Bos Apple Ngaku Gay, Steve Jobs Jadi Korban

JAKARTA – Nama Steve Jobs sudah sangat melegenda di seluruh penjuru dunia. Bahkan di Rusia yang notabane adalah “musuh” AS, berdiri sebuah monumen yang didedikasikan untuk mengenang sang legenda.

Sayangnya, monumen yang terletak di kota St. Petersburg, Rusia itu kini telah dirubuhkan pasca pernyataan CEO Apple Tim Cook yang mengakui adalah seorang gay. Monumen setinggi 2 meter berbentuk iPhone itu dibangun oleh sebuah asosiasi perusahaan Rusia bernama Perserikatan Finansial Eropa Barat (ZEFS) pada 2013 lalu.

Perintah pembongkaran monument itu dikeluarkan oleh pemerintah kota St. Petersburg, dengan alasan monumen tersebut berada di area yang memiliki akses langsung dengan pelajar dan akademisi berusia muda.

ZEFS sendiri, menurut NBC News, Rabu (5/11/2014), telah menyetujui pembongkaran tersebut, dan mengatakan dasar keputusan mereka membongkar monument itu adalah karena sebuah undang-undang yang menentang “propaganda gay”.

“Setelah Tim Cook mengaku terlibat sodomi, monumen itu dibongkar untuk mentaati hukum federasi Rusia tentang perlindungan anak dari informasi yang menyalahi nilai-nilai tradisional. Di Rusia, propaganda gay dan bentuk kelainan seksual lainnya di kalangan bawah umur dilarang oleh hukum,” tulis pernyataan ZEFS.

Menurut ZEFS, pembongkaran monument Steve Jobs itu harus dilakukan karena terletak di dalam area kampus St Petersburg. Lokasi ini sering dikunjungi oleh mahasiswa dan akademisi muda, sehingga menyalahi hukum yang berlaku di Rusia.

Menumen itu menghilang dari hadapan public sejak Jumat (31/11) lalu, tepat sehari setelah Tim Cook memberitahukan secara terbuka kepada dunia bahwa dirinya adalah seorang homoseksual.

Sebagai informasi, Rusia pada tahun 2013 lalu telah memberlakukan undang-undang yang melarang penyebaran “propaganda gay” yang melibatkan anak berusia muda. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Rusia tidak anti-gay, tetapi undang-undang tersebut dibuat untuk melindungi anak-anak.

Undang-undang tersebut masih menjadi kontroversi karena ditentang oleh komunitas gay di Rusia yang beralasan bahwa hidup mereka semakin dibatasi dengan adanya undang-undang tersebut.

Namun dilain sisi kelompok anti gay di Rusia juga bersuara lantang menyetujui pemberlakukan undang-undang baru tersebut. Bahkan seorang anggota legislatif St Petersburg bernama Vitaly Milonov yang dikenal anti-gay mengusulkan agar Cook dicekal masuk ke Rusia.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here