Hotel-hotel di India Protes Kebijakan Biaya Oyo

Telset.id, Jakarta  – Oyo Hotel and Home di India menjadi satu jaringan hotel terbesar di dunia. Oyo menawarkan pemesanan online “bebas repot”, harga transparan, dan pengalaman menginap nan tak terlupakan.

Lantaran jaringan yang didukung oleh Softbank itu terus getol  menggenjot profit, semakin banyak mitra operator hotel di India yang mengeluh. Mereka merasa tertekan oleh kenaikan biaya yang ditetapkan Oyo.

{Baca juga: Waduh! Tamu Hotel di Korea Selatan Jadi Korban Kamera Tersembunyi}

Serangan balik terhadap Oyo berasal dari sebagian kecil lebih dari 10.000 pemilik hotel di India yag bermitra. Serangan datang manakala bisnis Oyo tengah berkembang pesat dengan nilai mencapai USD 10 miliar.

Softbank, yang telah menginvestasikan hampir US 1 miliar di Oyo, sedang berjuang melalui Vision Fund untuk mengumpulkan dana investasi kedua setelah ada kegagalan penawaran dari perusahaan sewa WeWork.

Kekecewaan para mitra bersumber dari kebijakan Oyo yang sering menyenangkan para pelancong kelas menengah India. Para pemilik hotel kecewa melihat harga kamar dipaksa turun kala ekonomi tumbuh melambat.

Oyo membebani hotel dengan biaya waralaba 20 persen untuk pendapatan kamar ketika bergabung sebagai mitra. Namun, beberapa operator hotel India mengatakan, Oyo kerap mengambil setengah pendapatan.

{Baca juga: Wisatawan Indonesia Lebih Suka “Hotel Instagramable” untuk Liburan}

Menurut Reuters, seperti dikutip Telset.id, Senin (7/10/2019), Oyo membebankan biaya yang tidak ada dalam pembicaraan awal.  Oyo membantah segala tuduhan dan menyatakan beroperasi dengan integritas tinggi.

Sumber: Reuters

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here