📑 Daftar Isi

Black Mirror Makin Relevan, Season 8 Diproduksi untuk Tayang 2027

Black Mirror Makin Relevan, Season 8 Diproduksi untuk Tayang 2027

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Serial sci-fi Netflix, Black Mirror, dinilai semakin relevan seiring berjalannya waktu karena kemampuannya mencerminkan kecemasan dan ketakutan manusia terhadap teknologi. Serial antologi ini kini tengah memasuki produksi season 8 dan diperkirakan tayang sekitar tahun 2027.

Relevansi Black Mirror tidak datang dari kemampuannya memprediksi detail masa depan secara akurat. Serial ini justru mengambil namanya dari “layar hitam” ponsel, monitor, dan gadget lain yang telah menyelimuti dunia. Dari cermin gelap itulah Black Mirror memantulkan kembali insekuritas dan ketakutan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Sejumlah episode terbaik Black Mirror memang tidak pernah bisa disalahartikan sebagai prediksi realistis. Episode “Nosedive” dan “USS Callister” misalnya, disebut jauh dari gambaran masa depan yang mungkin benar-benar terjadi. Namun, keduanya tetap berhasil menjadi metafora atas apa yang sudah secara teknologis mungkin terjadi.

“Nosedive” menyoroti bagaimana validasi melalui media sosial telah menjadi semacam mata uang. Episode ini menyindir lewat dunia di mana jumlah likes, atau ketiadaan likes, bisa menentukan status sosial seseorang. Di atas kertas, konsep tersebut hanyalah ide yang menyenangkan dan tidak akan sepenuhnya terwujud di dunia nyata. Meski begitu, episode ini tetap menghadirkan cermin atas bagaimana harga diri kini terikat pada persetujuan online.

Ada pula episode yang lebih kelam, seperti “The Entire History of You” dan “Common People”, yang tidak berusaha memberi penonton secercah harapan. Keduanya menampilkan teknologi mimpi buruk yang menunjukkan bahwa manusia memang tidak pernah seharusnya memiliki kekuatan untuk menolak kematian atau memutar ulang memori yang sudah terdistorsi.

Christmas Special berjudul “White Christmas” bahkan disebut hampir seperti film utuh yang menelusuri konsekuensi mengerikan dari menciptakan klon digital dan kemampuan memblokir seseorang di dunia nyata. Episode-episode seperti ini memang memperluas batas apa yang secara etis mungkin dilakukan manusia. Namun, semuanya tetap menjadi metafora sempurna bagi segala hal yang sudah mungkin secara teknologi.

Bagi penonton yang ingin memperluas daftar tontonan bergenre serupa, sejumlah judul lain juga tersedia. Beberapa di antaranya terangkum dalam daftar serial sci-fi paling dinanti yang bisa menjadi acuan menonton berikutnya.

Black Mirror Season 8 dan Masa Depan Serial Antologi Netflix

Black Mirror season 8 saat ini sudah berada dalam tahap produksi. Season terbaru tersebut bahkan diperkirakan bisa tayang sekitar tahun 2027. Belum diketahui berapa lama serial sci-fi Netflix ini akan bertahan setelah installment mendatang, tetapi layanan streaming dinilai tidak seharusnya berhenti memproduksi season baru dari serial ini.

Black Mirror dan Love, Death & Robots disebut sebagai dua di antara acara paling ambisius dan eksperimental di layanan streaming saat ini. Ambisi keduanya memang kerap melampaui eksekusinya, dan beberapa episode dinilai terlalu derivatif. Namun, fakta bahwa keduanya terus mendorong batas-batas sci-fi justru menjadi alasan mengapa serial semacam ini tetap dibutuhkan.

Serial sci-fi generik yang dirancang untuk menyenangkan banyak penonton memang memiliki daya tarik tersendiri. Akan tetapi, acara sci-fi Netflix seperti Black Mirror dinilai jauh lebih relevan dan berpengaruh dalam jangka panjang karena berani menangkap bagaimana kehidupan meniru seni, jauh lebih sering daripada seni meniru kehidupan.

Bagi sebagian penonton, menemukan tontonan yang tepat di tengah lautan konten streaming bisa jadi tantangan tersendiri. Sejumlah pendekatan berbasis AI kini mulai dimanfaatkan untuk membantu proses itu, seperti yang dibahas dalam artikel soal ChatGPT bantu pilih tontonan di layanan streaming.

Standar Tontonan yang Terus Berubah

Perkembangan serial seperti Black Mirror juga berjalan seiring dengan peningkatan standar kualitas tontonan di layanan streaming. Dukungan teknologi tampilan yang lebih baik turut memengaruhi cara penonton menikmati konten, seperti yang diulas dalam pembahasan soal dukungan HDR10+ Netflix terhadap pengalaman menonton yang makin cinematic.

Dengan season 8 yang sudah memasuki produksi, Black Mirror menegaskan posisinya sebagai salah satu serial antologi paling berpengaruh di layanan streaming. Kemampuannya bertahan bukan karena ramalan masa depan yang tepat, melainkan karena cermin yang dihadapkannya pada penonton terus memantulkan hal yang sama: kecemasan manusia terhadap teknologi yang ia ciptakan sendiri.

Serial ini bukan tanpa kekurangan. Seperti antologi pada umumnya, Black Mirror mengalami pasang surut sepanjang masa tayangnya. Namun, sejumlah episode terbaiknya disebut begitu mengena dan mudah direlasikan sehingga sulit dilupakan bahkan setelah kredit penutup berjalan.

Sama seperti sebagian besar karya dalam genre sci-fi, Black Mirror juga tidak menahan diri untuk berimajinasi liar. Karena itu, ada kalanya serial ini tampak terlalu aneh untuk bisa mendekati kenyataan. Meski begitu, bahkan di momen paling ekstrem dan episode paling ganjil, serial sci-fi Netflix ini tetap menemukan secercah realisme.

Itulah yang kemudian menjelaskan mengapa Black Mirror semakin menua dengan baik dari tahun ke tahun. Serial ini tidak berfokus pada prediksi detail masa depan, melainkan pada refleksi atas apa yang sedang terjadi pada manusia dan teknologinya saat ini.

[INFO]
• Judul: Black Mirror Makin Relevan, Season 8 Diproduksi untuk Tayang 2027
• Serial: Black Mirror (Netflix), antologi sci-fi, TV-MA, Drama/Mystery/Science Fiction/Thriller
• Tanggal rilis perdana: 4 Desember 2011
• Season 8: dalam produksi, diperkirakan tayang sekitar 2027
• Episode dibahas: “Nosedive”, “USS Callister”, “The Entire History of You”, “Common People”, “White Christmas”
• Acara sejenis: Love, Death & Robots
• Rating: 8.1/10 (6/10 dari ScreenRant)
[/INFO]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.