XL Salurkan Donasi dan Hijaukan Lereng Merapi

Jakarta – Hingga kini proses recovery pasca bencana letusan Gunung Merapi terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. PT XL Axiata (XL) bekerjasama dengan Pundi Amal SCTV, menyalurkan dana donasi dari SMS Donasi pelanggan XL melalui program penghijauan lereng Merapi.

Program yang berupa penanaman 25 ribu pohon di lahan seluas 40 hektar ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) kedua perusahaan.

Acara tutup tanam berlangsung di perbatasan Desa Glagaharjo (Sleman-DIY) dan Balerante (Klaten-Jateng) dilakukan secara bersama oleh Komisaris XL, Giri Suseno Hardihardjono, Direktur Network & Services XL, Dian Siswarini, Komisaris SCTV, Suyono, dan Ketua Pundi Amal SCTV, M Risanggono, Senin (30/5).

Dampak bencana Merapi luar biasa besar dan menjadi tanggung jawab semua pihak. Karena itu, kami sangat berterima kasih atas donasi dari pelanggan XL yang ditujukan bagi korban, sehingga benar-benar bermanfaat bagi korban, kata Komisaris XL, Giri Suseno Hardihardjono dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (31/5).

Giri menambahkan, bersama dengan program tanggung jawab sosial perusahaan, XL juga menyalurkan donasi dalam program penghijauan untuk memulihkan lingkungan yang sebelumnya rusak karena erupsi.

Sementara itu Komisaris SCTV Suyono mengatakan, kerjasama Pundi Amal SCTV dengan XL dalam penyaluran berbagai bantuan bagi korban Merapi, sudah di rencanakan sedemikian rupa agar mampu menghadirkan manfaat maksimal dan jangka panjang bagi korban.

Pohon yang ditanam tidak sekadar untuk penghijauan, namun sekaligus pohon yang bisa menjadi investasi masa depan bagi korban dalam mengembalikan kehidupannya. ujar Komisaris SCTV Suyono.

Seperti diketahui, Desa Glagaharjo dan Balerante keduanya mengalami kerusakan hebat akibat erupsi. Ribuan hektar hutan dan ladang hancur, padahal selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat. Karena itu, selain menyediakan pohon, program penghijauan ini juga dirancang sekaligus agar dapat menjadi sumber pendapatan bagi warga korban di kedua desa.

Program ini melibatkan 510 KK warga Desa Glagaharjo untuk menanam lebih dari 15 ribu pohon di lahan seluas 30 hektar, dan 288 KK warga Balerante dengan 10 ribu pohon di lahan 10 hektar. Pohon yang ditanam terdiri dari 3 jenis. Pertama pohon buah, yang cocok ditanam di dataran tinggi (1000 dpl), yaitu, Jeruk, Kelengkeng unggul, Nangka, dan Jambu biji. Pohon jenis ini akan dibagikan langsung kepada warga dan ditanam di halaman untuk mempermudah perawatan.

Kedua, pohon reboisasi dan perindang, yaitu Beringin, Gayam, Asam Jawa, yang memiliki perakaran kuat dan mampu menyimpan air. Pohon jenis ini diharapkan dapat memulihkan kembali ekosistem dan fungsi hutan.

Ketiga, tanaman kayu yang produktif antara lain Sengon, Trembesi, Akasia, Cengkih, dan Petai Cina. Tanaman ini ditujukan menjadi tanaman investasi warga yang nantinya kayu dapat dipanen sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga. [hbs]

{jcomments on}

 

Previous articleJadi Ajang Internasional, ICS Berganti Nama ICC
Next articlePenampakkan BlackBerry Apollo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here