenang sambil melihat video.

{Baca juga: Ingin Kurangi Penggunaan Gadget pada Anak? Coba Cara Ini}

Amazon memiliki Fire Tablet yang hadir khusus anak-anak. Perangkat itu menawarkan layanan berlangganan Amazon FreeTime Unlimited, yang memberi anak-anak akses ke banyak aplikasi, game, buku, video, dan konten pendidikan.

Penulis utama studi, John Hutton, mengemukakan bahwa anak-anak yang duduk di depan layar perangkat selama lima jam biasanya memiliki orangtua yang duduk di depan layar selama 10 jam. Akibatnya, tidak ada waktu untuk interaksi.

Menurut survei yang dilakukan oleh OnePoll atas nama The Genius of Play, lebih kurang 69 persen orangtua merasa “kecanduan” terhadap gadget. Waktu berkualitas bersama anak pun menjadi berkurang.

{Baca juga: Survei: Orangtua Lebih Peduli Smartphone Ketimbang Anak}

Dilansir New York Post, hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menghabiskan dua jam 17 menit waktu pribadi untuk bermain perangkat setiap hari. Sebaliknya, dikutip Telset.id, Selasa (22/10/2019), mereka menghabiskan dua jam 41 menit untuk bercengkerama bersama anak.

Kemudian, 74 persen orangtua yang disurvei khawatir anak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menatap layar smartphone. Hal itulah yang mungkin menjadi alasan kenapa 65 persen responden memiliki batas waktu layar untuk anak, yakni rata-rata sekitar dua jam per hari. [SN/HBS]

Sumber: PhoneArena

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here