WhatsApp, Skype & Viber Terancam Diblokir di Arab Saudi

WhatsApp, Skype & ViberJakarta – Pemerintah Arab Saudi menyatakan akan memblokir aplikasi dan layanan messaging, Skype, WhatsApp dan Viber, karena dianggap tidak sesuai dengan peraturan di negara tersebut.

Tidak dijelaskan peraturan apa yang telah dilanggar ketiga layanan tersebut. Namun beberapa media setempat menyebutkan, itu cuma ‘akal-akalan’ pemerintah Arab Saudi untuk bisa memonitor aplikasi tersebut.

Sebelumnya pada tahun 2010 lalu, pemerintah ‘Negeri Petro Dollar’ itu juga pernah memblokir layanan BlackBerry. Saat itu, pemerintah Arab Saudi membuat aturan yang mengharuskan semua lalu lintas komunikasi di negera tersebut harus dibawah pengawasan mereka.

“Kami mengingatlkan bahwa akan mengambil tindakan yang tepat pada aplikasi dan layanan ini, jika tidak bisa memenuhi aturan tersebut,” kata juru bicara Komisi Teknologi Informasi dan Komunikasi Arab Saudi, yang dikutip dari Reuters, Senin (1/4)

CNN melaporkan, pemblokiran ini dilakukan karena kemungkinan terkait maraknya aksi protes politik beberapa waktu lalu di negara tersebut. Aksi ‘gerilya’ itu disebutkan bermula di WhatsApp.

Sejumlah aktivis menyatakan kekecewaannya atas sikap pemerintah Arab Saudi ini. Mereka menegaskan, pemerintah tidak seharusnya mengancam untuk memblokir aplikasi messaging dan layanan media sosial.

“Saya cukup heran dan terkejut mengetahui pemerintah Arab Saudi masih memakai taktik seperti ini,” tulis salah satu blogger terkenal Arab Saudi Eman Al-Nafjan menyindir sikap pemerintahnya.

“Tidak diragukan, mereka (pemerintah Saudi) sangat mampu melakukannya tanpa harus mengancam untuk memblokir aplikasi,” ucapnya lagi.

Walaupun telah resmi diumumkan, namun berdasarkan pantauan sejumlah media setempat ketiga aplikasi ini hingga kini masih bisa diakses.[HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0