5 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Menjual Ponsel

5 Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Menjual Ponsel

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Menjual ponsel yang sudah lama dipakai dan menggantinya dengan ponsel yang baru sangat lumrah di Indonesia. Tak heran, kita melihat banyak perangkat bekas di toko ponsel. Nah, bagi Anda yang memiliki kebiasaan menjual atau “tukar tambah”, sebaiknya Anda harus memastikan ponsel Anda “sudah aman” untuk dijual.

Banyak diantara para pengguna smartphone yang suka ceroboh. Salah satu masalah yang paling sering dijumpai adalah, saat menjual perangkatnya masih dalam keadaan “tidak aman”. Maksudnya tidak aman disini adalah, data-data atau file yang ada di ponsel Anda masih belum dibersihkan alias dihapus.

Untuk itu, ada beberapa hal yang penting harus Anda perhatikan saat akan menjual ponsel. Setidaknya ada lima hal yang harus Anda perhatikan sebelum menjual ponsel, agar nantinya tidak menimbulkan masalah.

Nah, Tim Telset.id akan memberitahu 5 hal yang harus Anda perhatikan sebelum menjual ponsel, yang dirangkum dari laman Howtogeek berikut ini!

1. Jangan Lupa Backup Data Anda

Hal yang pertama dan paling penting untuk dilakukan adalah melakukan backup data yang ada di ponsel Anda. Mulai dari foto hingga data penting wajib Anda pidahkan ke tempat lain.

Untuk caranya sendiri, ada beberapa cara. Mulai dari melakukan backup dengan menyambungkannya dengan PC hingga mengunggahnya ke penyimpanan cloud bisa dilakukan.

Intinya adalah selalu lakukan backup data agar Anda tidak pusing saat mendapatkan ponsel baru Anda.

2. Hapus dan Enkripsi Data

Langkah selanjutnya setelah melakukan backup adalah dengan menghapus seluruh data yang ada serta melakukan enkripsi pada ponsel pintar Anda. Mengapa perlu dihapus dan di enkripsi?

Hal ini dikarenakan saat melakukan factory reset, tidak ada jaminan seluruh data Anda akan terhapus dengan sempurna. Maka selayaknya Anda menghapus dan mengenkripsi data yang ada di ponsel pintar.

Jika Anda pengguna Android, untuk melakukan enkripsi hal yang harus dilakukan adalah pergi ke pengaturan, lalu pilh keamanan. Lalu geser kebawah dan pilih enkripsi data. Setelah menunggu, maka ponsel Anda sudah terenkripsi.

3. Lakukan Factory Reset

Setelah memastikan data di ponsel sudah dihapus dan dienkripsi, maka hal yang wajib dilakukan selanjutnya adalah melakuan factory reset. Untuk melakukan factory reset pun ternyata sangatlah mudah.

Jika Anda pengguna Android, maka hal yang harus dialkukan adalah pergi ke pengaturan. Setelah masuk, lalu cari menu backup dan reset dan sentuh menu tersebut.

Setelah masuk, Anda tinggal memilih factory reset, lalu hal yang harus dilakukan adalah menunggu selama beberapa menit.

Setelah factory reset selesai, maka ponsel akan kembali menyala. Hal yang harus dilakukan adalah mematikan ponsel dengan cara menekan tombol power.

4. Bersihkan Ponsel dan Pastikan Tak Ada Benda yang Tertinggal

Langkah membersihkan dan memastikan tak ada benda yang tertinggal terkadang sering dihiraukan oleh pengguna yang hendak menjual posel pintar mereka. Padahal Anda harus memastikan segalanya, termasuk SIM card dan microSD Anda untuk dikeluarkan dari ponsel.

Selain itu, Anda juga harus memastikan bagian dalam ponsel untuk dibersihkan. Siapa tahu, dengan Anda membawa ponsel yang bersih dan kinclong, orang yang hendak membeli akan meningkatkan harga penawaran mereka.

5. Pastikan Seluruh Kelengkapan Ponsel Masuk ke Dalam Box

Setelah memastikan seluruh ponsel bersih dan tidak terdapat apapun di dalam ponsel, hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah memastikan seluruh kelengkapan dari ponsel pintar ada di dalam box. Mulai dari perangkat itu tersendiri, kabel pengisian data, headset, hingga buku petunjuk dan garansi wajib ada di dalam box. [NC/HBS]