📑 Daftar Isi

Avatar Fire and Ash Jadi Film Streaming Terlaris di Disney+

Avatar Fire and Ash Jadi Film Streaming Terlaris di Disney+

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Avatar: Fire and Ash resmi menjadi film nomor satu di platform streaming Disney+ setelah sukses meraup pendapatan kotor global sebesar USD 1,5 miliar. Capaian ini sekaligus menandai akhir dari era Jake Sully sebagai protagonis utama waralaba fiksi ilmiah garapan James Cameron tersebut.

Menurut laporan dari ScreenRant (28/6/2026), Avatar: Fire and Ash kini memuncaki daftar 10 film terpopuler di Disney+ berdasarkan data FlixPatrol. Pencapaian ini menunjukkan bahwa minat penonton terhadap waralaba Avatar belum surut meskipun sudah 17 tahun berlalu sejak film pertamanya dirilis pada 2009.

Kesuksesan Fire and Ash di bioskop dan platform streaming menjadi bukti bahwa trilogi Jake Sully telah mencapai puncak kejayaannya. Film ketiga ini menjadi penanda peralihan menuju era baru waralaba Avatar yang akan berpusat pada karakter Kiri, diperankan oleh Sigourney Weaver.

Kesuksesan Trilogi Jake Sully

James Cameron telah mengonfirmasi rencana lima film untuk waralaba Avatar. Avatar 4 yang belum memiliki judul resmi dijadwalkan tayang di bioskop pada 2029, sementara Avatar 5 akan menyusul dua tahun kemudian pada 2031. Dengan demikian, Fire and Ash menjadi titik tengah dari keseluruhan waralaba film ini.

Yang menarik, Fire and Ash mengakhiri petualangan Jake Sully sebagai karakter sentral. Dalam Avatar 4, Kiri—karakter yang diperankan Sigourney Weaver—akan menjadi narator pengganti ayahnya. Sebuah lompatan waktu delapan tahun akan terjadi, menjadikan Kiri sebagai tokoh utama yang sudah dewasa dengan takdir luar biasa di depannya.

Meskipun Fire and Ash sukses besar, film ini sebenarnya menjadi entry dengan pendapatan terendah di waralaba Avatar sejauh ini. Film pertama Avatar meraup USD 2,92 miliar, sementara The Way of Water membawa pulang USD 2,32 miliar. Fire and Ash menjadi film pertama yang berada di bawah angka dua miliar dolar.

Namun, penurunan ini bukanlah sebuah kegagalan. Setiap film Avatar masih kokoh berada di klub miliaran dolar. Fenomena penurunan pendapatan ini justru menjadi tanda bahwa waktu yang tepat telah tiba bagi waralaba untuk memasuki era barunya. Keberhasilan menyeluruh dari trilogi Jake Sully adalah sebuah kemenangan yang tak akan pernah bisa diambil.

Masa Depan Waralaba Avatar

Pertanyaan besar kini muncul: akankah era baru waralaba Avatar mampu mempertahankan kesuksesan yang sama? Kiri sebagai protagonis masih kurang mapan dibandingkan Jake Sully yang sudah memiliki tiga film untuk membangun karakternya. Dalam The Way of Water dan Fire and Ash, Kiri belum sepenuhnya bisa mendefinisikan dirinya seperti yang dilakukan Jake sejak awal.

Perubahan besar ini bisa berisiko. Avatar 4 berpotensi mengalami penurunan jumlah penonton di bioskop. Jika penerimaan filmnya tidak spektakuler, bisa jadi ini adalah film pertama dalam waralaba yang tidak mendominasi platform streaming.

Meskipun demikian, James Cameron telah memikirkan konsep penuh waralaba ini selama puluhan tahun. Keyakinan terhadap visi sang sutradara menjadi satu-satunya pegangan bahwa ia memiliki payoff yang sempurna untuk era baru ini. Yang pasti, warisan trilogi Jake Sully sudah tertanam kuat dalam sejarah perfilman.

Bagi penggemar fiksi ilmiah yang ingin menikmati Avatar: Fire and Ash, film ini kini tersedia di Disney+ dengan rating 9.1/10 dari ScreenRant. Dengan durasi 197 menit dan rating PG-13, film ini menawarkan petualangan epik yang menjadi penutup sempurna bagi era pertama waralaba Avatar.

Keberhasilan Fire and Ash di platform streaming juga menarik untuk dibandingkan dengan fenomena serupa di industri hiburan. Misalnya, Fitur Terbaru dari Google Photos yang terinspirasi dari film Clueless juga menunjukkan bagaimana budaya populer terus memengaruhi teknologi. Sementara itu, penemuan Galaksi Purba oleh Teleskop Webb membuktikan bahwa realitas kadang lebih menakjubkan dari fiksi ilmiah.

Dengan segala pencapaiannya, Avatar: Fire and Ash telah menetapkan standar baru bagi waralaba film modern. Kesuksesan di bioskop dan streaming menjadi bukti bahwa cerita tentang Pandora masih memiliki daya tarik yang luar biasa bagi penonton global.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.