📑 Daftar Isi

7 Film Animasi Bahas Teknologi, Toy Story 5 yang Terbaru

7 Film Animasi Bahas Teknologi, Toy Story 5 yang Terbaru

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Film animasi terbukti bukan sekadar hiburan ringan. Lewat kisah robot, AI, hingga dunia digital, genre ini kerap menjadi refleksi ketakutan dan harapan manusia terhadap kemajuan teknologi. Yang terbaru, Toy Story 5 yang tayang pada 2026 menghadirkan ancaman baru berupa tablet bernama Lilypad yang menyita perhatian anak-anak.

Dari WALL-E hingga The Wild Robot, berikut adalah 7 film animasi yang secara gamblang membahas hubungan manusia dengan teknologi, termasuk Toy Story 5 yang menjadi perbincangan hangat saat ini.

1. WALL-E (2008)

WALL-E merupakan salah satu film Pixar yang secara gamblang membahas pengaruh teknologi terhadap manusia. WALL-E adalah robot kecil yang hidup sendirian. Sehari-hari, ia ditugaskan untuk membersihkan Bumi setelah manusia pergi dan tinggal di luar angkasa.

Meski hampir sepanjang film berjalan tanpa dialog, film ini berhasil menyampaikan pesan utama tentang bagaimana ketergantungan manusia dan keserakahan manusia berakhir pada kehancuran tanaman, udara, dan makhluk-makhluk lainnya di planet Bumi. Ini menjadi pengingat akan dampak buruk jika teknologi tidak dikelola dengan bijak.

2. Astro Boy (2009)

Astro Boy menghadirkan kisah superhero yang diadaptasi dari manga Osamu Tezuka. Ceritanya berawal dari Dr. Tenma, seorang ilmuwan yang kehilangan anaknya dan kemudian menciptakan robot bernama Astro. Dr. Tenma kemudian memasukkan ingatan anaknya ke dalam robot tersebut, dengan harapan bisa “menghidupkan” anaknya di dalam robot tersebut.

Dari sini muncul pertanyaan: Apakah Astro bisa menggantikan anak Dr. Tenma yang telah tiada? Film ini mencoba menjawab pertanyaan tersebut, dengan pesan utamanya bahwa teknologi dapat menjadi bermanfaat bagi manusia dan bukan menjadi bahaya.

3. 9 (2009)

Film 9 adalah film animasi sci-fi yang rilis pada 2009. Film ini disutradarai Shane Acker dan diproduseri Tim Burton. Berlatar dunia yang telah hancur akibat perang, film ini menampilkan dunia di mana manusia telah musnah dikarenakan teknologi. Sisa kehidupan hanya diisi oleh makhluk bernama Stitchpunk yang berjuang bertahan melawan mesin perang yang berkeliaran.

Film ini menghadirkan kecemasan atas hadirnya teknologi bagi umat manusia. Di satu sisi, mesin cerdas dapat membantu, namun di sisi lain, mesin bisa saja berbalik melawan penciptanya. Kini, Stitchpunk menjadi harapan terakhir untuk menyelamatkan dunia dari ancaman mesin-mesin berbahaya.

4. The Mitchells vs. the Machines (2021)

The Mitchells vs. the Machines adalah film animasi Netflix yang berkisah tentang hubungan ayah dan anak yang merenggang. Sang ayah ingin menikmati waktu bersama keluarga, sementara sang anak lebih suka membuat video karena bercita-cita menjadi pembuat film. Perbedaan pandangan antargenerasi menunjukkan bagaimana teknologi kerap membuat orang tua merasa terpisah dari anak-anaknya.

Namun, cerita berkembang lebih jauh ketika Artificial Intelligence (AI) mengambil alih dunia dan mencoba memperbudak manusia. Keluarga Mitchell yang tidak begitu akur ini akhirnya harus bekerja sama untuk menyelamatkan diri mereka dan juga dunia. Isu AI yang diangkat relevan dengan AI Actor yang mulai merambah industri film.

5. Ron’s Gone Wrong (2021)

Ron’s Gone Wrong adalah film animasi di mana dunia dipenuhi oleh B-Bots, robot kecil yang bisa berjalan, terhubung secara digital, dan dipasarkan sebagai sahabat manusia. Cerita berfokus pada Barney, seorang anak yang mendapatkan B-Bot rusak. Karena hal itu, B-Bot milik Barney dapat bergerak bebas tanpa terpengaruh algoritma. Tertarik punya sahabat seperti B-Bot milik Barney?

6. The Wild Robot (2024)

The Wild Robot adalah film animasi sci-fi DreamWorks yang punya cerita unik karena menggabungkan teknologi dengan alam. Diceritakan sebuah robot terdampar di pulau terpencil dan akhirnya menjadi ibu angkat bagi seekor anak angsa.

Tema utama The Wild Robot menekankan bahwa teknologi yang lebih manusiawi sebenarnya lebih baik daripada robot yang berorientasi pada keuntungan. Film ini punya kisah yang menyentuh sekaligus penuh harapan, menjadikannya tontonan yang menarik di waktu luang.

7. Toy Story 5 (2026)

Toy Story 5 menghadirkan ancaman baru untuk Woody dkk. melalui kehadiran tablet bernama Lilypad. Lilypad menyita perhatian anak-anak, membuat mereka lebih sering bermain gim digital alih-alih berimajinasi dengan mainan.

Toy Story 5 menghadirkan kecemasan teknologi mengenai bagaimana teknologi perlahan menggeser kegembiraan di dunia nyata. Ini merupakan permasalahan yang tidak hanya dihadapi oleh anak-anak, tetapi juga oleh orang dewasa. Fenomena ini mirip dengan Film Tom and Jerry yang mencoba format baru untuk tetap relevan.

Tema perkembangan teknologi bukanlah hal baru. Tidak sedikit film animasi yang menyoroti kehadiran teknologi untuk manusia, seperti kemunculan AI, robot, dan internet. Semua kisah pada film di atas menunjukkan bagaimana teknologi punya dua sisi yang saling berlawanan: membantu manusia sekaligus mengancam kehidupan sehari-hari.

Kecemasan terhadap dominasi teknologi juga menjadi sorotan dalam Film Avatar Aang yang bocor dan menjadi perhatian publik. Sementara itu, industri animasi terus berinovasi untuk menyampaikan pesan moral melalui cerita yang menghibur.

Dengan hadirnya Toy Story 5, diskusi tentang dampak teknologi terhadap interaksi sosial dan imajinasi anak-anak kembali mengemuka. Film ini menjadi pengingat bahwa di tengah kemajuan zaman, kegembiraan dunia nyata tetap tak tergantikan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.