Ini Dia 10 Smartphone Paling Buruk untuk Kesehatan

Telset.id, Jakarta – Anda sering menggunakan smartphone setiap hari? Lebih baik mulai dari sekarang, Anda kurangi kegiatan tersebut. Jika bisa gunakan smartphone saat memang benar-benar membutuhkan saja. Pasalnya, banyak smartphone kini yang memiliki tingkat radiasi yang tinggi, yang dapat mengganggu kesehatan

Baru-baru ini sebuah media dari Perancis, PhonAndroid, merilis daftar smartphone paling buruk untuk kesehatan. Penilaian tersebut berdasarkan tingkatan Specific Absorption Rate atau SAR yang merupakan indeks paparan radiasi elektromagnetik dari perangkat elektronik, khususnya smartphone atau ponsel yang diserap oleh tubuh manusia.

Radiasi elektromagnetik sendiri menurut WHO dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh kita. Ukuran nilai dari SAR sendiri biasanya dalam satuan watt per kg (W/kg). Ambang batas dari SAR sendiri ada beberapa versi, untuk versi Amerika SAR harus di bawah 1.6 W/kg. Sedangkan untuk Uni Eropa, SAR harus di bawah 2 W/kg.

[Baca juga: Benarkah Radiasi Ponsel Sebabkan Kanker?]

Tak merilis daftar smartphone terburuk dengan tingkat paparan radiasi tertinggi saja, PhonAndroid juga membeberkan smartphone yang memiliki paparan radiasi terendah. Berikut daftarnya yang Telset.id kutip dari PhonAndroid:

Smartphone dengan Paparan Radiasi Elektromagnetik Tertinggi (W/kg):

  1. Honor 8 (1,5)
  2. Huawei P9 (1,43)
  3. Apple iPhone 7 (1,38)
  4. Apple iPhone 7 Plus (1,24)
  5. Honor 5C (1,14)
  6. Sony Xperia X Compact (1,08)
  7. Sony Xperia XZ (0,870)
  8. LG G5 (0,737)
  9. Apple iPhone SE (0,720)
  10. Sony Xperia X (0,720)

Smartphone dengan Paparan Radiasi Elektromagnetik Terendah (W/kg):

  1. Samsung Galaxy S7 Edge (0,264)
  2. Asus ZenFone 3 (0,278)
  3. Samsung Galaxy A5 2016 (0,290)
  4. Lenovo Moto Z (0,304)
  5. OnePlus 3 (0,394)
  6. Samsung Galaxy S7 (0,406)
  7. HTC 10 (0,417)
  8. Sony Xperia XA (0,473)
  9. Honor 5X (0,560)
  10. Samsung Galaxy A3 2016 (0,621)

Apakah smartphone milik Anda ada pada daftar yang terburuk? Jika ya, lebih baik kurangi untuk menggunakannya secara bertahap agar kesehatan Anda lebih terjaga. (FHP/HBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here