Telset.id ā Status Tom Holland sebagai Spider-Man di MCU akhirnya terjawab dalam film Spider-Man: Brand New Day. Meski pernah bertarung melawan Thanos dan disebut Avenger oleh Iron Man, Peter Parker justru memilih jalan sebagai pahlawan jalanan yang lebih terisolasi, bukan anggota aktif New Avengers.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Perjalanan Peter Parker sejak Spider-Man: Far From Home hingga Spider-Man: No Way Home menunjukkan bahwa statusnya saat ini adalah pilihan pribadi, bukan karena ketidakmampuan. Dalam Avengers: Infinity War, Peter sempat dijuluki Avenger oleh Tony Stark sebelum berpartisipasi dalam Battle of Earth di Endgame. Namun, Spider-Man: Brand New Day justru menegaskan alasan mengapa ia kini lebih memilih status yang lebih kecil dan fokus pada kejahatan tingkat jalanan.
Pilihan Pribadi Peter Parker Menjadi Pahlawan Solo
Keputusan Spider-Man untuk tidak aktif di New Avengers berakar dari pengalaman traumatis di film-film sebelumnya. Pada Spider-Man: Far From Home (2019), Peter Parker bergulat dengan kehilangan Tony Stark dan tekanan untuk menjadi Iron Man berikutnya. Namun, di akhir film, ia berhasil membuktikan pada dirinya sendiri bahwa ia bisa fokus menjadi Spider-Man.
Kemudian, Spider-Man: No Way Home (2021) menjadi titik balik besar. Peter membuat pengorbanan besar untuk menyelamatkan multiverse dengan mengizinkan Doctor Strange mengucapkan mantra yang membuat semua orang melupakan Peter Parker, termasuk orang-orang terkasihnya. Akibatnya, Spider-Man: Brand New Day dibuka dengan konsekuensi dari keputusan tersebutāPeter melemparkan seluruh hidupnya untuk menjadi Spider-Man, meninggalkan sedikit waktu untuk menjadi Peter Parker dan tetap terisolasi dari dunia luar.
Dengan perspektif ini, penilaian Yelena yang menyebut Spider-Man sebagai pahlawan ākentang kecilā (small potatoes) menjadi masuk akal. Peter memang secara sadar memilih untuk lebih membumi, fokus pada perampokan bank, kejahatan terorganisir, dan supervillain yang berbahaya namun tidak mengancam dunia.
Baca Juga:
Meskipun ia lebih dari layak menjadi pahlawan ākentang besarā (big potato) di MCU, itu bukanlah pilihan Spider-Man di awal Spider-Man: Brand New Day. Namun, hal ini juga menjelaskan mengapa Spider-Man bisa dengan mudah berpindah antara bahaya yang relatif kecil dan ancaman yang jauh lebih besar seperti Jean Grey yang diperankan Sadie Sink, termasuk kendalinya atas The Incredible Hulk.
Setelah Brand New Day, Spider-Man Siap Bergabung dengan Tim MCU
Segalanya mungkin akan berubah bagi Peter Parker setelah peristiwa Spider-Man: Brand New Day. Dalam adegan mengunjungi makam Bibi May, Peter berjanji untuk berhenti hidup terisolasi dan sendirian. Adegan akhir film memperlihatkan Peter membiarkan Detektif Jean DeWolff menangani perampokan bank tanpa dirinya, sambil memilih untuk kembali terhubung dengan Ned.
Implikasi yang lebih besar juga muncul. Spider-Man bisa mulai lebih nyaman menerima bantuan dari dan bergabung dengan pahlawan lain di MCU. Meski belum tentu menjadi anggota resmi New Avengers, ia kini berada di posisi yang lebih baik untuk bergabung dengan tim pahlawan yang lebih besar. Menariknya, Avengers: Doomsday dan Avengers: Secret Wars sudah di depan mata.
Meskipun ia mungkin lebih nyaman melakukan aksi heroik ākentang kecilā, Spider-Man selalu memiliki kapasitas ākentang besarā. Perbedaannya sekarang adalah ia akhirnya mencapai tempat yang lebih baik di mana ia akan lebih bersedia memasuki ruang-ruang ākentang besarā tersebut. Ia mungkin belum dikonfirmasi secara resmi untuk Doomsday dan Secret Wars, tetapi banyak penggemar berharap ia akan muncul.
Spider-Man: Brand New Day kini sedang tayang di bioskop dari Marvel Studios dan Sony Pictures. Film ini disutradarai oleh Destin Daniel Cretton dengan naskah dari Chris McKenna dan Erik Sommers. Dibintangi Tom Holland sebagai Peter Parker/Spider-Man dan Sadie Sink sebagai Jean Grey, film ini memiliki durasi 145 menit dengan rating PG-13 dan dirilis pada 29 Juli 2026.
Bagi penggemar yang ingin tahu lebih dalam tentang detail film ini, 100+ Easter Eggs telah terungkap dari film tersebut. Selain itu, kolaborasi PUBG Mobile dengan Spider-Man juga menghadirkan fitur menarik bagi para gamer.
Status Spider-Man yang memilih jalan solo ini menegaskan bahwa menjadi Avenger bukanlah satu-satunya ukuran kepahlawanan. Peter Parker membuktikan bahwa pahlawan jalanan yang fokus pada komunitasnya tetap memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan MCU, sambil tetap siap menghadapi ancaman besar ketika waktunya tiba.





Komentar
Belum ada komentar.