Kurangi Konsumsi Gadget pada Anak dengan 6 Cara Ini

Kurangi Konsumsi Gadget pada Anak dengan 6 Cara Ini

Penulis:Wiwin Widya
Terbit:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, JakartaSmartphone di zaman sekarang sudah seperti “empeng”, yang pada zaman dulu selalu manjur dipakai para orangtua untuk menenangkan anak-anak mereka yang menangis. Perumpamaan empeng tadi ingin menggambarkan bagaimana ‘anak zaman now’ sangat ketergantungan pada gadget.

Memang, kemajuan teknologi tidak bisa dipungkiri sudah mendekatkan kita ke masa depan. Tapi, di saat yang bersamaan, kemajuan teknologi juga banyak membawa pengaruh buruk. Di samping memberikan banyak kemudahan, tanpa sadar kita sudah sangat tergantung padanya.

Jika pengaruh teknologi begitu besar kepada kita, pernahkah Anda berpikir seberapa besar pengaruh teknologi terjadi untuk anak-anak kita?

Anak-anak yang ‘terperangkap’ di dalam rumah yang ayah dan ibunya sibuk bekerja, sudah bisa dipastikan mereka sering menghibur diri dengan smartphone atau televisi. Ini dikarenakan orangtua mereka tidak memiliki kesabaran yang cukup, atau sudah terlalu lelah untuk menghabiskan waktu untuk anak-anak mereka seusai bekerja.

Lalu, apakah kita harus menyerah dengan kondisi semacam ini? Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk membatasi anak-anak kita dari paparan gadget. Ini beberapa yang bisa Anda lakukan:

1. Jadilah contoh

Anak-anak akan selalu melihat dan mengikuti apapun yang dilakukan orangtua. Jika mereka sering melihat Anda membaca buku, maka otomatis mereka akan tertarik untuk membaca. Sama dengan jika Anda sering menonton televisi, mereka pun akan lebih gemar menonton televisi.

Jadi, jika Anda sering terlihat menghabiskan waktu dengan gadget, jangan heran kalau anak-anak pun akan banyak menghabiskan waktu dengan gadget mereka.

2. Tegas

Tetapkanlah batas waktu menggunakan gadget dan atur tontonan mana yang pantas ditonton dan yang tidak pantas ditonton oleh anak-anak. Akan lebih mudah bagi anak untuk memahami batas waktu menonton jika mereka sudah mengerti bahwa mereka hanya boleh menonton satu tontonan selama satu hari.

3. Permainan

Ciptakanlah aktivitas-aktivitas yang bermanfaat, contohnya sediakan buku yang menarik dan sesuai dengan usia mereka, sediakan board games yang klasik seperti monopoli, halma, ular tangga, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa memberikan anak-anak peralatan menggambar untuk membangkitkan minat mereka terhadap seni atau menyediakan peralatan olah raga. Jika Anda suka memasak, mengajak anak ke dapur dan memintanya membantu Anda memasak bisa jadi ide yang bagus.

Lanjut ke halaman berikutnya

4. Ciptakan zona bebas gadget

Ruang tidur adalah satu zona di dalam rumah yang semestinya memang tidak melibatkan kehadiran gadget. Banyak efek buruk yang ditimbulkan gadget di ruang tidur, dimana Anda semestinya menggunakan waktu untuk istirahat tapi kenyataannya seringkali tersita percuma hanya gara-gara Anda sibuk scrolling layar ponsel Anda naik turun.

5. Berikan daftar pekerjaan rumah

Mempercayakan anak-anak Anda untuk mengerjakan pekerjaan rumah seperti membersihkan kamar tidurnya, mencuci piring setelah makan, merapikan meja makan, menyiram tanaman di kebun, membuang sampah dari dalam rumah ke luar.

Daftar pekerjaan rumah ini bukan hanya akan membuat anak memiliki kegiatan rutin selama di rumah, tapi juga membuat mereka mengerti akan tanggung jawab mereka sebagai salah satu anggota keluarga.

Kelak jika mereka dewasa pun, kebiasaan-kebiasaan ini tidak akan hilang dari kehidupan mereka. Bonusnya, waktu mereka untuk bermain gadget pun otomatis akan berkurang.

6. Habiskan momen berharga dengan anak

Hasil gambar untuk bersama anak

Jangan salahkan anak-anak jika mereka lebih sering menghabiskan waktu dengan gadget mereka selama Anda masih sibuk dengan pekerjaan dan mengesampingkan mereka. Habiskanlah lebih banyak waktu dengan anak-anak dan itu bisa dengan berbagai cara.

Misalnya, mengobrol menanyakan bagaimana pengalaman mereka hari itu di sekolah atau merencanakan perjalanan singkat untuk menghabiskan akhir pekan. [WIN/HBS]