Gamers Minta Nenek 82 Tahun Jadi Karakter The Elder Scrolls

Telset.id, Jakarta  – Seorang nenek berusia 82 tahun bernama Shirley Curry menjadi gamers sekaligus YouTuber aktif. Ia rutin mengunggah kegiatannya bermain game ke kanal YouTube. Petisi untuknya pun menggema.

Menurut Digital Trends, dikutip Telset.id pada Selasa (27/11/2018), para gamer The Elder Scrolls V: Skyrim membuat petisi. Mereka ingin Curry diabadikan menjadi satu karakter Non-playable Character di game itu.

Petisi bermula saat para penggila game dalam sebuah video berisi rumor penggarapan seri terbaru dari The Elder Scrolls di YouTube menemukan komentar Curry. Mereka menyebut bahwa game tersebut bakal rilis enam tahun mendatang.

Dengan kata lain, game itu bakal diluncurkan oleh Bethesda ketika usia Curry memasuki 88 tahun. Dari situlah muncul petisi di Change.org untuk mengabadikan nama Curry di dalam game terbaru The Elder Scrolls.

Hal tersebut sama seperti yang dilakukan di game Erik West. Erik West meninggal dunia karena kanker pada enam bulan menjelang peluncuran game The Elder Scrolls V. Mengetahuinya, Curry sangat berterima kasih.

Selain mengajukan petisi, para pemain game The Elder Scrolls V berencana membuat modding karakter Curry di dalam game. Caranya menggunakan tampilan wajah serta rekaman suara Curry untuk digunakan di dalam game.

Curry memiliki sekitar lebih dari 412 ribu pengikut di akun YouTube miliknya. Akun tersebut dikelola oleh sang cucu. Curry telah dua kali menyandang status sebagai janda dan memiliki empat anak serta sembilan cucu.

Bermain game memang tidak hanya menjadi konsumsi anak muda. Para orang tua lanjut usia pun masih banyak yang suka bermain. Selain nenek Curry, sebelumnya juga ada nenek lainnya di Inggris yang masih aktif bermain game di usianya yang ke-100.

Nenek bernama Kit Connell itu bisa jadi menjadi seorang gamer tertua di dunia. Nenek gaul ini memainkan Nintendo DS selama beberapa jam dalam sehari. Ia memiliki sekitar selusin permainan yang dimainkan secara rutin dan bergantian.

”Saya tidak merasa kalau umur saya telah melebihi 80 tahun. Video game telah membantu menjaga otak saya tetap dapat bekerja dengan baik,” kata Connell kepada The Telegraph Inggris.

Bisa jadi pemainan dalam Nintendo DS memang merupakan salah satu resepnya untuk menjaga semangat muda dan pikirannya yang tajam. Ia sepertinya ingin membuktikan bahwa anggapan orang yang menyebutkan permainan uji ketangkasan bagi orang berusia 65 tahuh keatas adalah sebuah lulucon ternyata salah.

Connell telah membuktikan bahwa video game telah membantu menjaga otaknya yang sudah berumur 100 tahun lamanya tetap dapat bekerja dengan baik.

”Saya lebih memilih untuk menggunakan otak saya. Dan saya sadar bahwa saya sangat pelupa, karena saya tidak bisa mengingat hal-hal di hari berikutnya. Jadi saya mencoba untuk melakukan ini dan ini benar-benar membantu saya,” ucapnya. [SN/HBS]

 

https://www.digitaltrends.com/gaming/fans-want-grandma-shirley-the-elder-scrolls-6/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here