šŸ“‘ Daftar Isi

Teknologi sepak bola

7 Teknologi Canggih di Liga-liga Sepak Bola Top Dunia

Penulis:Naufal Mamduh
Terbit:
ā±ļø6 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Teknologi canggih sudah diadopsi di segala aspek kehidupan, termasuk olahraga. Sepak bola misalnya, saat ini berbagai teknologi sepak bola macam VAR, EPTS, miCoach Soccer, hingga Goal Line Technology sudah diaplikasikan di berbagai liga top dunia, termasuk Eropa.

Teknologi sepak bola digunakan untuk mendukung jalannya pertandingan agar lebih jujur dan menarik untuk ditonton oleh masyarakat dunia.

Asal tahu saja, saat iniĀ sepak bola menjadi cabang olahraga yang memiliki banyak penggemar. Setiap pertandingannya dinantikan oleh masyarakat dunia, khususnya pertandingan di liga top dunia, termasuk Eropa.

{Baca juga: 7 Teknologi Anti Banjir yang Ada di Berbagai Negara}

Nah, kali ini timĀ Telset.id akan memberikan informasi tentang 7 teknologi sepak bola canggih yang digunakan sebagai pendukung ketika permainan atau latihan berlangsung. Ingin tahu apa saja? Yuk simak!

VAR

Teknologi sepak bola

VAR atau disebut juga sebagaiĀ Video Assistant Referee. Teknologi VAR di sepak bola pertama kali digunakan pada AGustus 2016 dalam pertandingan di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat. Seperti namanya, VAR mampu membantu wasit dalam mengambil keputusan yang tepat dan adil.

VAR adalah teknologi yang didukung oleh 33 kamera yang menangkap segala kejadian di lapangan hijau. Dari 33 kamera tersebut, terdapat 8 kamera super slow-motion dan 4 kamera ultra slow-motion yang mampu merekam dengan detail momen-momen yang berlangsung cepat.

VAR juga didukung oleh 4 wasit VAR atau AVAR yang mengantongi lisensi resmi dari FIFA. Kecanggihan teknologi VAR memang bertujuan agar wasit bisa lebih akurat dalam mengambil keputusan.

Ketika pertandingan berlangsung, seorang wasit akan menghentikan sementara pertandingan untuk melihat kejadian sebelumnya melalui tayangan video di VAR. Teknologi VAR mulai banyak digunakan di liga-liga eropa serta Piala Dunia 2018 di Rusia.

Goal Line TechnologyĀ 

Teknologi canggih sepak bola

Goal Line Technology mampu membantu hakim garis dan wasit untuk mengesahkan gol dari sebuah tim atau tidak. Teknologi ini dikembangkan oleh FIFA sejak 2010, dan diuji coba dua tahun setelahnya.

Dasar diciptakannya Goal Line Technology ini berdasarkan beberapa keputusan kontroversial wasit yang terjadi di Liga Premier Inggris, Piala Dunia 2010, dan Euro 2012. Keputusan wasit dianggap kontroversial karena menganggap sebuah gol tidak sah padahal banyak yang melihat jika bola sudah masuk ke gawang.

Cara kerja Goal Line Technology terdiri dari dua metode. Pertama, dengan menanamkan kabel tipis di bawah rumput atau GoalRef. Kabel tipis akan ditanam sedalam 15-20 cm di dalam tanah dan sekitar gawang. Selanjutnya, kabel akan terhubung dengan bola yang telah dipasang microchip.

Kabel tipis yang tertanam di tanah akan menciptakan medan magnetik. Microchip yang terdapat di dalam bola akan bereaksi ketika melewati medan magnetik tersebut. Selain itu, chip akan memberikan informasi mengenai keberadaan bola di lapangan selama permainan berlangsung.

{Baca juga: 5 Alternatif Google Play Store Paling Lengkap di 2020}

Informasi mengenai bola selanjutnya dikirim pada unit penerima yang berbentuk seperti jam tangan yang akan digunakan oleh hakim garis dan wasit. Ketika bola telah melewati garis gawang dan dinyatakan gol maka akan muncul tulisan ā€œGoalā€ pada jam tangan wasit.

Teknologi kedua adalah menggunakan 14 kamera. Belasan kamera tersebut akan memproyeksikan gawang dalam bentuk 3 dimensi.

Masing-masing kamera memiliki tugas berbeda. 7 Kamera menyoroti masing-masing gawang, dan 7 sisanya memantau keberadaan bola dan memvisualisasikan ke model 3D. Semua informasi tersebut akan diberikan wasit untuk memutuskan apakah gol yang terjadi sah atau tidak.

miCoach Soccer

Teknologi canggih di sepak bola

miCoach Soccer merupakan teknologi yang diluncurkan Adidas, dan digunakan pertama kali oleh punggawa Barcelona, Lionel Messi. Teknologi ini sebenarnya berupa aplikasi dan chip khusus yang disematkan pada sepatu sepak bola.

