Telset.id, Jakarta – Tingginya harga sebuah barang membuat banyak orang yang melirik untuk membeli versi refurbish dari barang tersebut. Salah satu contoh barang “daur ulang” yang paling laku adalah ponsel pintar.
Bahkan kini, para produsen ponsel pintar seperti Apple dan Samsung mulai melirik bisnis tersebut. Hal ini dikarenakan minat pelanggan yang semakin tinggi untuk mendapatkan produk refurbish.
Akan tetapi, untuk membeli barang refurbish Anda harus berhati-hati jika tidak membelinya langsung dari pabrikannya. Nah untuk itu, silahkan simak empat barang refurbish yang sebaiknya Anda hindari untuk dibeli, seperti yang telah kami rangkum dari laman CNET berikut ini.
1. Perangkat Penyimpanan Digital

Beberapa contoh dari perangkat penyimpanan digital yang sering dipakai adalah hard drive dan SSD. Meskipun tidak terlalu mahal, namun masih banyak orang yang mengincar kedua penyimpanan tersebut dalam kondisi refurbish.
Padahal, sebuah penyimpanan memiliki masa pakai sendiri. Misalnya saja, sebuah hard drive akan rusak ketika bagian keping penyimpanan sudah mulai baret yang membuat data tidak dapat lagi diakses.
Sedangkan sebuah SSD sendiri memiliki masa pakai yang dianjurkan sebelum mulai kehilangan kemampuan penyimpanannya. So, sebaiknya Anda berfikir kembali untuk membeli perangkat penyimpanan refurbish agar data Anda tetap terjaga dengan baik.
2. Televisi

Televisi (TV) merupakan salah satu barang yang sering diincar oleh para pembeli. Biasanya, para pengguna ingin mendapatkan TV dengan ukuran yang besar dengan harga yang semurah mungkin yang mereka dapat temui.
Padahal dalam membeli TV, banyak yang harus diperhatikan. Hal ini dikarenakan komponen dari TV terbilang cukup banyak dan rumit yang sulit dicari jika dibandingkan dengan beberapa barang elektronik lainnya.
Terlebih lagi, dukungan garansi resmi TV juga terbilang singkat. Jadi, lebih baik mencari TV baru jika dibandingkan dengan membeli TV refurbish.
3. Printer

Printer merupakan sebuah perangkat yang bisa dibilang diperlukan untuk dimiliki, namun akan jarang dipakai. Oleh sebab itu, para pengguna cenderung lebih tertarik untuk membeli perangkat ini dengan harga yang murah.
Namun ternyata, perangkat ini mungkin salah satu perangkat yang paling riskan untuk dibeli dalam keadaan refurbish. Hal ini dikarenakan banyak oknum-oknum yang memodifikasi printer agar dapat menggunakan tinta non original yang cenderung mahal.
Nah, jika Anda sangat terpaksa untuk membeli barang ini, sebaiknya Anda teliti terlebih dahulu dengan seksama apakah ada bekas tinta di bagian cartridge dari printer yang hendak dibeli.
4. Ponsel

Sudah menjadi rahasia umum bahwa banyak pedagang, baik online maupun offline menawarkan ponsel refurbish dengan harga yang sangat menggoda. Tentu saja, hal ini membuat banyak orang tergoda untuk membelinya.
Padahal, kebanyakan ponsel di zaman sekarang, para vendor sudah menggunakan baterai non-removable atau tidak dapat dilepas. Dengan kata lain, bagaimana Anda bisa yakin ponsel refurbish sudah diperbaiki dengan baterai baru jika baterainya tidak bisa dilepas?
Namun jika Anda tetap ngotot untuk membeli ponsel refurbish, sebaiknya Anda membeli langsung dari vendor atau dari tempat rujukan yang sudah ditunjuk oleh vendor. [NC/HBS]




