XL Berminat Ikut Lelang Frekuensi 2.3 Ghz Bekas Jasnita

Foto: Hendra Wiradi/Telset.id

Telset.id, Jakarta – XL Axiata tertarik ikut lelang frekuensi radio 2.3 Ghz yang sebelumnya dimiliki oleh PT Jasnita Telekomindo. XL menyatakan ingin mendapatkan kanal frekuensi yang dikembalikan Jasnita itu untuk meningkatkan layanan Internetnya.

Seperti diketahui, Jasnita telah mengembalikan pita frekuensi radio frekuensi 2.3 GHz pada 19 November lalu, karena masalah tunggakan Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi.

Menurut Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih, frekuensi tersebut dinilai bisa untuk meningkatkan layanan internet XL menjadi lebih luas dan handal.

“Kami terbuka peluang untuk mengikuti lelang frekuensi bekas Jasnita kalau pemerintah membuka lelang. Karena frekuensi itu penting banget untuk menjaga layanan operator,” ucap Ayu di sela acara Grand Launch XL Home di LEON Club & Resto, Jakarta Rabu (05/12/2018)

Tetapi langkah XL untuk memakai frekuensi bekas Jasnita tampaknya cukup sulit karena operator Smartfren juga tertarik pada frekuensi yang dikembalikan Jasnita tersebut.

Ditemui awak media pada 29 November 2018 lalu, Chief Brand Officer Smartfren, Roberto Saputra bahwa pihaknya tertarik untuk ikut lelang frekuensi tersebut untuk menambah jaringan mereka.

“Buat saya spektrum itu infrastruktur, jadi bagaimanapun kita pasti interest (tertarik) untuk nambah infrastruktur dan meningkatkan resources,” ujar Roberto di Kembang Goela Restaurant, Plaza Sentral, Jakarta.

Sebelumnya, PT Jasnita Telekomindo tidak turut mengajukan proposal perdamaian ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) seperti yang dilakukan PT First Media Tbk dan PT Internux terkait tunggakan Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi Radio.

Dalam rilis yang diterima Telset.id pada Rabu (21/11) Jasnita memilih mengembalikan pita frekuensi radio frekuensi 2.3 GHz kepada pemerintah terhitung sejak tanggal 19 November 2018.

XL sendiri saat ini memang sedang gencar memperluas cakupan layanan internetnya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong pengembangan layanan XL Home dengan menggandeng layanan streaming Netflix.

XL Home sendiri merupakan layanan fixed broadband yang bertujuan untuk memberikan layanan intenet rumah bagi para pengguna.

Sementara itu, Direktur Corporate Strategy & Business Development XL, Abhijit Navalekar menambahkan, XL sangat antusias untuk mengembangkan layanan ini, karena Netflix sangat populer di dunia.

“Kami menyambut gembira kerjasama dengan Netflix sehingga pelanggan bisa menikmati berbagai pilihan tontonan berkualitas tinggi baik film, serial TV, dokumenter maupun tayangan keluarga dan anak-anak yang berkualitas langsung di TV melalui XL Home Entertainment Box,” ujarnya. [NM/HBS]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here