📑 Daftar Isi

8 Komik Marvel Wajib Dibaca Sebelum Nonton Avengers Doomsday

8 Komik Marvel Wajib Dibaca Sebelum Nonton Avengers Doomsday

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Menjelang perilisan Avengers Doomsday pada 18 Desember 2026, para penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) perlu mempersiapkan diri dengan membaca komik-komik penting yang menjadi fondasi cerita. Film yang disutradarai oleh Anthony dan Joe Russo ini menjanjikan konflik multiversal yang melibatkan lebih dari dua lusin karakter, termasuk Fantastic Four dan X-Men, yang hadir dari universe berbeda.

Meskipun Avengers Doomsday diprediksi akan menjadi film Avengers dengan adaptasi komik paling sedikit, beberapa elemen cerita tetap memiliki dasar yang kuat dari komik Marvel. Berikut adalah delapan komik esensial yang wajib dibaca sebelum menyaksikan petualangan epik para pahlawan super di layar lebar.

1. Doctor Doom: Books of Doom (2005)

Komik karya Ed Brubaker dan Pablo Raimondi ini menjadi ringkasan sempurna tentang asal-usul dan motivasi Doctor Doom. Melalui kesaksian pribadi dan catatan sejarah, komik ini mengungkap bagaimana masa kecil Victor von Doom di Latveria, nasib tragis orang tuanya, persaingannya dengan Reed Richards, dan eksperimen universitasnya yang membawa bencana membentuk evolusinya menjadi penjahat terhebat di dunia.

Meskipun MCU kemungkinan akan menghadirkan latar belakang Doctor Doom yang berbeda karena ketidakhadirannya di Earth-616 dan kemiripannya dengan Tony Stark, Books of Doom menyajikan Doom sebagai seseorang yang percaya bahwa sejarah selalu salah memahami dirinya. Perspektif ini bisa menjadi inti dari penggambaran Robert Downey Jr. di Avengers Doomsday.

2. Doctor Strange and Doctor Doom: Triumph and Torment (1989)

Komik karya Roger Stern dan Mike Mignola ini mengeksplorasi Victor von Doom di luar halaman Fantastic Four melalui usahanya yang putus asa untuk menyelamatkan jiwa ibunya dari alam Mephisto. Doctor Strange dengan enggan setuju menemani Doom setelah menyadari bahwa hanya Sorcerer Supreme yang memiliki keahlian magis yang diperlukan untuk misi mustahil tersebut.

Meskipun Doctor Strange belum dikonfirmasi kembali di Avengers Doomsday, komik ini menyoroti penguasaan sihir Doctor Doom, aspek karakter yang selalu dianggap sekunder dalam adaptasi live-action sebelumnya. Triumph and Torment memberikan wawasan berharga tentang kompleksitas moral Victor dan mengapa ia sering berdiri terpisah dari semua penjahat Marvel lainnya.

3. Jonathan Hickman’s Fantastic Four (2009–2012)

Karya monumental Jonathan Hickman ini memperkenalkan Council of Reeds dengan fokus khusus pada signifikansi realitas alternatif Marvel yang tak terhitung jumlahnya. Komik ini juga mengembangkan Franklin dan Valeria Richards menjadi figur sentral, serta menaikkan posisi Doctor Doom dalam hierarki kosmik Marvel. Konflik ideologis antara Reed dan Doom mencapai level baru, di mana masing-masing percaya bahwa hanya dirinya yang memiliki visi untuk mengamankan masa depan umat manusia.

Banyak konsep sentral dari komik ini yang menjadi fondasi untuk saga Hickman berikutnya yang berpuncak pada Secret Wars. MCU telah mulai mengeksplorasi ide-ide yang sama melalui Multiverse Saga. Avengers Doomsday mungkin tidak memiliki cukup waktu layar untuk fokus pada hubungan Fantastic Four dengan Doctor Doom, tetapi bisa mengambil karakterisasi tim dan Doom dari komik ini.

4. Jonathan Hickman’s The Avengers (2013–2015)

Komik ini memperluas Earth’s Mightiest Heroes ke skala yang belum pernah terjadi sebelumnya, mengubah tim menjadi kekuatan respons global dan kemudian multiversal. Dimulai dengan keputusan Captain America untuk meningkatkan jumlah anggota secara dramatis setelah invasi Builders, tim ini segera menghadapi incursions yang menempatkan Avengers utama dan Illuminati di bawah tekanan moral luar biasa saat menyelamatkan realitas.

Banyak ide sentral dari komik ini sudah bergema di seluruh Multiverse Saga. MCU telah memperkenalkan incursions melalui Doctor Strange in the Multiverse of Madness dan membangun beberapa realitas sebagai perhatian utama. Komik Hickman menawarkan cetak biru terperinci tentang bagaimana semua elemen ini bisa bertemu, termasuk upaya putus asa setiap universe untuk menghentikan incursions dan kesadaran Doom yang berkembang tentang multiverse.

