Game Ponsel Bikin Siswa di Jepang Alami Gangguan Mata

Telset.id, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Teknologi Jepang mengungkapkan bahwa saat ini para siswa mengalami masalah kesehatan mata karena keseringan bermain game di ponsel. Sebagai bukti, sebanyak 25,3 persen siswa gagal lolos tes mata.

Pemerintah Jepang yakin bahwa hal tersebut disebabkan oleh game ponsel. Apalagi, data juga menunjukkan, sebanyak 34,1 persen siswa SD, dan 67,09 persen siswa SMA gagal memperoleh skor 1.0 dalam tes mata.

Menurut Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id pada Kamis (27/12/2018), angka itu adalah yang tertinggi dalam sejarah di Jepang. Menteri Pendidikan Jepang pun angkat suara tentang kebiasaan main game via ponsel

“Menurut para ahli, persentase mengenai banyak siswa yang gagal lolos tes mata bisa dihubungkan dengan peningkatan penggunaan waktu menatap layar yang disebabkan oleh penggunaan ponsel maupun game,” ujarnya.

Namun, merujuk kepada pemberitaan, beberapa pihak meragukan kalau ponsel dan game bisa memicu para siswa mengalami gangguan pengelihatan. Tuduhan tersebut cenderung tanpa dasar dan minim bukti-bukti.

{Baca juga: Kecanduan Game Merupakan Penyakit Baru}

Pasar game ponsel di Jepang memang industri yang sangat besar. Bahkan, Negeri Sakura itu adalah pasar game terbesar ketiga di dunia. Karenanya, sangat tidak mengherankan jika mayoritas warga Jepang terbiasa bermain game via ponsel.

Di lain sisi, beberapa perusahaan memperkenalkan fitur supaya pengguna bisa mengatur waktu penggunaan ponsel. Ada juga beberapa fitur kesehatan untuk menolong mengurangi cahaya biru yang muncul dari perangkat.

https://www.ubergizmo.com/2018/12/mobile-games-destroy-eyesight-students/

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here