Penelitian Hawking soal Black Hole Tersedia Secara Online

Penelitian Hawking

Telset.id, Jakarta – Stephen Hawking tidak pernah berhenti mencoba mengungkap misteri tentang lubang hitam alias Black Hole. Bahkan, ia masih bekerja untuk menguak misteri itu sesaat sebelum meninggal dunia, Maret 2018 lalu.

Sekarang, makalah penelitian Hawking tentang Black Hole telah tersedia secara online melalui situs pra-publikasi ArXiV. Kabar baik itu datang berkat jasa rekan penulis Hawking dari Cambridge dan Harvard.

Baca Juga: Saat Misa Arwah, Suara Stephen Hawking Dipancarkan ke Luar Angkasa

Berjudul “Black Hole Entropy dan Soft Hair”, makalah tersebut memuat soal paradoks lubang hitam. Menurut rekan penulis Hawking, Malcolm Perry, paradoks adalah hal paling membingungkan dari teori fundamental fisika saat ini.

Paradoks informasi muncul dari argumen teoritis Hawking pada 1970-an bahwa lubang hitam memiliki suhu. Dengan demikian, mereka pasti akan menguap dari waktu ke waktu sampai tidak ada yang tersisa, melepaskan energi bernama Radiasi Hawking.

Baca Juga: Stephen Hawking, Si Jenius yang Tidak Percaya Surga

Perry mengaku menghubungi Hawking, beberapa hari sebelum temannya itu meninggal dunia. Mereka membahas pekerjaan tentang penelitian lubang hitam, meski dalam kondisi komunikasi yang kurang memungkinkan.

“Sangat sulit baginya untuk berkomunikasi. Saya sampai memasang loudspeaker untuk menjelaskannya,” ujarnya.

Ketika Perry menjelaskan, dikutip Telset.id dari Engadget, Senin (15/10/2018), Hawking hanya tersenyum lebar.

Baca Juga: Fisikawan Stephen Hawking Meninggal Dunia

“Saya mengatakan kepadanya bahwa kami sudah sampai di suatu tempat. Kami memiliki teka-teki lebih sedikit daripada sebelumnya,” imbuhnya.

Sekadar mengingatkan memori, Hawking meninggal dunia di rumahnya di Cambridge, Amerika Serikat, pada 14 Maret 2018, dalam usia 76 tahun. Hawking menderita saraf motorik atau penyakit Lou Gehrig, yang melumpuhkan tubuh. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here