Telset.id, Jakarta – Kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua memiliki ironi bagi para perantau di Papua. Banyak perantau dari pulau Sulawesi dan Sumatera Barat yang menjadi korban dan harus mengungsi. Sontak, warganet pun hari ini berseru #BugisBerduka dan #MinangBerduka.
Dilansir Telset.id dari Trends24 pada Minggu (29/09/2019) tagar #BugisBerduka berada di urutan teratas. Kepopularitasan tagar ini mengalahkan tagar #2019JokoWidodoPresidenRI dan #YangMelawanRakyatPastiTumbang yang menyuarakan kondisi politik saat ini.
Di dunia maya, warganet pun mengucapkan duka cita dalam bentuk tagar #BugisBerduka dan #MinangBerduka. Misalnya saja dari akun @uminions_ di laman Twitter. Dirinya memposting data korban dari kerusuhan Wamena dan mengaku sedih atas kerusuhan yang menimbulkan korban tewas tersebut.
{Baca juga: Kominfo Buka Kembali Akses Internet di Wamena}
“Saya termasuk orang yang gak minat sama sekali tentang urusan negara. Apapun yang terjadi saya cenderung diam dan menerima. Tapi kali ini, wallahi saya tidak bisa menahan air mata. Saya sedih, saya sangat sedih melihat semua ini #MinangBerduka #BugisBerduka,” tulis @uminions_
Saya termasuk orang yang ga minat sama sekali tentang urusan negara. Apapun yang terjadi saya cenderung diam dan menerima. Tapi kali ini, wallahi saya tidak bisa menahan air mata. Saya sedih, saya sangat sedih melihat semua ini😥#MinangBerduka #BugisBerduka pic.twitter.com/K1k9VY2j0c
— rakyat. (@uminions_) September 28, 2019
Ucapan duka juga mengalir dari akun @AzharSlowly. Lewat sebuah puisi Azhar memanjatkan doa kepada Tuhan agar kasus ini segera berakhir dan tidak terulang lagi di masa mendatang.
“Aku tidak meminta menjadi kaya Aku tidak meminta menjadi terkenal Aku tidak meminta untuk senang Aku tidak meminta untuk disukai banyak orang Hanya satu pintaku,Tuhan; “LEKAS SEMBUHKANLAH INDONESIAKU” #MinangBerduka #BugisBerduka,” cuit @AzharSlowly.
https://twitter.com/AzharSlowly/status/1178066981565558784
{Baca juga: Banjir Bandang di Papua, Warganet Serukan #PrayForJayapura}
Sedang @ruangdiofrayoga meminta kepada pemerintah harus segera menangani kasus ini. Tujuannya agar tidak ada lagi korban yang terus berjatuhan di bumi cendrawasih.
“Kita tau negara ini sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja. #BugisBerduka #MinangBerduka,” cuit @ruandiofrayoga.
Kita sangat terpukul dengan pembantaian etnis non-pribumi Papua, yang terjadi di Wamena. Negara harus sigap menanggapi pembantaian etnis dan rasis yg dilakukan secara bar-bar. Kita tau negara ini sedang dalam kondisi tidak baik-baik saja.#BugisBerduka#MinangBerduka
— HITAM PEKAT (@ruandiofrayoga) September 29, 2019
Perlu diketahui jika pasca kerusuhan di Wamena, banyak warga pendatang yang mengungsi baik dari Sulawesi, Sumatera Barat dan Jawa. Hingga saat ini pemerintah masih terus melakukan evakuasi dan bantuan terhadap ribuan warga tersebut. [NM/HBS]