telset

Warga China Wajib Pindai Wajah Saat Beli Paket Data

Telset.id, Jakarta China bertekad untuk selalu menghubungkan dunia nyata dengan dunia digital. Pada 1 Desember 2019, warga China yang baru mendaftar paket data seluler di China, wajib pindai wajah sekaligus menyerahkan data KTP atau identitasnya.

Menurut Engadget, seperti dikutip Telset.id, Senin (02/12/2019), tujuan aturan saat membeli paket data seluler tersebut untuk mengurangi penipuan berkedok anonim.

Maklum, di China banyak orang menggunakan layanan telepon secara anonim. Mereka melakukan apa saja, termasuk ke pemerintah. Karenanya, otoritas memberlakukan aturan itu untuk mempermudah pelacakan.

{Baca juga: Berkat Face Recognition, Polisi Berhasil Tangkap Pemerkosa}

China juga dikenal menggunakan sistem pindah wajah untuk melacak dan menekan etnis minoritas. China menggunakannya pula ke hampir semua orang untuk melihat pelancong dan mobil yang ada dalam daftar hitam.

Sayang, tidak jelas apakah China akan langsung menghapus hasil pindai wajah setelah proses verifikasi. Yang jelas, regulasi tersebut berpotensi mengumpulkan banyak data sensitif yang rentan untuk disalahgunakan.

Selama ini, oposisi mengkritisi perekaman wajah yang tersebar luas di China, termasuk di jejaring media sosial. Pemerintah berjanji untuk memperbaiki keadaan setelah sebuah universitas menguji praktik tak berfaedah.

Pemerintah China memberlakukan sistem pengenalan wajah untuk memantau kehadiran siswa di sekolah. Namun, masih diragukan apakah pemerintah akan mengakomodasi masukan guna meredam oposisi politik.

{Baca juga: Absen Siswa Sekolah di Malaysia Pakai Teknologi Pengenalan Wajah}

Selain China, beberapa negara juga telah memanfaatkan sistem pengenalan wajah. Malaysia misalnya, negara tetangga Indonesia itu telah memanfaatkannya untuk absensi siswa dan guru di sekolah.

Salah satu sekolah yang sudah menggunakannya adalah SMK Tunku Abdul Aziz di Kedah, yang menggunakannya pada Agustus lalu. Menurut Kepala Sekolah bernama Alor Setar  teknologi akan mencatat kehadiran 100 siswa dan guru yang ada di sekolah tersebut. (SN/FHP)

Sumber: Engadget

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0