Ciuman Petinju ke Reporter Berujung Tuntutan Hukum

Ciuman Petinju ke Reporter Berujung Tuntutan Hukum

Penulis:Bayu Sadewo
Terbit:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Ā Seorang reporter olahraga Vegas Sports DailyĀ bernama Jennifer Ravalo, dikabarkan tengah berseteru dengan petinju asal Bulgaria, Kubrat Pulev. Petinju itu mencium Jennifer kala melakukan wawancara di hadapan kamera. Ciuman petinju iseng itu akhirnya berujung tuntutan hukum.

Awalnya, Jennifer bermaksud memintai komentar Pulev menyoal kemenangan atas sang lawan, Bogdan Dinu, dalam pertandingan tinju kelas berat yang berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, Sabtu (23/3/2019) malam waktu setempat.

Tak dinyana, pada sesi akhir wawancara, Pulev tiba-tiba meraih bibir Jennifer dan menciumnya. Tak cukup, ketika Jennifer hendak merapikan peralatan setelah wawancara, Pulev berjalan sambil memegang dan meremas pantatnya.

{Baca juga: Tak Sadar ā€œDitontonā€, Reporter TV Ini Histeris Lihat Idolanya}

Menurut laporanĀ The Indenpendent, Jennifer pun meminta rekaman wawancara tersebut tak dihapus. Ia mengunggahnya secara utuh. Sayang, Pulev menolak untuk meminta maaf atas tindakan itu.

ā€œJenny adalah teman saya. Setelah wawancara, saya merasa sangat berbahagia. Saya pun memberinya ciuman. Malam itu, ia bergabung dengan saya dan teman-teman pada perayaan kemenangan pertandingan,ā€ kata Pulev.

Namun, Jennifer tetap memutuskan mengambil langkah hukum denganĀ Ā menunjuk pengacara. Dalam konferensi pers, Kamis (28/3/2019), ia mengungkapkan kronologi insiden pelecehan tersebut.

ā€œJujur, saya merasa tak nyaman,ā€ ketus Jennifer, seperti dikutipĀ Telset.id dari The Indenpendent, Jumat (29/3/2019).

{Baca juga: Gara-gara Pokemon, Reporter TV Menyela Siaran Berita}

Jennifer menyebut tindakan Pulev sangat memuakkan. Dengan penuh emosi, sang reporter cantik itu manegaskan bahwa ia merasa terhina atas perlakuan Pulev kepadanya.

ā€œSaya dan Tuan Pulev bukan teman. Kami tidak punya hubungan dekat. Ia tidak berhak untuk mencium saya,ā€ tegas Jennifer mengakhiri sesi konferensi pers. [SN/HBS]

Sumber: The Independent