Telset.id â iOS dan Android bisa dibilang menjadi dua platform yang punya ekosistem aplikasi terbesar dibandingkan sistem operasi mobile lainnya. Banyak aplikasi bisa mudah didapatkan di App Store maupun Google Play Store, baik yang berbayar maupun gratisan.
Tentu saja banyak pengguna smartphone memilih aplikasi gratisan, meski tak jarang aplikasi tersebut disusupi begitu banyak iklan yang mengganggu dan kekurangan lainnya. Sedangkan untuk aplikasi berbayar, tentu banyak fitur unggulan yang bisa dirasakan penggunanya.
Tapi sayang, terkadang harga yang ditawarkan begitu mahal sehingga membuat kita sebagai pengguna smartphone berpikir ulang, apakah perlu membeli aplikasi dengan harga yang mahal?.
Well, berbicara soal aplikasi berbayar, kini tim Telset.id akan membagikan jajaran aplikasi smartphone paling mahal. Pokoknya, aplikasi ini khusus orang-orang yang âsuka kemewahanâ alias banyak uang di dalam dompetnya. Check this out!
Kita mulai dari halaman berikutnya
The Most Expensive App

Pertama kita mulai dari yang paling murah dulu yakni aplikasi The Most Expensive App. Dibanderol dengan harga Rp 5,5 juta, aplikasi ini bisa dibilang sebagai salah satu aplikasi paling useless yang ada di Google Play Store. Bagaimana tidak, dengan harga semahal itu, kita hanya disuguhkan sebuah gambar berlian saja tanpa disematkannya ornamen atau fitur lainny.
Namun ada sisi menarik dan membuat penasaran para pengguna Android yakni sang developer aplikasi ini hanyalah menampilkan screenshoot yang menunjukan teks untuk menunjukan tempat berliannya ada di mana agar para pengguna Android penasaran seperti apa berliannya. Hingga kini, baru ada 5 orang kaya yang sudah membeli The Most Expensive App. Keren ya!
Selanjutnya app.Cash
app.Cash

Selanjutnya adalah aplikasi app.Cash yang bisa dibilang merupakan aplikasi yang tampilkan mesin kasir secara virtual. Dijelaskan oleh sang developer, aplikasi senilai USD 999,99 atau sekitar Rp 13,49 jutaan ini merupakan sistem kasir yang stylish untuk segala keperluan.
Jika melihat dari tampilannya, aplikasi ini memungkinkan penggunanya untuk mengetahui proses transaksi yang biasanya terjadi di mesin kasir di sebuah toko swalayan, toko retail, dan lainnya. Sebut saja seperti penghitungan nominal barang, penjumlahan total bayar, bahkan hingga proses mengeluarkan struk belanja. Tidak jelas kenapa aplikasi app.Cash dibanderol dengan harga begitu mahal, namun bagi seorang sultan tentunya aplikasi ini cocok untuk dibeli.
Selanjutnya Ignition
Ignition
Selanjutnya ada aplikasi bernama Ignition yang juga dibanderol dengan harga USD 999,99 atau sekitar Rp 13,49 jutaan. Dibandingkan dua aplikasi sebelumnya, bisa dibilang aplikasi ini bisa dikatakan lebih berguna. Hal itu karena Ignition mampu menghubungkan smartphone pengguna ke banyak PC atau laptop mereka untuk mengontrolnya secara jarak jauh.
Selain itu, penggunanya juga bisa mengelola file hingga mematikan perangkat yang telah terhubung dengan smartphone kapanpun dia mau, asalkan harus terhubung ke jaringan internet, entah itu koneksi selular atau Wi-Fi. Entah kenapa harganya sangat mahal, karena bisa dibilang Ignition hampir mirip dengan aplikasi seperti aplikasi AirDroid, TeamViewer dan aplikasi serupa lainnya.
Selanjutnya Abu Moo
Abu Moo

Aplikasi paling mahal selanjutnya adalah enam aplikasi Abu Moo yang masing-masing dibanderol dengan ahrga Rp 5,5 juta. Jika keenam aplikasi tersebut dibeli sekaligus, maka sang pembeli diharuskan membayar cash sebesar Rp 33 juta tanpa nego.
Sama seperti aplikasi The Most Expensive App, aplikasi Abu Moo ini pun sangat useless. Bagaimana tidak, ketika Anda membelinya, Anda hanya disuguhi tampilan batu permata mewah (di dunia nyata) seperti Ruby, Sapphire, Emerald, Black Diamond, Aquamarine dan Amethyst di layar utama smartphone. Bagaimana minat?
Selanjutnya iVIP Black
iVIP Black

Aplikasi paling mahal dan sangat cocok dibeli oleh sultan atau orang berduit tebal adalah aplikasi bernama iVIP Black yang juga dijuluki sebagai aplikasi khusus bagi orang-orang berduit atau âThe Millionaire Appâ. Bagaimana tidak, meski pengguna telah membeli aplikasi yang dihargai USD 1.399,99 atau sekitar Rp 18,9 jutaan ini, untuk bisa masuk ke dalam aplikasi dan merasakan layanan VIP di dalamnya, para pengguna harus memastikan harta mereka terlebih dahulu berada di atas USD 1 juta atau sekitar Rp 13,5 miliar.
Layanan VIP-nya sendiri sangat beragam. Sebut saja seperti pembelian kupon-kupon tertentu agar bisa digunakan untuk berkunjung ke tempat-tempat ekslusif seperti restoran atau hotel mewah, hingga pulau pribadi. Bagaimana minat membuang-buang uang dengan membeli aplikasi seperti ini? (FHP/HBS)







