Ilustrasi perbandingan email dukungan resmi X dengan email phishing palsu

Waspada Phishing Email Palsu Mengatasnamakan X (Twitter)

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:
  • Gelombang phishing baru menargetkan pengguna X dengan email keamanan palsu
  • Email mengklaim ada perangkat baru yang login dan meminta reset password
  • Tautan dalam email mengarah ke situs jebakan pencuri kredensial
  • Email palsu meniru branding X dengan sempurna, termasuk tata bahasa rapi
  • Ciri utama penipuan: alamat email pengirim dan tautan mencurigakan
  • X hanya mengirim email dari @X.com atau @e.X.com
  • Langkah aman: buka aplikasi X langsung, jangan klik tautan di email
  • Jika sudah terlanjur, segera ganti password dan aktifkan 2FA

Telset.id – Gelombang baru serangan phishing menargetkan pengguna X (sebelumnya Twitter) melalui email keamanan palsu yang dirancang sangat meyakinkan. Alih-alih melindungi akun, pengguna justru diarahkan ke situs jebakan yang mencuri kredensial login.

Serangan ini memanfaatkan kekhawatiran pengguna terhadap keamanan akun. Korban menerima email yang tampak seperti notifikasi resmi dari X, memberitahukan bahwa perangkat baru telah masuk ke akun mereka. Email tersebut mendesak korban untuk mengklik tautan guna mereset kata sandi atau meninjau akses aplikasi.

Menurut laporan The Guardian, nasihat yang diberikan dalam email palsu ini terdengar sah karena meniru apa yang sebenarnya disarankan X kepada penggunanya. Namun, tautan yang disertakan tidak mengarah ke situs resmi X, melainkan ke halaman yang dirancang untuk mencuri kata sandi atau menipu pengguna agar memberikan akses penuh ke akun mereka melalui aplikasi penipu.

Apa yang membuat email palsu ini begitu meyakinkan? Penipuan ini meniru merek, warna, dan format X hampir dengan sempurna, termasuk tata bahasa dan ejaan yang rapi. Jake Moore, penasihat keamanan siber global di ESET, mengatakan bahwa petunjuk sebenarnya mudah terlewatkan jika pengguna tidak tahu harus mencari di mana.

Menurutnya, petunjuk terbesar adalah alamat email pengirim dan tujuan tautan setelah diklik. Halaman pusat bantuan X menyebutkan bahwa mereka hanya mengirim email dari alamat @X.com atau @e.X.com dan tidak akan pernah meminta kata sandi melalui email, DM, atau balasan.

Modus serangan ini mirip dengan Waspada Phishing LastPass yang juga menargetkan pengguna layanan populer. Pelaku kejahatan siber terus menyempurnakan teknik mereka untuk mengelabui korban.

Jika Anda menerima email semacam itu, jangan panik dan jangan mengklik apa pun di dalam email tersebut. Sebagai gantinya, buka aplikasi X secara langsung. Jika ada masalah keamanan yang sah, notifikasi tersebut juga akan muncul di sana.

Selalu pastikan untuk memverifikasi alamat email pengirim. Jika email tidak berasal dari alamat yang disebutkan X di halaman dukungannya, segera abaikan sebagai penipuan. Langkah sederhana ini bisa menyelamatkan akun Anda dari ancaman Modus Phishing Baru yang terus berkembang.

Jika Anda sudah memasukkan kata sandi atau kode sekali pakai di situs yang belum diverifikasi, segera ubah kata sandi Anda dan aktifkan autentikasi dua faktor. Langkah ini akan memastikan bahwa penipu tidak memiliki kata sandi Anda saat ini dan tidak dapat mengambil alih akun X Anda.

Keamanan siber membutuhkan kewaspadaan konstan. Dengan memahami taktik yang digunakan penipu, pengguna dapat melindungi diri mereka sendiri dan data pribadi mereka dari ancaman phishing yang semakin canggih.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.