Warga India Gunakan Periscope Untuk Laporkan Kejahatan

periscope-feature-imageJAKARTA – Aplikasi live streaming milik Twitter, Periscope, kini tengah menjadi perbincangan di India, khususnya Bangalore, menyusul pengumuman yang dibuat M N Reddi. Petugas Polisi Senior IPS (Indian Police Service) ini mengatakan bahwa warga Bangalore kini dapat menggunakan aplikasi Periscope untuk merekam video kejahatan dan melaporkannya ke polisi.

M N Reddi

Menurut Economic Times, ruang kontrol polisi kemudian akan menggunakan video Periscope tertentu untuk menemukan lokasi kejahatan dan akan mengingatkan polisi yang bertugas di sekitar sesuai dengan itu.

Tak hanya itu, Polisi Bangalore juga berencana untuk menggunakan aplikasi Periscope untuk melakukan live streaming konferensi pers, yang memungkinkan setiap pengguna Periscope untuk tak hanya menonton, tetapi juga memberi komentar dan berinteraksi secara langsung.

Secara keseluruhan, ini akan bekerja sebagai “kamera pengintai hidup” dan akan membantu polisi Bangalore untuk bertindak lebih cepat. Demikian dilaporkan Technodify, Senin (13/7/2015).

Periscope, seperti diketahui, merupakan salah satu aplikasi live streaming terbaik yang ada di toko aplikasi saat ini. Pada Januari lalu, Twitter membeli Periscope dengan harga yang diduga mencapai USD 86 juta. Sejak itu, Periscope pun menjadi populer dan bahkan disebut-sebut digunakan oleh sebagian besar selebriti kenamaan.

Nah, penggunaan Periscope sebagai salah satu layanan online untuk membantu meretas kejahatan di India ini juga sebenarnya bukan pertama kalinya diterapkan oleh polisi di Bangalore. Sebelumnya, atau lebih tepatnya bulan Februari lalu, polisi lalu lintas setempat juga telah meluncurkan aplikasi web dan mobile Public Eye, yang memungkinkan siapapun untuk melaporkan pelanggaran lalu lintas dengan mengunggah gambar beserta nomor registrasi kendaraan, tempat dan jenis pelanggaran. [IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here