Gunanya, miCoach Soccer mampu menghitung data dari aktivitas tiap pemain. Melalui teknologi ini, pesepak bola dapat menarik beragam data mulai dari jarak berlari, jumlah lari cepat yang dilakukan selama pertandingan, kecepatan lari maksimum dan data lain yang menyangkut dengan perilaku pemain di lapangan hijau.

Semua data tersebut akan terhubung dengan aplikasi miCoach Soccer yang tersedia bagi iPhone dan iPod Touch saja. Adapun chip miChoach ditanamkan pada sepatu Adidas Adizero F50.

Teknologi EPTSĀ 

Teknologi VAR

Teknologi canggih untuk sepak bola juga hadir untuk memenuhi kebutuhan pelatih. Di Piala Dunia 2018 di Rusia, ada teknologi bernama Electronic Performance and Tracking System (EPTS) yang menjadi acuan pelatih untuk menyusun strategi agar bisa memenangkan pertandingan.

Cara kerja teknologi EPTS adalah, pemain harus memakai rompi dengan sensor khusus yang ditanam di jersey mereka. Selama pertandingan berlangsung, sensor akan mengambil data fisik pemain, mulai dari denyut nadi, ukuran berat hingga kadar gula pemain saat itu juga. Semua data tersebut akan tersedia secara real-time kepada pelatih melalui tablet.

Penyajian data tersebut akan terhubung langsung dengan 396 kamera yang tersebar di stadion untuk memberikan gambaran kepada pelatih secara real-time. Video tersebut kemudian diolah di ruang kendali, dan kemudian didistribusi ke masing-masing tablet pelatih berupa video serta grafik secara lengkap.

FootBonautĀ 

Teknologi VAR

Kecanggihan teknologi juga diterapkan pada sesi latihan para pesepak bola. Di Jerman misalnya, Borussia Dortmund memiliki teknologi untuk latihan para pemain yang bernama FootBonaut. Teknologi FootBonaut sudah digunakan oleh Dortmund untuk meningkatkan kemampuan pemain sejak tahun 2013 silam.

FootBonaut adalah ruangan yang berbentuk 14/14 meter dan 72 panel. Pemain harus berdiri di tengah-tengah dan harus bersiap untuk menerima dan mengoper bola yang keluar dari panel.

{Baca juga: Bye-byeĀ Ngelag! Ini 7 Game Booster Android Terbaik 2020}

Bola akan keluar dari salah satu panel, dan pemain yang berada di ruangan tersebut harus segera menendang bola ke arah panel yang menjadi tujuan.

Semakin cepat para pemain menerima dan mengoper bola maka poin yang mereka dapat semakin tinggi. Poin tersebut akan tercatat di FootBonaut dan menjadi bahan pelatih untuk mengetahui perkembangan kemampuan para pemainnya.

GPS Sport VestĀ 

Goal Line Technology

Teknologi selanjutnya adalah GPS Sport Vest. Teknologi ini dikembangkan oleh Australian Institute of Sport (AIS) dan Cooperative Research Centres (CRC) dan diperkenalkan ke publik pada tahun 2006. Bentuk GPS Sport Vest sepintas menyerupai Bra.

Namun, jika ditelisik lagi, ternyata GPS Sport Vest memiliki kotak yang akan mengumpulkan data mengenai pergerakan pemain, jarak tempuh dan kecepatan berlari pemain. Data-data tersebut nantinya dikirim ke aplikasi yang terhubung di smartphone.

Data itu akan dijadikan acuan pelatih dalam menganalisa para pemainnya ketika menjalani sesi latihan. Teknologi ini sudah banyak dipakai oleh para tim di seluruh dunia termasuk timnas Indonesia.

Video WallĀ 

Goal Line Technology

Pada 2017 silam, klub asal Jerman TSG 1899 Hoffenheim juga memanfaatkan teknologi dalam sesi latihan. KlubĀ  tersebut menggunakan teknologi bernama Video Wall.

Teknologi Video Wall memadukan layar berukuran 6 x 3 meter, dan 4 kamera yang terintegrasi. Layar itu berisi rekaman video latihan dari 4 kamera yang ditempatkan di atas tiang gawang sebanyak 2 buah dan 2 kamera lagi ditempatkan di belakang gawang.

{Baca juga: Dari Avengers Hingga Trump, Ini 25 Artikel Terviral Wikipedia}

Video Wall diletakan di pinggir lapangan untuk merekam kegiatan latihan para pemain. Ke-4 kamera dioperasikan oleh pelatih yang memegang kendali untuk mengatur arah lensa kamera.

Melalui Video Wall, pelatih bisa langsung menganalisis strategi yang diterapkan kepada para pemain, sekaligus memberikan instruksi langsung selama sesi latihan. Para pemain juga akan diberi waktu untuk melihat video rekaman latihan mereka sebagai bahan analisa ke depannya.

Bagaimana, cangih-canggih kan teknologi yang ada di sepak bola zaman sekarang, khususnya di liga top dunia? (NM/MF)