5. Avengers: Time Runs Out (2014–2015)

Komik ini mungkin merupakan bacaan paling penting sebelum Avengers Doomsday karena menyajikan banyak bahan naratif yang kemungkinan akan dieksplorasi MCU. Berlatar delapan bulan setelah runtuhnya Illuminati, cerita mengikuti hari-hari terakhir multiverse saat incursions mengurangi realitas menjadi universe-universe yang tersisa. Pahlawan Bumi telah terpecah menjadi faksi-faksi yang bersaing.

Seperti Time Runs Out, Avengers Doomsday menempatkan Doctor Doom di pusat awal dari akhir multiverse Marvel, menghadirkannya sebagai pemimpin kompleks yang metodenya tidak konvensional memicu konflik dengan pahlawan Bumi. Komik ini juga menyoroti biaya emosional dari keputusan mustahil, dari persahabatan rumit Captain America dan Iron Man hingga perjuangan Reed Richards menyelamatkan keluarga dan universe-nya secara bersamaan.

6. Secret Wars: Last Days (2015)

Komik ini jarang mendapat perhatian yang sama seperti Time Runs Out atau Secret Wars, tetapi menawarkan gambaran paling jelas tentang seperti apa Marvel Universe selama jam-jam terakhirnya. Last Days mengikuti beberapa pahlawan dan tim saat mereka menghadapi pengetahuan bahwa Earth-616 hanya memiliki beberapa jam tersisa sebelum incursion terakhirnya dengan Earth-1610.

Acara crossover besar sering fokus pada segelintir protagonis, tetapi Last Days mengilustrasikan bagaimana peristiwa akhir dunia mempengaruhi setiap sudut shared universe secara simultan. Komik ini menekankan keruntuhan total aktivitas superhero normal, di mana pemerintah kehilangan kendali, evakuasi menjadi mustahil, dan juara terhebat Bumi tidak punya pilihan selain bersiap menghadapi hal yang tak terhindarkan.

7. Jonathan Hickman’s Secret Wars (2015)

Komik ini hampir pasti akan menjadi sumber inspirasi utama untuk Avengers: Secret Wars, tetapi tetap menjadi salah satu komik paling berharga untuk dibaca sebelum Avengers Doomsday karena kedekatan hubungan kedua cerita. Hickman menghadirkan Doom di puncak kompleksitasnya, sebagai penguasa yang benar-benar percaya bahwa ia telah menyelamatkan eksistensi.

Avengers Doomsday bisa memperkenalkan banyak fondasi Secret Wars sebelum Battleworld terbentuk di layar lebar. Film ini mungkin mulai mengeksplorasi pengetahuan Victor von Doom yang berkembang tentang multiverse, persaingannya dengan Reed Richards, dan keruntuhan realitas yang memungkinkan Battleworld ada. Kelangsungan hidup pahlawan terpilih di luar incursions terakhir dan penciptaan Battleworld juga bisa terjadi di akhir Avengers Doomsday.

8. Marvel Super Heroes Secret Wars (1984–1985)

Komik asli karya Jim Shooter mungkin tidak menyediakan cetak biru utama untuk babak terakhir Phase 6 MCU, tetapi pengaruhnya mencapai hampir setiap crossover multiversal besar dalam sejarah Marvel Comics. Komik ini memperkenalkan konsep revolusioner tentang pengangkutan pahlawan dan penjahat terhebat Marvel ke dalam satu konflik yang diatur oleh Beyonder di planet Battleworld.

Meskipun MCU kemungkinan akan menyimpan Battleworld untuk Avengers: Secret Wars, komik asli 1984 ini bisa membentuk akhir Phase 6 dalam berbagai cara. Avengers Doomsday mungkin meminjam konsep pahlawan dan penjahat dari berbagai sudut realitas yang bertemu melawan bencana bersama, serta eskalasi bertahap konflik menjadi perjuangan multiversal.

Spider-Man Brand New Day juga menghadirkan ancaman villain yang tak kalah menarik untuk diikuti. Sementara itu, Dark Knights of Steel II menawarkan perspektif berbeda tentang perang kuno di jagat DC.

Dengan durasi 165 menit, Avengers Doomsday memiliki waktu yang cukup untuk mengeksplorasi elemen-elemen dari komik-komik di atas. Bagi penggemar yang ingin mendapatkan pengalaman menonton yang lebih kaya, membaca kedelapan komik ini adalah langkah persiapan yang tepat sebelum menyaksikan konflik multiversal terbesar dalam sejarah MCU.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.