Heboh Penusukan Wiranto, Netizen Ramai-ramai Kirim Doa

Telset.id,Jakarta– Menkopolhukam Wiranto mengalami insiden penusukan saat melakukan kunjungan di Pandeglang Banten pada Kamis siang (10/10/2019) pukul 12.30 WIB. Sontak netizen pun berdoa demi keselamatannya pun menjadi perbincangan di Twitter.

Dilansir Telset.id dari Antara pada Kamis (10/10/2019), kejadian ini terjadi usai Wiranto menghadiri peresmian Gedung Kuliah bersama Universitas Mathla’ul Anwar, Kampung Cikaliung Desa Sidanghayu, Pandeglang Banten.

Dalam video amatir terlihat Wiranto yang memakai batik hijau keluar dari mobil dinasnya. Tak berapa lama kemudian seorang pria dengan kaos hitam datang menghampiri dari sisi kiri Wiranto dan langsung melakukan penusukan.

Orang tersebut diamankan dan Wiranto tersungkur ke tanah. Diketahui jika pria tersebut berinisial SA dari Brebes, Jawa Tengah. Polisi pun menahan SA dan perempuan berinisial SP ke Kantor Polisi.

Kejadian ini sontak menjadi perbincangan di media sosial. Dilansir dari Trends24 pada Kamis (10/10/2019), kata Wiranto menduduki peringkat pertama di media sosial Twitter. Artinya mayoritas warganet Indonesia membicarakan Wiranto lewat akun media sosial mereka.

Warganet pun mengucapkan duka atas kejadian tersebut. Misalnya akun @abiosolar. Dirinya mengucapkan agar Wiranto lekas pulih dan mengecam tindakan penusukan terhadap pensiunan jenderal bintang 4 tersebut.

“Jangan beri ruang untuk kekerasan karena jika kekerasan digunakan untuk dalih kebenaran adalah kemunduran akal sehat, Gws pak Wiranto,” cuit @abiosolar.

Warganet ada juga memposting sedikit video amatir mengenai detik-detik penusukan Wiranto. Akun @idrisbue memposting video detik-detik penusukan, sambil mengucapkan duka cita dan doa agar Wiranto lekas pulih.

“Detik2 terjadinya penusukan Pak Wiranto. Semoga beliau selamat amin,” cuit @idrisbue.

Selain ucapan duka cita, ada juga warganet yang menganalisa kasus tersebut dengan lebih objektif. Akun @Sastromodjo mempertanyakan standar keamanan negara dalam mengamankan pejabat sekelas menteri dan pensiunan jenderal.

“Masa mantan jenderal ga ada standar pengamanan ring 1,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here