telset

‘XL Developer Network’, Peluang Bisnis Pengembang Lokal

XL Developer Network launching
XL Developer Network launching

Jakarta – Tren social gaming terus meningkat seiring dengan popularitas jejaring sosial yang membawanya. Memanfaatkan tren tersebut, XL menggandeng TheMobileGamer (TMG), perusahaan game dari Singapura, meluncurkan program “XL Developer Network: Road to GameHack 2013”.

“Program XL Developer Network ini merupakan kelanjutan dari KotaGame, platform social game berbasis browser pertama di Indonesia, yang sudah kami luncurkan tahun lalu,” kata Direktur Technology, Content & New Business XL, Dian Siswarini di Jakarta, Selasa (8/1).

Dian berharap, program ini mampu mendorong terciptanya ekosistem yang baik bagi XL, TMG, dan para pengembangan game, sekaligus merangsang para developer untuk lebih banyak lagi menciptakan game di platform KotaGames yang tersedia di XL.

“Selain itu, tentu saja, semoga program ini dapat merangsang tumbuhnya perusahaan-perusahaan game baru di tanah air,” pungkasnya.

XL Developer Network, jelas Dian lagi, akan dilakukan dengan cara merangkul berbagai komunitas pengembang game di Indonesia, antara lain melalui penyelenggaraan workshop di beberapa kota besar seperti Jakarta/Depok, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya.

Tujuan workshop ini adalah untuk memperkenalkan sisi teknis pembuatan game sosial dan integrasi ke KotaGames sekaligus mempersiapkan para calon peserta untuk mengikuti kompetisi GameHack yang akan diadakan bulan Maret 2013 nanti.

Kompetisi GameHack tersebut memasang target 100 peserta yang terdiri dari pengembang game profesional Indonesia, pelajar, dan juga freelancer yang mempunyai kemampuan dalam bidang web development.

Sementara itu, Revie Sylviana, GM Content & Application XL menambahkan, kontribusi layanan Value Added Service (VAS) yang salah satunya menawarkan game bagi revenue cukup bagus.

“Dari total pengguna VAS kita 10% berasal dari game. Sedangkan kontribusi revenue, jika disatukan dengan jejaring sosial jumlahnya bisa mencapai 30%,” terang Revie.

Ia mengungkapkan, melalui kerjasama dengan Kotagames.com yang diperkenalkan sejak Februari tahun lalu, jumlah penggunanya terus mengalami peningkatan, yakni dari 15 ribu hingga sampai akhir tahun menjadi 1,2 juta.

“Kami akan fokus ke sini, jika dulu kami memang mengambil keuntungan dari paket data, mulai tahun ini kami akan push untuk pembelian item virtual,” ungkapnya.

Walaupun pengguna feature phone yang bermain game mobile berasal dari kalangan mengengah ke bawah, namun menurutnya jumlah rata-rata untuk pembelian virtualnya cukup tinggi.

“Jika dirata-rata bisa Rp 10 ribu per bulan. Lumayan banyak, karena sebenarnya kesadaran untuk membeli item virtual masih kecil. Mudah-mudahan akan terus meningkat tahun depan,” tutur Revie. [hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0