Ilustrasi program pelatihan machine learning Yandex dan Digital Talent Komdigi

Yandex dan Komdigi buka pelatihan machine learning gratis

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset — Yandex bekerja sama dengan Digital Talent Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) membuka pendaftaran program pelatihan dan kompetisi machine learning gratis bertajuk Linear Models in Machine Learning: Fundamentals, Applications, and Competition. Pendaftaran program ini dimulai pada 29 Juni hingga 19 Juli 2026 dan terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia.

Program pelatihan ini dirancang untuk memberikan kompetensi machine learning, khususnya Linear Regression, mulai dari pemahaman konsep dasar hingga penerapannya dalam menyelesaikan permasalahan nyata. Kurikulum mencakup materi dasar machine learning, teknik data preprocessing, serta pengembangan model Linear Regression. Selama pelatihan, peserta akan belajar membangun model menggunakan Python dan Scikit-learn melalui berbagai latihan praktik dan studi kasus.

Selain memahami proses pengembangan model, peserta juga akan mempelajari teknik evaluasi dan validasi model, mengatasi tantangan umum dalam machine learning, serta mengembangkan kemampuan menerjemahkan kebutuhan bisnis menjadi solusi berbasis AI/ML. Program ini menerapkan learning journey yang terstruktur dan disusun oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi dan Yandex melalui kombinasi pembelajaran mandiri (self-paced learning), sesi bersama mentor (live session), hands-on lab, assignment, evaluasi, hingga kompetisi.

Setiap peserta diwajibkan menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar bisa mengikuti kompetisi di akhir program. Tahapan pelatihan batch pertama akan menjalani empat modul pembelajaran, dan setiap modul akan diselesaikan selama seminggu dari tanggal 20 Juli hingga 23 Agustus 2026. Pada tahap ini, peserta akan mendapatkan pendampingan personal dari mentor yang dipilih dari perusahaan lokal spesialis machine learning sebagai mitra Yandex.

Program ini terdiri atas empat modul yang disusun secara bertahap, dengan setiap modul dibangun berdasarkan materi pada modul sebelumnya. Setelah menyelesaikan seluruh modul, peserta akan mengikuti asesmen akhir yang terdiri atas 40 pertanyaan dan harus diselesaikan dalam waktu 40 menit. Peserta yang berhasil lulus asesmen akhir akan menerima undangan untuk mengikuti Hackathon yang diselenggarakan secara daring pada 4-6 September 2026 serta berkompetisi untuk mendapatkan hadiah.

Setelah batch dengan pendampingan mentor berakhir, program akan berlanjut setiap bulan melalui batch pembelajaran mandiri (self-paced) yang dimulai pada September dan Oktober. Setiap batch berlangsung selama enam minggu dan mengikuti tahapan yang sama, yaitu: tes masuk, empat modul pembelajaran yang dibuka secara bertahap, asesmen akhir, dan pemberian sertifikat kepada peserta yang berhasil lulus. Peserta yang melewatkan batas waktu pendaftaran untuk batch dengan pendampingan mentor akan secara otomatis didaftarkan ke batch berikutnya yang tersedia sesuai jadwal.

“Program ini kami rancang untuk siapa saja yang ingin terus belajar, tanpa melihat usia atau latar belakang profesinya. Tahun ini, kami membuka kesempatan bagi semua orang yang ingin belajar AI dan Machine Learning untuk ikut bergabung,” ujar Alexander Popovskiy, CEO Yandex Search. “Kami menggabungkan materi yang kuat secara akademis dengan pengalaman belajar yang aplikatif. Peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga berlatih menyelesaikan tantangan nyata menggunakan data dan machine learning. Kami berharap semakin banyak talenta AI yang tumbuh dan berkontribusi bagi ekosistem AI di Indonesia dan di dunia,” tambah Alexander.

Pada penyelenggaraan tahun 2025, program ini diikuti oleh 1.295 peserta dan berhasil melahirkan tiga pemenang kompetisi Hackathon, serta puluhan peserta yang memperoleh reward atas capaian pembelajaran selama pelatihan. Para peserta terbaik berhasil mengembangkan model Machine Learning dengan tingkat akurasi yang tinggi dalam menyelesaikan studi kasus yang diberikan.

“Indonesia membutuhkan lebih banyak talenta Artificial Intelligence, Machine Learning dan Data Science di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pertanian, kesehatan hingga sektor prioritas lainnya,” ujar Bonifasius Pudjianto, Ph.D, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital. “Pelatihan ini memberikan fondasi yang kuat bagi para peserta untuk menciptakan dampak nyata di berbagai sektor tersebut, dengan pendekatan pembelajaran yang mudah diakses dan dapat diikuti oleh siapa saja yang ingin belajar,” tambah Bonifasius.

Pendaftaran pelatihan dibuka mulai 29 Juni hingga 19 Juli 2026. Program ini direkomendasikan diikuti oleh mahasiswa semua semester khususnya jurusan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.