Ilmuwan Ciptakan ‘Lem Super’ untuk Rekatkan Luka

Telset.id, Jakarta – Teknologi perangkat medis terus berkembang dan menghasilkan peralatan yang membuat kehidupan sehari-hari kita semakin mudah. Salah satu contohnya adalah seorang peneliti yang berhasil menciptakan sebuah ‘lem super’ untuk membantu merekatkan luka.

Adalah Nasim Annabi, seorang peneliti dari Northeastern University yang berhasil menciptakan alat bantu perekat ini. Tentunya, dengan ditemukannya lem ini, para dokter dapat mulai mengurangi penggunaan teknik jahitan dan stapler.

“Material penutup luka operasi yang baik harus punya beberapa karakteristik, pertama dia harus elastis, lengket, tidak beracun dan kompatibel dengan tubuh,” ujar Annabi seperti dikutip dari laman Engadget.

[Baca juga: Resmi Dijual, LG G6 Plus dan Q6 Plus Kasih Penawaran Khusus]

Lem yang disebut sebagai MeTro ini lebih cocok untuk digunakan menutup luka di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan peralatan yang ada saat ini, belum memenuhi standar yang diinginkan oleh para dokter.

“Kebanyakan material penutup yang ada sekarang punya satu atau dua karakteristik ini, tapi tidak semuanya. Kami mencoba untuk membuat material yang memiliki semua karakteristik tersebut,” lanjutnya.

Untuk materi pembuatannya sendiri, MeTro terbuat dari protein yang serupa dengan elastin pada manusia. Para peneliti juga bisa mengubah tingkat elastisitas material MeTro dengan mengubah konsentrasi dari protein di dalamnya.

[Baca juga: Apple Dituding Memperlambat iPhone Lawas, Benarkah?]

Yang paling mengagumkan adalah kemampuan MeTro yang mampu kering dan menutup area luka hanya dalam waktu 60 detik. Hal ini sangat berguna saat terjadi pendarahan luar atau dalam yang harus segera ditutup untuk menyelamatkan nyawa seseorang.

“Potensi penggunaan dari material ini beragam, mulai dari menangani luka dalam pada keadaan darurat seperti kecelakaan mobil dan zona perang sampai meningkatkan kualitas proses pembedahan di rumah sakit,” ujar peneliti lainnya, Anthony Weiss dari University of Sydney.

Saat ini, MeTro telah sukses di uji coba pada tikus dan babi percobaan. Tahap berikutnya yang harus peneliti lakukan adalah mencoba menggunakannya pada manusia. [NC/HBS]

SourceEngadget

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKAIT

REKOMENDASI
ARTIKEL TEKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI